SINTESIS DAN KARAKTERISASI ZEOLIT X DARI ABU SEKAM PADI MELALUI PROSES HIDROTERMAL

  • krisnawati kimia unnes chemistry
  • Jumaeri Jumaeri
  • Sri Wardani
  • Sri Wardani

Abstract

Padi merupakan produk utama pertanian di negara-negara agraris, termasuk indonesia. Di daerah Kabupaten Demak mayoritas mata pencaharian penduduknya adalah sebagai petani padi, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan nilai jual dari hasil produk samping dari padi. Abu sekam padi memiliki kandungan silika yang tinggi sehingga dapat digunakan dalam sintesis  zeolit secara hidrotermal. Bahan yang digunakan yaitu abu sekam padi sebagai bahan utama, Al2O3, dan NaOH. Sintesis zeolit diawali dengan pembuatan larutan natrium silikat (Na-Si) dan natrium aluminat (Na-Al) , selanjutnya kedua larutan diaduk sampai homogen. Campuran sol-gel yang diperoleh dilebur dalam krus stainless steel, selama 4jam  pada temperatur 160°C. Zeolit sintesis diuji secara kualitatif menggunakan Spektrofotometer Inframerah (FTIR) diperoleh serapan gugus fungsi Si-O-Al, Difraksi Sinar-X (XRD) diperoleh susunan kristal yang dipediksi merupakan zeolit jenis tipe Na-X dan perkuat dengan Scanning Electron Microscope (SEM) untuk meliat susunan kristal yaitu berupa kubus tak beraturan dan diperoleh hasil rendemen pada suhu 160°C sebanyak 68,17%.

Author Biographies

Jumaeri Jumaeri

Padi merupakan produk utama pertanian di negara-negara agraris, termasuk indonesia. Di daerah Kabupaten Demak mayoritas mata pencaharian penduduknya adalah sebagai petani padi, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan nilai jual dari hasil produk samping dari padi. Abu sekam padi memiliki kandungan silika yang tinggi sehingga dapat digunakan dalam sintesis  zeolit secara hidrotermal. Bahan yang digunakan yaitu abu sekam padi sebagai bahan utama, Al2O3, dan NaOH. Sintesis zeolit diawali dengan pembuatan larutan natrium silikat (Na-Si) dan natrium aluminat (Na-Al) , selanjutnya kedua larutan diaduk sampai homogen. Campuran sol-gel yang diperoleh dilebur dalam krus stainless steel, selama 4jam  pada temperatur 160°C. Zeolit sintesis diuji secara kualitatif menggunakan Spektrofotometer Inframerah (FTIR) diperoleh serapan gugus fungsi Si-O-Al, Difraksi Sinar-X (XRD) diperoleh susunan kristal yang dipediksi merupakan zeolit jenis tipe Na-X dan perkuat dengan Scanning Electron Microscope (SEM) untuk meliat susunan kristal yaitu berupa kubus tak beraturan dan diperoleh hasil rendemen pada suhu 160°C sebanyak 68,17%.

Sri Wardani

Padi merupakan produk utama pertanian di negara-negara agraris, termasuk indonesia. Di daerah Kabupaten Demak mayoritas mata pencaharian penduduknya adalah sebagai petani padi, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan nilai jual dari hasil produk samping dari padi. Abu sekam padi memiliki kandungan silika yang tinggi sehingga dapat digunakan dalam sintesis  zeolit secara hidrotermal. Bahan yang digunakan yaitu abu sekam padi sebagai bahan utama, Al2O3, dan NaOH. Sintesis zeolit diawali dengan pembuatan larutan natrium silikat (Na-Si) dan natrium aluminat (Na-Al) , selanjutnya kedua larutan diaduk sampai homogen. Campuran sol-gel yang diperoleh dilebur dalam krus stainless steel, selama 4jam  pada temperatur 160°C. Zeolit sintesis diuji secara kualitatif menggunakan Spektrofotometer Inframerah (FTIR) diperoleh serapan gugus fungsi Si-O-Al, Difraksi Sinar-X (XRD) diperoleh susunan kristal yang dipediksi merupakan zeolit jenis tipe Na-X dan perkuat dengan Scanning Electron Microscope (SEM) untuk meliat susunan kristal yaitu berupa kubus tak beraturan dan diperoleh hasil rendemen pada suhu 160°C sebanyak 68,17%.

Sri Wardani

Padi merupakan produk utama pertanian di negara-negara agraris, termasuk indonesia. Di daerah Kabupaten Demak mayoritas mata pencaharian penduduknya adalah sebagai petani padi, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan nilai jual dari hasil produk samping dari padi. Abu sekam padi memiliki kandungan silika yang tinggi sehingga dapat digunakan dalam sintesis  zeolit secara hidrotermal. Bahan yang digunakan yaitu abu sekam padi sebagai bahan utama, Al2O3, dan NaOH. Sintesis zeolit diawali dengan pembuatan larutan natrium silikat (Na-Si) dan natrium aluminat (Na-Al) , selanjutnya kedua larutan diaduk sampai homogen. Campuran sol-gel yang diperoleh dilebur dalam krus stainless steel, selama 4jam  pada temperatur 160°C. Zeolit sintesis diuji secara kualitatif menggunakan Spektrofotometer Inframerah (FTIR) diperoleh serapan gugus fungsi Si-O-Al, Difraksi Sinar-X (XRD) diperoleh susunan kristal yang dipediksi merupakan zeolit jenis tipe Na-X dan perkuat dengan Scanning Electron Microscope (SEM) untuk meliat susunan kristal yaitu berupa kubus tak beraturan dan diperoleh hasil rendemen pada suhu 160°C sebanyak 68,17%.

Published
2018-05-30
How to Cite
unnes, krisnawati, Jumaeri, J., Wardani, S., & Wardani, S. (2018). SINTESIS DAN KARAKTERISASI ZEOLIT X DARI ABU SEKAM PADI MELALUI PROSES HIDROTERMAL. Indonesian Journal of Chemical Science, 7(1), 17-20. Retrieved from https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ijcs/article/view/17036
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)