Penentuan Nilai LoD dan LoQ pada Pengujian Metanol pada Miras Oplosan menggunakan Gas Chromatography dengan Variasi Metode

  • Ahmad Akhib Ainul mahasiswa
  • F Widhi Mahatmanti
  • Triastuti Sulistyaningsih

Abstract

ABSTRAK

Penentuan kadar  metanol dalam minuman keras oplosan dapat dianalisis menggunakan Gas Chromatography-Flame Ionization Detector (GC-FID). Sebelum dianalisis, sampel minuman keras oplosan dapat dipreparasi menggunakan metode destilasi, ekstraksi cair-cair dan ekstraksi fase padat (SPE). Metode penelitian diawali dengan preparasi minuman keras oplosan menggunkan metode destilasi, ekstraksi cair-cair dan SPE kemudian dianalisis menggunakan GC-FID untuk menentukan nilai LoD dan LoQ masing-masing metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa linieritas kurva standar yang didapatkan sebesar 0,9996 dengan LoD dan LoQ berturut-turut 0,074% dan 0,247%. Perhitungan LoD metanol dalam sampel oplosan hasil dari ketiga metode distilasi, ekstraksi cair-cair, dan ekstraksi fase padat berturut-turut 0,048%, -0,020%, dan -0,018%. Perhitungan LoQ metanol dalam sampel oplosan hasil dari ketiga metode distilasi, ekstraksi cair-cair, dan ekstraksi fase padat berturut-turut 0,072%,-0,024, dan    -0,005%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa LoD dan LoQ dari metode distilasi lebih baik dibandingkan metode ekstraksi cair-cair dan ekstraksi fase padat, sehingga metode distilasi lebih cocok digunakan untuk menentukan kadar metanol dalam miras oplosan menggunakan GC-FID

ABSTRACT

Determination of methanol in alcoholic beverage can be analyzed by using Gas Chromatography-Flame Ionization Detector (GC-FID). Alkoholic beverage samples are first prepared with distillation method, liquid-liquid extraction, and solid phase extraction to remove impurities. This study aims to determine the most good preparation based on LoD and LoQ value. The standard curve linearity which was obtained in the amount of 0.9996 with LoD and LoQ respectively 0.0743% and 0.2477%. Calculation of LoD methanol in the beverage results from all three distillation methods, liquid-liquid extraction, and solid phase extraction were respectively 0,048126%, -0,019919%, and -0,018107%. Calculation of LoQ methanol in the beverage results from all three distillation methods, liquid-liquid extraction, and solid phase extraction were respectively 0,072629%,-0,024376, and -0,005351%. Those results indicated that LoD and LoQ distillation method were better than liquid-liquid extraction and solid phase extraction methods. So it can be concluded that the distillation method is more suitable to determine the methanol levels in the alcoholic beverage using GC-FID.

Published
2019-10-18
How to Cite
Ainul, A., Mahatmanti, F., & Sulistyaningsih, T. (2019). Penentuan Nilai LoD dan LoQ pada Pengujian Metanol pada Miras Oplosan menggunakan Gas Chromatography dengan Variasi Metode. Indonesian Journal of Chemical Science, 8(3), 147-152. Retrieved from https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ijcs/article/view/28725
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>