https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/laa/issue/feed Lisanul' Arab: Journal of Arabic Learning and Teaching 2019-12-17T04:01:44+00:00 Zukhaira, S.S., M.Pd pba_unnes@yahoo.com Open Journal Systems <p>This journal is intended as a medium for scientific discussion, description, and a survey on education, learning, and analysis of Arabic language and literature.Author of the journal is open to all parties who have an interest in education, learning, and analysis of Arabic language and literature. This journal accept articles from the research, conceptual thinking, and book reviews.This journal accepts articles written in Indonesian and Arabic.Publishing twice each year, ie in March and September.</p> <p><a href="https://scholar.google.co.id/citations?user=ni4TSpEAAAAJ&amp;hl=id" target="_blank" rel="noopener"><img src="/sju/public/site/images/widiyanto/images_2_-_copy1_160.jpg" alt="http://journal.unnes.ac.id/sju/public/site/images/widiyanto/images_2_-_copy1_160"></a></p> https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/laa/article/view/36162 KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN INDUKTIF KATA BERGAMBAR UNTUK PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS SISWA KELAS VII MTS NEGERI 1 SEMARANG 2019-12-17T04:01:39+00:00 Qonita Furoida qonitafuroida28@gmail.com Retno Purnama Irawati rp.irawati@mail.unnes.ac.id Nailur Rahmawati nailur_rahma99@yahoo.co.id <p>Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tahapan pembelajaran Induktif Kata Bergambar dan efektif atau tidak model pembelajaran Induktif Kata Bergambar terhadap peningkatan keterampilan menulis bahasa Arab siswa kelas VII MTs Negeri 1 Semarang. Jenis penelitian ini adalah eksperimen. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Instrumen yang digunakan adalah instrumen tes dan non tes. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes (pretest dan posttest) dan teknik non tes (observasi, wawancara, angket). Teknik analisis data adalah uji hipotesis. Rata-rata pretest kelas kontrol 38,18 dan nilai posttest kelas kontrol 56.85. sedangkan nilai rata-rata pretest kelas eksperimen 79,00 dan nilai rata-rata posttest kelas eksperimen 83,50. Dan perhitungan menggunakan rumus t-test diperoleh thitung =1,42 sedangkan untuk ttabel untuk dk= 30+31 = 61 adalah 0,51, karena thitung berada dalam daerah penerimaan H0 maka Ha ditolak. Dengan kata lain model pembelajaran Induktif Kata Bergambar tidak efektif (tidak cocok diterapkan) untuk meningkatkan keterampilan menulis bahasa Arab siswa kelas VII MTs Negeri 1 Semarang.</p> 2019-12-17T03:05:53+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/laa/article/view/36163 ISM AL-JAM’I DAN ISM AL-JINSI AL-JAM’I DALAM AL-QUR’AN (ANALISIS SINTAKSIS) 2019-12-17T04:01:39+00:00 Abdul Basit basithabdul073@students.unnes.ac.id Retno Purnama Irawati rp.irawati@mail.unnes.ac.id Nailur Rahmawati nailur_rahma99@yahoo.co.id <p>Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk tunggal dari kata-kata yang tergolong sebagai <em>ism al-jam’i</em> (plural) dan <em>ism al-jinsi al-jam’i</em> (plural noun of genus), jenis kasus dan jenis fungsi sintaksisnya, dan &nbsp;penanda gramatikal dalam al-Qur’an,. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan desain penelitian library research. Data berupa <em>ism al-jam’i </em>(plural) dan<em> ism al-jinsi al-jam’i </em>(<em>plural noun of genus</em>) bersumber dari al-Qur’an dengan teknik tujuan (<em>purposive sampling</em>). Adapun analisis datanya dilakukan dengan menggunakan teknik agih (distribusional). Hasil penelitian ini menunjukkan sejumlah 103 data dalam al-Qur’an, dengan rincian 49 data ism al-jam’i dan 54 data <em>ism al-jinsi al-jam’i</em>. Data yang dianalisis hanya 36 data dikarenakan ada beberapa data yang sama, dengan rincian 8 data <em>ism al-jam’i</em> (plural) dan 28 data <em>ism al-jinsi al-jam’i</em> (plural noun of genus). Dari 36 data tersebut, jumlah fungsi sintaksis <em>ism al jam’i</em> dalam <em>al-Qur’an </em>yaitu; <em>musnad</em>: 0, <em>musnad ilayh </em>(<em>maf</em><em>u&lt;</em><em>l bih</em>): 7, dan <em>fadhlah</em>: 1. Adapun fungsi sintaksis <em>ism al-jinsi al-jam’i-</em>nya yaitu; <em>musnad</em>: 3, <em>musnad ilayh </em>(<em>maf</em><em>u&lt;</em><em>l bih</em>): 22, dan <em>fadhlah</em>: 3. Adapun jumlah kasus atau penanda gramatikal <em>ism al jam’i</em> dalam <em>al-Qur’an </em>sejumlah; nominatif (sufiks vokal /-u/): 1, akusatif (sufiks vokal /-a/): 3, dan genetif (sufiks vokal /-i/): 3. Dan kasus <em>ism al jinsi al jam’i-</em>nya yaitu; nominatif: 8, akusatif: 11, dan genetif: 9. Sementara untuk penanda gramatikal huruf terdapat 4 dengan rincian; 3: /<strong>ة</strong>/ dan 1: /<strong>ي</strong>/.</p> 2019-12-17T03:22:24+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/laa/article/view/36164 NAWASHIBUL MUDLORI’ DALAM SURAT AL-KAHFI (ANALISIS SINTAKSIS) 2019-12-17T04:01:40+00:00 Abdurrahman Aufar Mumiaufar26@gmail.com Muchlisin Nawawi muchlisinnawawi@mail.unnes.ac.id Nafis Azmi Amrullah nafisazmi@mail.unnes.ac.id <p>Nawashibul mudlori’ adalah ‘amil yang masuk ke fi’l mudhari' dan menjadikannya manshub. Penelitian ini bertujuan untuk; 1) mengetahui nawashibul mudlori’ dalam Surat Al-Kahfi (2) mengetahui penanda gramatikal pada fi’l mudlori’ yang dimasuki nawashibul mudlori’ dalam surat al-kahfi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan desain studi pustaka (library research). Teknik pengumpulan data&nbsp; menggunakan teknik dokumentasi. Data dalam penelitian ini adalah nawashibul mudlori’ yang bersumber dari Surat Al-Kahfi . Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa kartu data dan lembar rekapitulasi. Analisis data menggunakan metode distribusional teknik bagi unsur langsung. Dalam penelitian ini peneliti menemukan 42 data nawashibul mudlori’ dalam surat al-kahfi yaitu 20 nawashibul mudlori’ berjenis an, 10 nawashibul mudlori’ berjenis lan, 8 nawashibul mudlori’&nbsp; berjenis lamu kay, 2&nbsp; nawashibul mudlori’ berjenis chatta, 1 nawashibul mudlori’ berjenis fa bil jawab dan 1 nawashibul mudlori’ berjenis wawu bil jawab. Penanda gramatikal terdiri dari : 31 data&nbsp; fi’l yang dimasuki nawashibul mudlori’&nbsp; ditandai dengan&nbsp; fatchahch zhahirah dan 11 fi’l yang dimasuki nawashibul mudlori’ ditandai dengan chadzfu nun.</p> 2019-12-17T03:29:28+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/laa/article/view/36165 MUBTADA (TOPIC) ISIM NAKIRAH (NOMINA INDENFINIT) DALAM FATH AL-QARIB AL-MUJIB (ANALISIS SINTAKSIS) 2019-12-17T04:01:40+00:00 Anif Nur Fadilah anifnurfadilah45@gmail.com Hasan Busri hasanbusri@mail.unnes.ac.id Zukhaira Zukhaira zukhaira78.unnes@gmail.com <p>Pada asalnya mubtada harus berupa isim ma’rifat (nomina definit) karena mubtada merupakan isim yang dihukumi marfu’,tetapi pada kenyataanya banyak terdapat mubtada yang berupa isim nakirah (nomina indefinit). Dalam meneliti mubtada isim nakirah ini, peneliti memilih buku Fath al-Qarib al-Mujib karena banyak dijumapi berbagai macam mubtada isim nakirah sehingga dapat dianalisis untuk menyempurnakan pemahaman kita terhadap buku tersebut dan untuk meningkatkan pengembangan pembelajaran ilmu gramatika khususnya tentang mubtada isim nakirah. Artikel ini adalah hasil penelitian kualitatif dengan desain penelitian library research. Data berupa mubtada isim nakirah dengan sumber data buku fath al-qarib al-mujib. Instrumen yang digunakan berupa kartu data dan lembar rekapitulasi. Teknik pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan metode distribusional. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada buku fath al-qarib al-mujib terdapat 111 data Mubatda (Topic) berupa isim nakirah (nomina indenfinit). Data tersebut terdiri dari 105 data jenis Mubtada Isim Nakirah yang dimudlafkan dan 6 data jenis Mubtada Isim Nakirah yang didahului oleh khobar yang berupa jar majrur dan dzorof madzruf. Penanda gramatikal (desninens) pada Mubatda (Topic) berupa isim nakirah (nomina indenfinit) terdiri dari 109 data ditandai dengan dlammah dan 2 data ditandai dengan alif.</p> 2019-12-17T03:32:18+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/laa/article/view/36166 AF’A>L WAZAN (VERBA BERPOLA) ISTAF’ALA DALAM AL-QURAN (KAJIAN MORFOSEMANTIS) 2019-12-17T04:01:41+00:00 Diah Nurul Khuluqi dkhuluqi@gmail.com Ahmad Miftahuddin ahmadmiftahuddin_82@yahoo.com Darul Qutni darulqutni@mail.unnes.ac.id <p>Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan jenis verba berpola <em>istaf’ala</em> yang terdapat dalam al Quran dan juga mendeskripsikan makna gramatikal verba berpola <em>istaf’ala</em> yang terdapat dalam al Quran. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan desain penelitiannya berupa studi pustaka, teknik pengumpulan datanya adalah simak-catat, sedangkan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampling pertimbangan<em>.</em> Instrumen penelitian berupa kartu data dan lembar rekapitulasi. Adapun metode analisis datanya menggunakan metode agih atau metode distribusional. Hasil dari penelitian ini adalah verba berpola <em>istaf’ala</em> dalam al Quran ditemukan sebanyak 319 data secara keseluruhan, namun peneliti hanya mengambil 50 data untuk dianalisis secara maksimal karena banyak data yang berjenis sama. Jenis verba dibedakan menjadi beberapa kategori: a. kala/aspeknya terdapat 21 <strong>&nbsp;</strong>verba berjenis <em>fi’l madhi</em>, 24 verba berjenis <em>fi’l mudhari</em>, dan 5 verba berjenis <em>fi’l amr</em>, b. jenis huruf radikalnya terdapat 35 verba berjenis <em>fi’l shachich</em> dan 15 verba berjenis <em>fi’l mu’tal</em>, c. keberadaan subjeknya terdapat 47 verba berjenis <em>fi’l ma’lum</em> dan 3 verba berjenis <em>fi’l majhul</em>, dan d. keberadaan objeknya terdapat 37 verba berjenis <em>fi’l muta’addi</em> dan 13 <strong>&nbsp;</strong>verba berjenis <em>fi’l lazim</em>. Makna gramatikal pada verba berpola istaf’ala yang terdapat pada Al-Quran terdiri atas 20 verba yang bermakna الطلب, 8 berba bermakna التحول والصيرورة, 3 verba bermakna المبالغة, 1 verba bermakna المطاوعة, tidak ada verba yang bermakna لاختصار, 1 verba bermakna العادة, 5 verba bermakna الاعتقاد, 1 verba bermakna المصادفة, 1 verba bermakna التكليف, dan 10 verba bermakna لمعنى فعل المجرد.</p> 2019-12-17T03:39:47+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/laa/article/view/36168 PARTIKEL NON REKTIF PADA KATEGORI VERBA ARAB DALAM AL-QUR’AN JUZ 1-10 2019-12-17T04:01:42+00:00 Isnaeni Nadroh isnaeni.nadhroh@gmail.com Mohammad Yusuf Ahmad Hasyim Yusuf Ahmad Hasyim yusufarab@mail.unnes.ac.id Zaim Elmubarok zaimelmubarok@gmail.com <p>Tujuan penelitian ini adalah&nbsp; : (1) mengetahui apa saja partikel non rektif&nbsp; pada kategori verba Arab dalam Alquran juz 1-10, (2) mengetahui bagaimana makna gramatikal non partikel&nbsp; pada kategori verba Arab dalam&nbsp; Alquran juz 1-10, (3) mengetahui bagaimana pengaruh partikel non rektif pada kategori verba Arab&nbsp; dalam Alquran juz 1-10. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan desain penelitian library research. Data berupa harf (partikel) dalam al quran juz 1-10. Instrumen yang digunakan dalam penelitian berupa kartu data. Teknik pengumpulan data menggonakan metode dokumentasi. Teknik&nbsp; analisis data menggunakan teknik agih atau (distribusional). Hasil penelitian Partikel non rektif pada kategori verba Arab dalam&nbsp; Alquran juz 1-10&nbsp; ada lima yaitu, qod&nbsp; &lt; <strong>قَدْ</strong>&gt; , ta’ tanits /<strong>تْ</strong>/, sin&nbsp; / <strong>س</strong>/ ,saufa &lt;<strong>سوف</strong>&gt;, dan nun tawkid&nbsp; /<strong>نّ/, /نْ</strong>/ , peneliti menemukan 119 data&nbsp; charf qod&nbsp; yang terdiri dari&nbsp; 85&nbsp; &lt;<strong>قَدْ</strong>&gt; dan 34 &lt;<strong>لَقَدْ</strong>&gt; serta mempunyai makna gramatikal ‘sungguh’, ‘sesungguhnya’, ‘benar-benar’ , 93 data&nbsp; charf ta’ tanits&nbsp; terdiri dari&nbsp; 85 data&nbsp; /<strong>تْ</strong>/ dan 8 data&nbsp; &lt;<strong>تِ</strong>&gt; makna gramatikal dari charf&nbsp; ta’ tanits menampakkan&nbsp; agen&nbsp; yang memiliki gender feminim&nbsp; (fa’il atau naibul fa’il nya berupa muannats), 30 data&nbsp; charf&nbsp; sin&nbsp; / <strong>س</strong>/ (tanfis) dan 10 data charf saufa &lt;<strong>سوف</strong>&gt;&nbsp; (tanfis) keduanya&nbsp; mempunyai makna gramatikal&nbsp; ‘akan’&nbsp; yakni menunjukkan kala mendatang (istiqbal) , 47 data charf tsaqilah tawkid&nbsp; /<strong>نّ</strong>/ dengan makna gramatikal ‘ sungguh’, ‘pasti’.</p> 2019-12-17T03:45:57+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/laa/article/view/36169 ALIH KODE, CAMPUR KODE DAN PERUBAHAN MAKNA PADA INTEGRASI BAHASA ARAB DALAM BAHASA INDONESIA DI FILM “SANG KIAI” (ANALISIS SOSIOLINGUISTIK) 2019-12-17T04:01:42+00:00 Nurul Aviah nurulaviah8@gmail.com Singgih Kuswardono singgihkuswardono@mail.unnes.ac.id Darul Qutni darulqutni@mail.unnes.ac.id <p>Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui jenis dan bentuk alih kode, campur kode, dan faktor penyebabnya serta perubahan makna pada integrasi bahasa Arab dalam bahasa Indonesia pada film Sang Kiai. Penelitian ini&nbsp; merupakan penelitian kualitatif dengan desain penelitian studi pustaka. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode simak bebas libat cakap dan catat. Instrumen yang digunakan berupa kartu data dan lembar rekapitulasi data. Adapun metode analisis datanya menggunakan metode padan intralingual. Pada penelitian ini ditemukan 13 tuturan alih kode dengan jenis alih kode ekstern dan 7 tuturan campur kode dengan jenis outer code mixing. Dalam 13 peristiwa tutur&nbsp; yang terindikasi alih kode ditemukan 12 alih kode dengan bentuk kalimat (jumlah) dan 1 alih kode&nbsp; dalam bentuk wacana. Adapun dalam campur kode ditemukan sejumlah 7 data, 1 campur kode berbentuk kalimat (kata), 2 campur kode yang berbentuk murakkab ismiy,1 campur kode berbentuk murakkab jaariy, 3 campur kode yang berbentuk murakkab mashdariy. Dari hasil penelitin yang telah dilakukan ditemukan beberapa penyebab alih kode, dari 13 tuturan yang terindikasi alih kode, 2 diantaranya disebabkan oleh faktor penutur, 4 tuturan disebabkan oleh faktor lawan tutur, 3 tuturan disebabkan faktor perubahan situasi karena hadirnya orang ketiga, dan 4 tuturan disebabkan oleh perubahan topik pembicaraaan. Adapun untuk peristiwa tutur yang terindikasi perubahan makna pada integrasi bahasa Arab dalam bahasa Indonesia ditemukan sejumlah 80 data dengan rincian 17 kata dengan perubahan meluas, 15 kata dengan perubahan menyempit 6 kata dengan perubahan total, dan 42 kata tidak mengalami perubahan makna atau dimasukkan dalam kategori lain.</p> 2019-12-17T03:45:59+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/laa/article/view/36171 JAMA’ TAKSĪR DALAM AL QURᾹN SŪRAH AL BAQARAH (ANALISIS MORFOLOGIS DAN SINTAKSIS) 2019-12-17T04:01:43+00:00 Umi Aniati umianiati16@gmail.com Singgih Kuswardono singgihkuswardono@mail.unnes.ac.id Darul Qutni darulqutni@mail.unnes.ac.id <p>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk, kasus dan penanda gramatikal, serta pembentukan <em>Jama’ Taks</em><em>ῑ</em><em>r</em> secara leksikal dan gramatikal yang terdapat dalam al Qurᾱn sūrah al Baqarah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan desain analisis isi. Data berupa jama’&nbsp; taksīr dalam al Qurᾱn sūrah al Baqarah. Teknik pengumpulan data menggunakan metode simak. Instrumen yang digunakan berupa kartu data dan lembar rekapitulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 70 data <em>jama’ taks</em><em>ī</em><em>r</em>, 24 data di antaranya merupakan <em>jama’ qillah</em>, 32 data <em>jama’ ka</em><em>ś</em><em>rah</em>, dan 14 data <em>shighat muntah</em><em>ā</em><em>l jum</em><em>ū</em><em>’</em><em>. </em>19 data <em>jama’ taksir </em>berkasus <em>rafa’ </em>(nominatif), 25 data <em>jama’ taks</em><em>ī</em><em>r</em> berkasus <em>nashab</em> (akusatif), dan 26 data <em>jama’ taks</em><em>ī</em><em>r</em> berkasus <em>jarr</em> (genetif). Berdasarkan pola pembentukannya, peneliti menemukan 5 data dengan pola perubahan bunyi vokal dan afiks konsonan; 14 data pola perubahan bunyi vokal, afiks konsonan, dan afiks bunyi vokal panjang; 3 data pola perubahan bunyi vokal, penanggalan konsonan, afiks konsonan, dan afiks bunyi vokal panjang; 7 data pola perubahan bunyi vokal, afiks konsonan, penanggalan bunyi vokal panjang, dan afiks bunyi vokal panjang; 2 data pola perubahan bunyi vokal, afiks konsonan, dan perubahan bunyi vokal panjang; 1 data pola perubahan bunyi vokal, afiks konsonan, perubahan konsonan, dan afiks bunyi vokal panjang; 22 data pola perubahan bunyi vokal dan afiks bunyi vokal panjang; 2 data pola perubahan bunyi vokal, penanggalan bunyi vokal panjang, dan geminasi. &nbsp;</p> <p><strong><em>&nbsp;</em></strong></p> <p>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk, kasus dan penanda gramatikal, serta pembentukan <em>Jama’ Taks</em><em>ῑ</em><em>r</em> secara leksikal dan gramatikal yang terdapat dalam al Qurᾱn sūrah al Baqarah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan desain analisis isi. Data berupa jama’&nbsp; taksīr dalam al Qurᾱn sūrah al Baqarah. Teknik pengumpulan data menggunakan metode simak. Instrumen yang digunakan berupa kartu data dan lembar rekapitulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 70 data <em>jama’ taks</em><em>ī</em><em>r</em>, 24 data di antaranya merupakan <em>jama’ qillah</em>, 32 data <em>jama’ ka</em><em>ś</em><em>rah</em>, dan 14 data <em>shighat muntah</em><em>ā</em><em>l jum</em><em>ū</em><em>’</em><em>. </em>19 data <em>jama’ taksir </em>berkasus <em>rafa’ </em>(nominatif), 25 data <em>jama’ taks</em><em>ī</em><em>r</em> berkasus <em>nashab</em> (akusatif), dan 26 data <em>jama’ taks</em><em>ī</em><em>r</em> berkasus <em>jarr</em> (genetif). Berdasarkan pola pembentukannya, peneliti menemukan 5 data dengan pola perubahan bunyi vokal dan afiks konsonan; 14 data pola perubahan bunyi vokal, afiks konsonan, dan afiks bunyi vokal panjang; 3 data pola perubahan bunyi vokal, penanggalan konsonan, afiks konsonan, dan afiks bunyi vokal panjang; 7 data pola perubahan bunyi vokal, afiks konsonan, penanggalan bunyi vokal panjang, dan afiks bunyi vokal panjang; 2 data pola perubahan bunyi vokal, afiks konsonan, dan perubahan bunyi vokal panjang; 1 data pola perubahan bunyi vokal, afiks konsonan, perubahan konsonan, dan afiks bunyi vokal panjang; 22 data pola perubahan bunyi vokal dan afiks bunyi vokal panjang; 2 data pola perubahan bunyi vokal, penanggalan bunyi vokal panjang, dan geminasi. &nbsp;</p> 2019-12-17T03:54:38+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/laa/article/view/36170 I’RAB AL-FI’L AL-MUDHARI’ DALAM AL-QUR’AN JUZ 26 SAMPAI 30 (ANALISIS SINTAKSIS) 2019-12-17T04:01:43+00:00 Evi Zuliyanti yuliantievie6@gmail.com Mohamad Yusuf Ahmad Hasyim yusufarab@mail.unnes.ac.id Zaim Elmubarok zaimelmubarok@gmail.com <p>Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan jenis i’ra&gt;b al-fi’l al-mudha&gt;ri’, penanda gramatikal i’ra&gt;b al-fi’l al-mudha&gt;ri’, jenis ‘amil nawasib dan ‘amil jawazim. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan desain penelitian library research. Data berupa i’ra&gt;b al-fi’l al-mudha&gt;ri’ bersumber dari Al-Qur’an juz 26 sampai 30 dengan teknik sampel pertimbangan. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi. Instrumen yang digunakan berupa kartu data dan lembar rekapitulasi. Adapun analisis datanya yaitu teknik padan intralingual. Hasil penelitian ini berjumlah 845 data i’ra&gt;b al-fi’l al-mudha&gt;ri’. Data yang dianalisis 100 data, dengan rincian raf’ al-fi’l al-mudha&lt;ri’ 32 data, nashb al-fi’l al-mudha&lt;ri’ 30 data, jazm al-fi’l al-mudha&lt;ri’ dengan ‘amil jawazim 30 data dan jazm al-fi’l al-mudha&lt;ri’ karena sebagai jawa&gt;b thalab 9 data. Berkaitan dengan penanda gramatikal: (1) raf’ al-fi’l al-mudha&lt;ri’ 20 data dhammah, 9 data nun, dan 6 data dhammah muqaddarah, (2) nashb al-fi’l al-mudha&lt;ri’ 20 data fatchah, 9 data chadzfu nun, dan 1 data fatchah muqaddarah, (3) jazm al-fi’l al-mudha&lt;ri’ 25 data sukun, 11 data chadzfu nun dan 6 data chadzfu harf ‘illat. Terdapat‘amil jawazim yang menyebabkan fi’l mudha&lt;ri’ terbaca raf’ karena tidak memenuhi syarat yaitu dinafikan dengan <strong>لا 2</strong> data dan dibarengi harf tanfis <strong>سَ 2</strong> data. ‘Amil nawasib yang terletak sebelum fi’l mudha&lt;ri’, yaitu: an&nbsp; 6 data, lan&nbsp; 6 data, kay 2 data, lam kay&nbsp; 6 data, hatta&gt;&nbsp; 6 data, dan fa’ jawab&nbsp; 4 data. ‘Amil jawazim yang terletak sebelum fi’l mudha&lt;ri’, yaitu: lam&nbsp; 4 data, lamma&gt;&nbsp; 3 data, alam&nbsp; 4 data, lam amar&nbsp; 4 data, la&gt; nahi&gt; 4 data, la&gt; do’a 3 data, in 5 data, ma&gt; 1 data, dan man 5 data.</p> 2019-12-17T03:52:57+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/laa/article/view/36172 KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN INSIDE OUTSIDE CIRCLE (IOC) TERHADAP KETERAMPILAN MENYIMAK DAN BERBICARA BAHASA ARAB SISWA KELAS VII MTS MIFTAHUL ULUM GROBOGAN 2019-12-17T04:01:44+00:00 Wahidatun Husnu Maulida husnumaulida15@gmail.com Ahmad Miftahuddin ahmadmiftahuddin_82@yahoo.com Zukhaira Zukhaira zukhaira78.unnes@gmail.com <p>Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan dari model pembelajran IOC dalam keterampilan menyimak dan berbicara bahasa Arab siswa kelas VII MTs Miftahul Ulum Sugihmanik Tanggungharjo Grobogan. Jenis dan desain penelitian ini adalah kuantitatif dan kuasi eksperimen dengan pola nonequivalent control group design. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan nontes. Instrumen tes yang digunakan berupa tes tertulis dan tes lisan. Instrumen non tes adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data adalah uji hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa besarnya nilai rata-rata post test menyimak kelompok eksperimen adalah 59,48 dari nilai rata-rata pre test adalah 42,1. Sedangkan, besarnya nilai rata-rata post test berbicara kelompok eksperimen adalah 58,43 dari nilai rata-rata pre test adalah 43,46. Adapun uji hipotesis menggunakan rumus t-test diperoleh t_hitung&nbsp; = 7,5978 untuk keterampilan menyimak dan t_hitung&nbsp; = 4,388 untuk keterampilan berbicara sedangkan t_(tabel )untuk dk= 30+30-2=58 dengan taraf signifikansi 5 % adalah 2,0017. Maka hipotesis yang diterima adalah hipotesis kerja atau Ha yang menyatakan bahwa model pembelajaran IOC efektif untuk pembelajaran keterampilan menyimak dan berbicara bahasa Arab siswa kelas VII MTs Miftahul Ulum Sugihmanik Tanggungharjo Grobogan.</p> 2019-12-17T04:00:01+00:00 ##submission.copyrightStatement##