Abstract

Limbah cair industri tempe mengandung bahan-bahan organik yang tinggi dan dibuang langsung di lingkungan sekitarnya.Salah satu prosesuntuk pengolahan limbah cair adalah koagulasi. Tanaman di Indonesia yang dapat digunakan sebagai koagulan alternatif adalah biji asam jawa.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui waktu pengadukan optimum, pH optimum limbah dan dosis optimum koagulandengan parameter turbiditas (kekeruhan) dan COD (Kebutuhan Oksigen Kimiawi). Variabel dalam penelitian meliputi waktu pengadukan (10,15,20 dan 25 menit), pH limbah (3;3,5;4;4 dan 5) dan dosis koagulan (100, 300, 500, 700 dan 900 mg). Metode pengujian COD adalah metode refluks tertutup secara spektrofotometri dan pengujian kekeruhan menggunakan Turbidimeter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu pengadukan optimum, pH optimum limbah dan dosis optimum koagulan dalam pengolahan limbah cair tempe dengan koagulan serbuk biji asam jawa adalah 20 menit dengan pH limbah 4 dan penambahan dosis koagulan sebesar 300 mg dalam 200 mL limbah cair tempe.