Kajian Perubahan Penutup Lahan Dengan Pemodelan Cellular Automata dan Pengaruhnya Terhadap Suhu Permukaan Lahan di Kabupaten Semarang

  • Dinda Putri Rahmadewi Universitas Negeri Semarang
  • Fahrudin Hanafi Universitas Negeri Semarang

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan penutup lahan dan persebaran suhu permukaan lahan tahun secara multitemporal, menganalisis hubungan antar keduanya, dan mengetahui persebaran penutup lahantahun 2028. Landsat 7 dan Landsat 8 diklasifikasi dengan metode supervised untuk memperoleh data persebaran penutup lahan dan diuji akurasinya dengan coffusion matrix. Suhu permukaan lahan diestimasi dari saluran termal masing-masing citra. Penentuan sampel setiap penutup lahanmenggunakan proporsionated stratified sampling. Survei dan observasi lapangan dilakukan selama 3 jam dalam sehari dengan mempertimbangkan cuaca. Prediksi penutup lahandiolah dengan Cellular Automata Markov Chain. Hasil penelitian menunjukkan suhu permukaan lahan meningkat ± 0,18°C per tahun selama periode 2003-2018 yang didominasi oleh konversi hutan menjadi lahan pertanian. Suhu permukaan lahan didominasi oleh suhu 28,6-29,6°C dan 30,6-31,6°C. Perubahan suhu permukaan lahan dipengaruhi oleh kondisi topografi, jenis tanah, dan vegetasi . Hasil uji t menunjukkan jenis penutup lahan hutan, lahan pertanian, dan semak belukar memiliki pengaruh yang dominan. Peningkatan signifikan lahan terbangun sebesar 18,56% terjadi di tahun 2028 dengan hasil perkiraan rata-rata suhu permukaan lahan mencapai 28,9°C.

Published
2020-07-28
Section
Articles