Abstract

Abstrak

Tujuan penelitian ini adalah mengungkappersepsi masyarakat terhadap perilaku menyimpang remaja, bentuk perilaku menyimpang remaja,  faktor pendorong perilaku menyimpang remaja, dampak  perilaku menyimpang remaja, dan upaya-upaya preventif, represif dan kuratif. Pendekatan yang digunakan menggunakan  kualitatif  dengan teknik pengambilan data snowbal sampling.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku menyimpang  adalah perilaku yang tidak dikehendaki masyarakat. Perilaku penyimpangan yang masih dapat diterima masyarakat antara lain membolos sekolah. Faktor penyebab terjadinya penyimpangan terdiri atas  faktor internal dan faktor eksternal. Perilaku menyimpng memberikan dampak  terhadap diri remaja, orang tua dan anggota masyarakat.Upaya penanggulan yang dilakukan selama ini meliputin tindakan preventif, represif dan kuratif.

 

The purpose of this study are  how the public perception of adolescent deviant behavior,  the forms of deviant behavior of adolescent,   factors driving adolescent deviant behavior,   the impact of deviant behavior of adolescents,  preventive measures, repressive and curative made in reducing adolescent deviant behavior. This study uses  qualitative approach with  data collection techniques snowbal sampling. The results suggest that aberrant behavior is unwelcome behavior of society. Behavioral deviations can still be accepted by the community include ditching school.Factors causing deviations consist of internal factors as the driving factors and external factors as the leverage factor. Impact on adolescents include being expelled from school, depression, criminal. Parents feel embarrassed, frustrated and guilty. The efforts made ​​so farinclude preventive measures, repressive and curative.