Abstract

Abstrak


_____________________________________________________________________Tae Kwon Do merupakan olahraga yang cukup berat dan proses penurunan kelelahan yang baik guna meningkatkan prestasi. Permasalahan dalam penelitian ini adalah guna meningkatkan recovery atlet dengan menggunakan metode massage dan hydromassage atlet tae kwon do Dojang Candi Baru Semarang. Latar belakang adalah untuk mengetahui keefektifan massage dan hydromassage terhadap penurunan kelelahan atlet taekwondo. Jenis penelitian ini adalah Quasi Experimental yaitu eksperimen semu. Penelitian ini menggunakan metode Two Group’s with Pre-test and Post-test Design. Variabel penelitian ini yaitu variabel bebas pemberian massage dan hydrotherapy, sedangkan variabel terikatnya adalah kelelahan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh atlet tae kwon do dojang Candi Baru Semarang. Sampel pada penelitian ini adalah atlet tae kwon do dojang Candi Baru Semarang.Teknik penarikan sampel menggunakan purposive sampling, dengan kriteria yang dibutuhkan di dapat jumlah sampel sebanyak 10 orang. Hasil penelitian massage dan hydromassage terhadap denyut nadi Nilai p massage = 0,00 < 0,05. Nilai p hydromassage = 0,00 < 0,05 maka Ho ditolak Ha diterima ,hasil massage dan hydromassage terhadap laktat  Nilai p massage = 0,005 < 0,05. Nilai p Hydromassage Nilai p = 0,013 < 0,05 maka Ho ditolak Ha diterima. Kesimpulan penelitian ini adalah ada pengaruh massage dan hydromassage terhadap penurunan kelelahan atlet taekwondo dojang Candi Baru Semarang yang dilakukan di Dojang Taekwondo Candi Baru Semarang dan Kolam Pemandian Air Panas Nglimut Gonoharjo. Massage dan hydromassage sama baiknya dalam mempengaruhi penurunan kelelahan atlet taekwondo yang dilakukan di Dojang Taekwondo Candi Baru Semarang dan Kolam Pemandian Air Panas Nglimut Gonoharjo. Bagi pihak lembaga (sekolah atau dojang taekwondo) diharapkan untuk lebih memperhatikan dan meninjau atlet dan para pelatih agar ketika selesai melakukan latihan, senantiasa melakukan pemulihan dengan baik seperti massage atau hydromassage, agar fase pemulihan atlet menjadi lebih cepat dan siap untuk beraktivitas kembali.


 


Abstract


_____________________________________________________________________


The background of the study is to identify the effectiveness of massage and hydro massage in reducing fatigue for taekwondo athletes. The type of the study is Quasi Experimental, which is temporal study. This study uses Two Group’s with Pre-test and Post-test Design as the methods. There are two variables in this study, free variable is used for the massage and hydrotherapy, while dependent variable is used for the fatigue. Population for the study are tae kwon do athletes of dojang Candi Baru Semarang. Sample in this study are the athletes of tae kwon do dojang Candi Baru Semarang. The withdrawal technique for the sample uses purposive sampling, with the requirements criteria that took 10 samples. The result from massage and hydro massage study to pulse Result of p massage = 0,00 < 0,05. Result of p hydro massage = 0,00 < 0,05 so, Ho rejected but Ha accepted, result of massage and hydro massage to laktace Result of p massage = 0,005 < 0,05. Result of p Hydro massage Result of p = 0,013 < 0,05 so, Ho rejected but Ha accepted. Conclusion of this study is the influence from massage and hydro massage to the reduction of fatigue in taekwondo athletes of dojang Candi Baru Semarang conducted in Dojang Taekwondo Candi Baru Semarang and Kolam Pemandian Air Panas Nglimut Gonoharjo. Massage and hydro massage are as effective as helping to reduce the fatigue for taekwondo athletes conducted in Dojang Taekwondo Candi Baru Semarang dan Kolam Pemandian Air Panas Nglimut Gonoharjo. Attention is crucial for the agencies (school or taekwondo dojang) in inspecting both athletes and instructors so that after finishing training, doing recovery periodically such as massage or hydro massage for a faster recovery to be ready in daily activities.