Abstract

Pembelajaran yang cenderung masih berpusat pada guru menyebabkan hasil belajar kimia siswa masih rendah. Selain itu aktivitas pembelajaran juga terkesan monoton karena siswa hanya mendengarkan guru saja dan tidak terlibat aktif dalam pembelajaran. Untuk dapat meningkatkan hasil belajar dan aktivitas belajar siswa, guru dapat menerapkan model pembelajaran inkuiri terbimbing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan model inkuiri terbimbing terhadap hasil belajar dan aktivitas belajar siswa. Penelitian dilaksanakan di SMA N 2 Semarang pada tanggal 6 April - 28 Mei 2017. Teknik sampling yang digunakan yaitu cluster random sampling, diperoleh kelas XI MIPA 5 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MIPA 6 sebagai kelas kontrol. Penelitian ini menggunakan desain pretest-posttest control group. Hasil uji perbedaan rerata memperlihatkan t hitung hasil belajar adalah 2,81 lebih besar dari ttabel pada taraf signifikansi 5% yaitu 1,99. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model inkuiri terbimbing berpengaruh terhadap hasil belajar dan aktivitas belajar siswa berturut-turut sebesar 16% dan 19,36%. Harga n-gain hasil belajar untuk kelas eksperimen dan kelas kontrol berturut-turut 0,67 dan 0,55. Berdasarkan analisis yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing efektif serta dapat meningkatkan hasil belajar dan aktivitas  belajar siswa kelas XI SMA Negeri 2 Semarang.