Abstract

Abstrak
Permasalahan yang dikaji yaitu 1) Bagaimana tingkat kecemasan pasca cedera pada atlet bola
basket SMA Semesta Semarang. 2) Adakah pengaruh latihan imagery untuk menurunkan
kecemasan pasca cedera pada atlet bola basket SMA Semesta Semarang. Tujuan dari penelitian
ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan imagery pasca cedera pada atlet bola basket SMA
Semesta Semarang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian one group pre test-post test
design. Instrumen pengumpulan data yang digunakan berupa angket yang diadopsi dari RIA (ReInjury Anxiety Scale). Penelitian ini dilakukan pada atlet bola basket SMA Semesta Semarang
yang berjumlah 10 orang. Sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling karena
menggunakan kriteria. Teknik analisis data menggunakan t-test dengan membandingkan data
yang diambil ketika pre test dengan data post test pada kelompok eksperimen dan kelompok
kontrol, dengan taraf signifikan 5% N5-1=4. Hasil pre-test nilai t hitung 1,596 dengan t tabel
sebesar 2.776, hasil post-test nilai t hitung sebesar 3,113 dengan harga t tabel dengan 4 t tabel
sebesar 2.776 yang berarti ada peningkatan setelah dilakukan treatment. Rata-rata menunjukkan
kelompok eksperimen sebesar 33,0 dan kelompok kontrol sebesar 46,4 . Hal ini membuktikan
bahwa ada perbedaan hasil yang signifikan latihan imagery untuk menurunkan kecemasan pasca
cedera. Simpulan latihan imagery dapat menurunkan kecemasan pasca cedera pada atlet bola
basket SMA Semesta Semarang. Ada perbedaan tingkat kecemasan pada kelompok ekperimen
dan kontrol setelah dilakukan treatment. Pada kelompok eksperimen terdapat penurunan tingkat
kecemasan setelah dilakukan perlakuan sedangkan pada kelompok kontrol terjadi kenaikan
tingkat kecemasan karena tidak diberi perlakuan latihan imagery.
Kata Kunci: Latihan imagery, kecemasan, dan bola baske

Abstract
The problems studied were: 1) What was the level of post-injury anxiety on basketball athletes of Semesta
Semarang senior high school. 2) Were there any influences of imagery training to decrease post-injury
anxiety on basketball athletes of Semesta Semarang senior high school. The purpose of this study is to
determine the effect of post-injury imagery training on basketball athletes of Semesta Semarang senior high
school. This research used one group pretest-posttest design. The data collecting instrument used was in the
form of a questionnaire adopted from RIA (Re-Injury Anxiety Scale). This study was conducted on the
basketball athletes of Semesta Semarang senior high school, total of 10 people. Sample in this research used
purposive sampling due to the used of criteria. Data analysis technique used t-test by comparing data taken
when pretest with posttest data in experimental group and control group, with significant level of 5% N5-1
= 4 The result of pre-test t value was 1.596 with t table 2,776, the result of post-test t count was 3.113 with
the price of t table with 4 t table of 2.776 which meant there was improvement after the treatment. The
average of the experimental group was 33.0 and the control group was 46.4. This proved that there is a
significant difference in the results of imagery training to reduce post-injury anxiety. The conclusion was
imagery training could reduce post-injury anxiety on basketball athletes of Semesta Semarang senior high
school. There were anxiety level differences in the experimental and control groups after teratment. In the
experimental group there was a decrease in the level of anxiety after the treatment was done while in the
control group there was an increase in anxiety level because it was not given the treatment of imagery
training.
Keywords: Imagery training, anxiety, basketball