Abstract

Tari Jathilan merupakan salah satu kesenian kerakyatan yang digunakan sebagai salah satu media terapi pada pasien rehabilitan gangguan jiwa (Skizofrenia) dalam upaya penyembuhan kejiwaan pasien di Rumah Sakit Jiwa Magelang.  Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan proses terapi tari dan menjelaskan manfaat yang ditimbulkan pada rehabilitan gangguan jiwa (Skizofrenia).  Penelitian kualitatif  pengumpulan data dilakukan menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik keabsahan data yang digunakan menggunakan triangulasi metode. Hasil penelitian dengan mendeskripsikan proses terapi  yang meliputi kegiatan pendahuluan, inti, dan penutup serta manfaat dari terapi tari yaitu memperbaiki koordinasi gerak pasien, konsentrasi berfikir, menyalurkan energi positif pada tubuh pasien, meningkatkan kemandirian pasien.

 

ABSTRACT

Jathilan dance is one of the popular arts are used as a medium of therapy in patients rehabilitant mental disorders (schizophrenia) in an effort to cure psychiatric patients at the Mental Hospital Magelang.. The aim of research to describe the process and explain the benefits of dance therapy inflicted on rehabilitant mental disorders (schizophrenia). Qualitative research data was collected through observation, interviews and documentation. The validity of the data used techniques using triangulation method. The results that descripstion of therapy process includes introductory, core and cover and than the benefits of dance therapy patients to fix motoric coordination, concentration of thinking, channeling positive energy to the patient's body, increasing the independence of the patient.