Credit System for Senior High School Student: An Experiment to Meet with the Various Student Learning Pace

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Budiyanto Budiyanto
Alfa Setya Rachim
Istyarini Istyarini

Abstract

The implementation of credit system is not something new in Indonesian education system, especially for higher education, but its implementation in senior high school is something new and challenging, because it focuses on the holistic learning service of each student. This research aims to describe the implementation of credit system in senior high school in Salatiga as a sample of the study and its problem faced by the management of the school. By conducting qualitative approach, it can be concluded that the implementation of credit system in public senior high school 1 Salatiga is working very well according to its compliance with the policy and manual from the Ministry of Education and Culture. But there are several obstacle come from the teachers and students who do not really comprehend yet the basic concept of the credit system policy, for instance most of the student want to graduate on the same time in which it is contradict with the orientation of the credit system to facilitate each student to learn and graduate according to their own learning pace.


Abstrak


Implementasi system kredit semester (SKS) di Indonesia bukan hal baru, terutama bagi perguruan tinggi, namun bagi sekolah—terutama sekolah menengah atas (SMA) adalah hal baru yang cukup menantang, karena memang fokus pada melayani secara holistik kebutuhan belajar tiap siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan implementasi dan problem yang dihadapi dalam penerapan kebijakan SKS tersebut di SMA Negeri 1 Salatiga sebagai salah satu contoh penerapan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif penelitian ini menyimpulkan bahwa secara umum pelaksanaan SKS di SMA N 1 Salatiga dapat berjalan dengan baik sesuai dengan kebijakan dan panduan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Namun pada dasarnya terdapat beberapa kendala yang berasal dari guru dan siswa yang belum sepenuhnya konsep dasar dari kebijakan SKS tersebut. Misal, banyak siswa seangkatan ingin lulus Bersama-sama yang mana hal ini berlawanan dengan orientasi dari kebijakan SKS untuk memfasilitasi tiap siswa untuk dapat belajar dan lulus sesuai dengan kecepatan belajar masing-masing.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

How to Cite
Budiyanto, B., Rachim, A., & Istyarini, I. (2020). Credit System for Senior High School Student: An Experiment to Meet with the Various Student Learning Pace. Indonesian Journal of Curriculum and Educational Technology Studies, 8(1), 13-21. https://doi.org/10.15294/ijcets.v8i1.36775

References

Amadi, M. N. (2013). In-Service Training and Professional Development of Teachers in Nigeria: Through Open and Distance Education. Bulgarian Comparative Education Society. Retrieved from https://files.eric.ed.gov/fulltext/ED567172.pdf
Apriyani, Fatimah, N., & Wicaksono, H. (2018). Dari Full Day School ke Kebijakan Enam Hari Sekolah: Rasionalisasi Praktik dan Evaluasi Pembelajaran Pasca Full Day School di SMA Negeri 1 Kedungreja Kaupaten Cilacap. Societas, 8(2), 532–542.
Armstrong, T. (2009). Multiple Intelligences in the Classroom (5th ed.). Alexandria, Viriginia USA: ASCD.
Badan Standar Nasional Pendidikan. (2010). Panduan Penyelenggaraan Sistem Kredit Semester untuk Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah dan Sekolah Menengah Atas/Aliyah. Jakarta: Badan Standar Nasional Pendidikan.
Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas. (2017). Pedoman Penyelenggaraan Sistem Kre-dit Semester (SKS) di SMA. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Hardini, A. T. A., & Sulasmono, B. S. (2016). Evaluasi Program Kredit Semester di SMA Negeri 1 Salatiga. Kelola: Jurnal Manajemen Pendidikan, 3(2), 246–264.
Harju, V., & Niemi, H. (2020). Newly qualified teachers’ support needs in developing professional competences: the principal’s viewpoint. Teacher Development, 24(1), 52–70. https://doi.org/10.1080/13664530.2019.1685588
Heyward, M. O., Cholifah, P. S., & Nuraini, N. L. S. (2018). Continuous Professional Development in the Primary School. 1st International Conference on Early Childhood and Primary Education, (January), 132–136. https://doi.org/10.2991/ecpe-18.2018.28
Ikasari, E. N., Pitoewas, B., & Nurmalisa, Y. (2013). Pengaruh Kesiapan Sekolah terhadap Pelaksanaan Program Sistem Kredit Semester di SMA Negeri 9 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2012/2013. Jurnal Kultur Demokrasi, 1(2), 1–13.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2014). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 158 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Sistem Kredit Semester pada Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta.
Kementerian Pendidikan Nasional. (2006). Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi. Jakarta.
Kurniasih, I., & Sani, B. (2014). Implementasi Kurikulum 2013: Konsep & Penerapan. Surabaya: Kata Pena.
Muhlis, A. (2017). Pengembangan Pembelajaran dengan Sistem Kredit Semester di MTs Negeri Sumber Bungur Pamekasan. Nuansa: Jurnal Penelitian Ilmu Sosial Dan Keagamaan Islam, 14(1), 139–184.
Pemerintah Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta.
Pemerintah Republik Indonesia. (2015). Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 2015 tentang Standar Nasional Indonesia. Jakarta.
Phillips, H. (2010). Multiple Intelligences: Theory and Application. Perspectives in Learning: A Journal of the College of Education & Health Professions, 11(1), 4–11.
Risnita, & Asvio, N. (2019). Evaluasi Kebijakan Program Full Day School pada Sekolah Umum. Jurnal Manajemen, Kepemimpinan, Dan Supervisi Pendidikan, 4(2), 121–136.
Rostika, D., & Zulkarnain, W. (2016). Analisis Implementasi Kurikulum 2013 dengan Sistem Kredit Semester. Manajemen Pendidikan, 25(2), 191–199.
Sa’diyah, H. (2012). Implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan pada Mata Pelajaran Sejarah dengan Sistem Kredit Semester di SMA Negeri 2 Malang Tahun Ajaran 2011/2012 [Thesis]. Universitas Negeri Malang.
Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Pendidikan: Pen-dekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. Bandung: Alvabeta.
Sukmadinata, N. S. (2012). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Tomasevski, K. (2004). Manual on Right-based Education: global human right requirements made simple. Bangkok, Thailand: Unesco.
Wahid, A. (2016). Penerapan Program Sistem Kredit Semester (SKS) Pendidikan Agama Islam di SMA Muhammadiyah 3 Jakarta. Jurnal Pendidikan Islam, 7(2), 21–37.
Wijaya, A. F., Sulton, & Susilaningsih. (2019). Penyelenggaraan Sistem Kredit Semester di SMA Negeri 2 Kota Blitar. Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan, 2(3), 230–237.
Zuraida, J. R., & Suyanto, T. (2016). Hubungan Kemandirian Belajar Siswa Kelas X Program Sistem Kredit Semester (SKS) dengan Prestasi Beajar PPKn di MAN Bangkalan Tahun Pelajaran 2015/2016. Kajian Moral Dan Kewarganegaraan, 2(4), 561–574.