KUALITAS LAYANAN PENDIDIKAN DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN MUHAMMADIYAH BATANG (Tahun Ajaran 2014/2015)

Main Article Content

Yulista Yulista
Kusumantoro Kusumantoro

Abstract

Layanan pendidikan merupakan jasa yang diberikan oleh pihak penyedia jasa atau sekolah kepada siswa. Kualitas layanan pendidikan dapat diketahui dengan cara membandingkan persepsi dan ekpektasi siswa terhadap layanan pendidikan yang benar-benar mereka peroleh selama proses pendidikan yang di tempuh di sekolah. Pemasalahan penelitian ini adalah bagaimanakah kualitas layanan pendidikan di SMK Muhammadiyah Batang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas layanan pendidikan di SMK Muhammadiyah Batang.  Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa SMK Muhammadiyah Batang sebanyak 79 siswa dan sampel dalam penelitian adalah seluruh populasi yang berjumlah 79 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode kuesioner. Metode analisis data yang digunakan adalah item-by-item gap analysis dan dimention-by-dimention gap analysis. Hasil deskripsi variabel penelitian menunjukkan variabel ekspektasi siswa dalam kategori tinggi dan variabel persepsi siswa dalam kategori memuaskan. Hasil penelitian di peroleh informasi bahwa dari lima dimensi kualitas layanan (bukti fisik, kehandalan, daya tanggap, jaminan dan empati) semuanya memiliki nilai negatif yaitu nilai persepsi lebih rendah dari nilai ekspektasinya. Artinya layanan pendidikan yang harapkan siswa belum dipenuhi oleh sekolah.

Educational services are the services provided by the service provider or school to the students. The quality of education services can be determined by comparing the perceptions and expectations of students with education services that actually they acquired during the educational process in the school. The problem of this research is how the quality of education services in Muhammadiyah Vocational High School-Batang. The purpose of this research is to determine the quality of education services in the Muhammadiyah Vocational High School-Batang. The population in the study were all students of Muhammadiyah Vocational High. School Batang and the sample in the research is the whole population of which consisted of 79 students. Data collection method that is used was a questionnaire method. The method of analysis data used were item-by-item gap analysis and dimention by dimention gap analysis. The results of a description of research variable showed that variable of students expectations in the high category and the variable of students perceptions in a satisfactory category. The results of the research obtained information that of five dimensions of services quality (tangibles, reliability, responsiveness, assurance and empathy) all of which have a negative value that is perceptions value lower than the value of expectations. It means education services that students expected have not been fulfilled by the school.

 

Article Details

How to Cite
Yulista, Y., & Kusumantoro, K. (1). KUALITAS LAYANAN PENDIDIKAN DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN MUHAMMADIYAH BATANG (Tahun Ajaran 2014/2015). Economic Education Analysis Journal, 4(1). Retrieved from https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/eeaj/article/view/4701
Section
Articles

References

Basuki dan Sumarno. 2004. Implementasi system jaminan mutu (Quality assurance) proses pembelajaran diperguruan tinggi. Jurnal Penelitian dan Evaluasi, Nomor 7, tahun VI. hal: 133-144.

Tjiptono, Fandy. 2008. Service Management, Edisi Kedua. Yogyakarta: Andi Ofset.

Sugiyono. 2003. Metode penelitian bisnis. Bandung: Pusat Bahasa Depdiknas

Wijaya, Toni. 2011. Manajemen Kualitas Jasa. Jakarta: PT Indeks.

Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4301).