HYGIENE DAN SANITASI PEDAGANG JAJANAN DI LINGKUNGAN SD/MI

  • Nurur Rosida Semarang State University
  • Rudatin Windraswara Universitas Negeri Semarang

Abstract

Latar Belakang: Permasalahan dalam penelitian ini berasal dari hasil observasi awal pada pedagang jajanan yang tidak memenuhi syarat hygiene dan sanitasinya serta terdapat 4 sampel jajanan, diketahui 2 jajanan (50%) mengandung positif bakteri coliform.
Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pedagang jajanan SD/MI Kelurahan Lerep Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang. Instrumen yang digunakan yaitu uji laboratorium, observasi dan checklist. Analisis dilakukan secara univariat.
Hasil: Hasil penelitian higiene penjamah makanan tidak memenuhi syarat 1 responden (8,33%), higiene penjamah memenuhi syarat 11 responden (91,67%), sanitasi peralatan tidak memenuhi syarat 10 responden (83,33%), sanitasi peralatan memenuhi syarat 2 responden (16,67%), sanitasi tempat tidak memenuhi syarat 10 responden (83,33%), sanitasi tempat memenuhi syarat 2 responden (16,67%).
Simpulan: Gambaran hygiene pedagang jajanan sudah memenuhi syarat tetapi hanya ada 1 responden memiliki hygiene yang buruk. Sedangkan gambaran sanitasi pedagang jajanan belum memenuhi syarat.

Published
2017-11-14
Section
Articles