Abstract

Penelitian ini dilakukan berdasarkan fenomena yang terjadi pada siswa kelas VB SD Hj. Isriati Baiturrahman 1 Semarang yang kurang memiliki kesiapan belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kesiapan belajar melalui layanan bimbingan kelompok dengan teknik role playing. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Penelitian eksperimen adalah penelitian yang digunakan untuk mencari pengaruh perlakuan tertentu. Penelitian ini dilaksanakan dengan delapan kali pemberian perlakuan pada siswa kelas VB SD Hj. Isriati Baiturrahman 1 Semarang, dengan subjek penelitian 10 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah skala psikologis dan observasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif presentase dan uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan kesiapan belajar siswa masuk kategori sedang (57,1%). Setelah diberikan perlakuan melalui bimbingan kelompok dengan teknik role playing terjadi peningkatan kesiapan belajar siswa pada kategori tinggi (75,8%). Hal tersebut menunjukkan bahwa kesiapan belajar siswa dapat ditingkatkan melalui layanan bimbingan kelompok dengan teknik role playing.


This research was conducted based on the phenomenon that happens to grade VB SD Hj. Isriati Baiturrahman 1 Semarang which has the readiness learning low. The purpose of this research is to improve readiness learning the tutoring service groups. This type of research is research experiments. Experimental research is research that is used to find the influence of certain treatment. The research was conducted with eight times the grant of preferential treatment on grade VB SD Hj. Isriati Baiturrahman 1 Semarang, research subject with 10 students. The data collection method used is the psychology scale and observation. Data analysis techniques using ddeskriptif analysis of percentage and wilcoxon test. The results showed incoming students readiness learning category is middle (57,1%). After being given the treatment through the guidance of the Group and role playing technic an increase in readiness learning of students in a high category (75,8%). It shows that readiness learning of student format can be enhanced through the tutoring service groups and role playing technic.