PERBANDINGAN METODE PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT DAN NUMBERRED HEADS TOGETHER DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA

Main Article Content

Alfiatush Shoolihah

Abstract

Pembelajaran merupakan proses interaksi yang terjadi antara guru dengan siswa agar siswa mendapatkan pengalaman belajar dari kegiatan tersebut. Hasil observasi awal menunjukan banyak siswa kelas VIII mata pelajaran IPS SMP N 1 Mandiraja, Banjarnegara belum memenuhi KKM. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis ada atau tidaknya perbedaan hasil belajar antara yang menggunakan metode pembelajaran Teams Games Tournament dan Numberred Heads Together; serta menganalisis hasil belajar lebih tinggi yang mana hasil belajar yang menggunakan metode pembelajaran Teams Games Tournament atau Numberred Heads Together. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP N 1 Mandiraja, Banjarnegara, dengan teknik pengambilan sampel menggunkan cluster random sampling yang menghasilkan kelas VIII C sebagai kelas eksperimen dan VIII D sebagai kelas kontrol. Berdasarkan hasil uji tahap akhir, terdapat perbedaan hasil belajar antara kelas yang menggunakan metode pembelajaran Teams Games Tournament dan Numberred Heads Together. Serta hasil belajar kelas yang menggunakan metode pembelajaran Teams Games Tournament lebih tinggi dari pada kelas yang menggunakan metode pembelajaran Numberred Heads Together.

In teaching and learning education, teachers play an important role as a facilitator in optimizing the activity of students. Teachers are expected to use appropriate teaching methods to involve more students in the teaching-learning process. The results of preliminary observations suggest that class VIII (65,3%) who have not completed the economic value of the material perpetrators of the economic activities in Indonesia. Results are not optimal because attention of students are less, participation of children less comprehensive, students have a fairly good activity, but not channeled properly. The procedure of this research is a cyclical activity that consists of two cycles where each cycle includes planning, implementation of the action, observation and reflection. Good results in cycle I and cycle II shows that the average value of cognitive learning outcomes that students increased from the initial score from the initial average of 66.9 to 73.2 to 84.2 in cycle I and cycle II and classical completeness from 34,6% to 65.3% in cycle I and 92.3% in cycle II.

Article Details

How to Cite
Shoolihah, A. (1). PERBANDINGAN METODE PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT DAN NUMBERRED HEADS TOGETHER DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA. Economic Education Analysis Journal, 1(2). Retrieved from https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/eeaj/article/view/546
Section
Articles

References

Ahmadi, dkk,, Tatik. 2011. Strategi Pembelajaran Sekolah Terpadu. Jakarta: Prestasi Pustaka

Arikunto, Suharsimi. 2006. Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT. Rineka Cipta

Prayitno, Duwi. Mandiri Belajar SPSS(Statistical Product And Service Solution). Yogyakarta: Mediakom

Rifa’I, Achmad., dan Anni, Catarina., Tri. 2011. Psikologi Pendidikan. Semarang: UPT UNNES Press

Syamsudin, dan Damaianti. 2009. Metode Penelitian Pendidikan Bahasa. Bandung: Remaja Rosdakarya