Lisanul' Arab: Journal of Arabic Learning and Teaching https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/laa This journal is intended as a medium for scientific discussion, description, and a survey on education, learning, and analysis of Arabic language and literature.Author of the journal is open to all parties who have an interest in education, learning, and analysis of Arabic language and literature. This journal accept articles from the research, conceptual thinking, and book reviews.This journal accepts articles written in Indonesian and Arabic.Publishing twice each year, ie in March and September.<br /><p><a href="https://scholar.google.co.id/citations?user=ni4TSpEAAAAJ&amp;hl=id" target="_blank"><img src="/sju/public/site/images/widiyanto/images_2_-_copy1_160.jpg" alt="http://journal.unnes.ac.id/sju/public/site/images/widiyanto/images_2_-_copy1_160" /></a></p> en-US <a rel="license" href="http://creativecommons.org/licenses/by/3.0/" target="_new"><img src="http://i.creativecommons.org/l/by/3.0/80x15.png" alt="Creative Commons License" /> </a><br /><span>This work is licensed under a </span><a rel="license" href="http://creativecommons.org/licenses/by/3.0/" target="_new">Creative Commons Attribution 3.0 License</a><span>.</span> pba_unnes@yahoo.com (Zukhaira, S.S., M.Pd) widiefree@gmail.com (widiyanto) Tue, 15 May 2018 00:00:00 +0000 OJS 3.1.1.2 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 PENGEMBANGAN MODUL BAHASA ARAB BERBASIS TEORI PSIKOLOGI PERKEMBANGAN REMAJA ELIZABETH B. HURLOCK KELAS X MA https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/laa/article/view/26068 <p>The development of adolescents led to several changes, including in terms of thinking and how to learn. Adjustment<br>of teaching materials to students' progress will help them understand the material presented. This research design<br>using research and development research design (R &amp; D). The results of this study are: 1) the number of students<br>who stated that the subjects of Arabic is a difficult subject is 87.3% or a number of 42 students and 95.7% or a<br>number of 45 students stated that the need for development of textbooks tailored to the development the psychology<br>of the students of grade X Madrasah Aliyah. SWOT analysis of textbooks that have been used are books durusul<br>lughotil arabiyah and Student Worksheet "Hikmah" generate advantages, weaknesses, opportunities and threats<br>of both books which are then used as a basis for development of adolescent-based development module, 2) prototype<br>module based on the development of adolescents written with attention to the results of SWOT analysis of textbooks<br>that have been used and add some things about the characteristics of adolescent development, 3) expert assessment<br>of the prototype of the juvenile-based module develops average grade with feasible category with details of 3.25 for<br>the content feasibility aspect, 3.32 for the language feasibility aspect, 3.37 for feasibility aspects of presentation, and<br>2.95 for eligibility aspect of the maximum total score of 4.</p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> <p>Perkembangan remaja menyebabkan beberapa perubahan, diantaranya dalam hal pemikiran dan<br>cara belajar. Penyesuaian bahan ajar dengan perkembangan siswa akan membantu mereka dalam<br>memahami materi yang disajikan. Desain penelitian ini menggunakan desain penelitian research and<br>development (R&amp;D). Hasil penelitian ini yaitu: 1) jumlah siswa yang menyatakan bahwa mata<br>pelajaran bahasa Arab merupakan mata pelajaran yang sulit adalah 87,3% atau sejumlah 42 siswa<br>dan 95,7% atau sejumlah 45 siswa menyatakan bahwa perlu adanya pengembangan buku ajar yang<br>disesuaikan dengan perkembangan psikologi siswa Madrasah Aliyah kelas X. Analisis SWOT<br>terhadap buku ajar yang sudah digunakan yaitu buku durusul lughotil arabiyah dan Lembar Kerja<br>Siswa “Hikmah” menghasilkan kelebihan, kelemahan, peluang dan ancaman kedua buku tersebut<br>yang selanjutnya digunakan sebagai dasar pengembangan modul berbasis perkembangan remaja, 2)<br>prototipe modul berbasis perkembangan remaja ditulis dengan memperhatikan hasil analisis SWOT<br>buku ajar yang sudah digunakan serta menambahkan beberapa hal mengenai karakteristik<br>perkembangan remaja, 3) penilaian ahli terhadap prototipe modul berbasis perkembangan remaja<br>memperoleh rata-rata nilai dengan kategori layak dengan rincian 3,25 untuk aspek kelayakan isi,<br>3,32 untuk aspek kelayakan bahasa, 3,37 untuk aspek kelayakan penyajian, serta 2,95 untuk aspek<br>kelayakan kegrafikan dari skor total maksimal 4.</p> Ahmad Saiful Mujab, Retno Purnama Irawati, Nailur Rahmawati ##submission.copyrightStatement## https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/laa/article/view/26068 Tue, 25 Sep 2018 07:43:03 +0000 PENGEMBANGAN METODE PEMBELAJARAN KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA ARAB DENGAN KOOPERATIF BERBASIS TEORI KECERDASAN MAJEMUK PADA SISWA KELAS VII MADRASAH TSANAWIYAH https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/laa/article/view/26080 <p>This research is motivated by at least teachers who in doing learning just apply a method regardless of student<br>learning styles. Whereas each student has a different learning style, where the learning style becomes an<br>influential factor for students in absorbing the lesson. In addition, in applying cooperative or group learning, it<br>is not uncommon for teachers to divide groups randomly. When it should in pegging students, teachers noticed<br>competence possessed by each student. So each group has the same heterogeneous levels as the other groups.<br>Therefore, the development of learning method of Arabic speaking skill with cooperative based on multiple<br>intelligences on VII grade Madrasah Tsanawiyah students is needed so that teachers and students can to<br>deliver and receive learning in accordance with learning styles and intelligence. The research design in this<br>research is research and development. The data was obtained from interviews, questionnaire, and<br>documentation. Expert assessment of teachers, learning methods and multiple intelligence experts show that<br>this method is generally feasible to use and appropriate both from the aspect of content, presentation and<br>language.</p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sedikitnya guru yang dalam melakukan pembelajaran hanya<br>sekedar menerapkan suatu metode tanpa memperhatikan gaya belajar siswa. Padahal tiap siswa<br>memiliki gaya belajar yang berbeda, dimana gaya belajar tersebut menjadi faktor yang berpengaruh<br>bagi siswa dalam menyerap pelajaran. Selain itu, dalam menerapkan pembelajaran yang kooperatif<br>atau berkelompok, tidak jarang guru membagi kelompok secara acak. Padahal seharusnya dalam<br>mengelompokkan siswa, guru memperhatikan kompetensi yang dimiliki oleh masing-masing<br>siswa. Sehingga setiap kelompok memiliki kadar heterogen yang sama dengan kelompok lain.<br>Oleh karena itu, pengembangan metode pembelajaran keterampilan berbicara bahasa Arab dengan<br>kooperatif berbasis kecerdasan majemuk pada siswa kelas VII Madrasah Tsanawiyah sangat<br>dibutuhkan supaya guru dan siswa mampu menyampaikan maupun menerima pembelajaran yang<br>sesuai dengan gaya belajar serta kecerdasan yang dimiliki. Penelitian ini menngunakan pendekatan<br>Research and Development (R&amp;D). Data dikumpulkan melalui teknik wawancara, angket dan<br>dokumentasi. Peneliti menyelesaikan penelitian ini sampai tahapan kelima, yaitu revisi setelah<br>validasi guru dan ahli. Penilaian dari guru, ahli metode pembelajaran dan ahli kecerdasan<br>majemuk menunjukkan bahwa metode ini secara umum layak digunakan dan sesuai, baik dari<br>aspek isi, penyajian serta bahasa.</p> <p>&nbsp;</p> Aminah Aminah, Zukhaira Zukhaira, Moh. Yusuf Ahmad Hasyim ##submission.copyrightStatement## https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/laa/article/view/26080 Tue, 25 Sep 2018 00:00:00 +0000 ISM AL-TAFDHĪL DALAM ALQURAN JUZ 1 SAMPAI 10 (ANALISIS MORFOSINTAKSIS) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/laa/article/view/26064 <p>Ism al-tafdhῑl merupakan sifat yang dibentuk dengan mengikuti wazan أَفْعَ لُ untuk mudzakar dan<br>فعْلى untuk muannats yang menunjukkan bahwa ada dua hal yang bersekutu akan tetapi salah satu<br>melebihi yang lain dalam sifatnya. Dalam bahasa Indonesia disebut dengan istilah tingkat<br>perbandingan sedangkan dalam bahasa Inggris disebut dengan istilah degree of comparation. Ism altafdhῑl<br>ini bersifat unik, artinya memiliki karakteristik yang berbeda dengan bahasa lainnya dalam<br>proses dan aturan pembentukannya. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui jenis ism<br>al-tafdhῑl, fungsi sintaksis sekaligus penanda gramatikal ism al-tafdhῑl yang terdapat dalam Alquran<br>juz 1 sampai 10. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan desain penelitian library<br>research. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik dokumentasi dengan kartu<br>data dan lembar rekapitulasi sebagai instrumen penelitiannya, sedangkan proses pengambilan<br>sampel dilakukan dengan menggunakan teknik purpose sampling. Adapun analisis datanya<br>dilakukan dengan menggunakan teknik agih. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ism al-tafdhῑl<br>dalam Alquran juz 1 sampai 10 secara keseluruhan berjumlah 194. Dari semua data tersebut,<br>peneliti memilih 100 untuk dianalisis secara maksimal. Berdasarkan perubahan morfologisnya,<br>terdapat 84 data perubahannya. Berdasarkan jenis pola strukturnya, terdapat 66 data tidak berupa<br>murakkab idhāfi dan tidak dibubuhi. Berdasarkan jenis tingkat perbandingannya, terdapat 66 data<br>komparatif dan 34 data superlatif. Berdasarkan fungsi sintaksisnya, terdapat terdapat 53 data<br>menempati fungsi sintaksis khabar.</p> <p>&nbsp;</p> <p>Ism al-tafdhῑl is an adjective formed by following wazan (pattern) أَفْعَ لُ for masculinity and فعْلَى for femininity<br>that show two things have a same characteristic but one of them exceeds more than the others in that trait. In<br>Indonesian is called tingkat perbandingan and in English is called degree of comparation. Ism al-tafdhῑl is<br>unique, it has different characteristics from other languages in the proses and its formation. The purpose of this<br>research is to know type of ism al-tafdhῑl on the Koran from juz 1 to 10. This research is a qualitative research<br>with design library research. Data aggregation of this research use documentation method with data card and<br>recapitulation thread in instrument while selection of sample data use purpose sampling method. Data analysis<br>in this research use distributional method. The result of this research, shows that there are 194 ism al-tafdhῑl on<br>the Koran from juz 1 to 10. From all of the datas, researcher chose 100 datas to be analalyzed. Based on<br>morphological changes, there are 84 datas change from the basic word. Based on the syntactic structure, there<br>are 66 datas are not relied on other word and affixed. Based on the type of comparation, there are 66 datas are<br>comparative and 34 data are superlative. Based on the type of comparation, there are 66 datas are comparative<br>and 34 data are superlative. Based on syntax functions, there are 53 datas as khabar.</p> <p>&nbsp;</p> Anis Suryani, Mohamad Yusuf Ahmad Hasyim ##submission.copyrightStatement## https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/laa/article/view/26064 Tue, 25 Sep 2018 07:15:28 +0000 AT-THIBAQ DALAM AL-QURAN SURAT AL-BAQARAH – AT-TAUBAH (TINJAUAN BALAGHAH) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/laa/article/view/26066 <p>In the Quran surat Al-Baqarah up At Sura found the opposite meaning words in one sentence or in science<br>balaghah called ath-thibaq, that is the style of the language between the two opposites in a phrase. If the two<br>opposites are not different from the positive and negative thibaq it is called a consent, while in the opposite the<br>two words it is called a thibaq salab. The problem in this study is 1) anything containing the words of ath-thibaq<br>in the Quran surat Al-Baqarah At-Tawba, up 2) How these kinds of ath-thibaq in the Quran surat Al-Baqarah<br>up At Sura and 3) How the shape of the ath-thibaq in The Quran surat Al-Baqarah until At-Tawba. This type<br>of research is qualitative research design the research library research. The data of this research in the form of a<br>word that contains a ath-thibaq. Data source derived from the Quran surat Al-Baqarah until At-Tawba. This<br>research data gathering techniques using the techniques of documentation with the card data as an instrument.<br>The data in this study are presented using the technique of sampling considerations (purposive sampling). The<br>results of this study researchers found 438 data ath-thibaq in the Al-Quran, i.e. 350 data thibaq consent and 88<br>salab thibaq data. From a total of 438 data ath-thibaq found in the Quran, researchers just choose 90 thibaq athdata<br>to be analyzed to the maximum. From the data analyzed indicate 90 60 30 thibaq data consent and data<br>thibaq salab. Of the 60 data thibaq consent consists of 24 data thibaq consent isim with isim, 23 data thibaq<br>consent fi'il with fi'il, 1 data thibaq consent charf with charf and 12 data thibaq consent from two different types<br>(isim and fi'il). As for the 30 data thibaq salab comprising 2 thibaq salab isim with isim, 25 thibaq salab fi'il<br>data with fi'il and 3 thibaq salab data from two different types (isim and fi'il).</p> <p>&nbsp;</p> <p>Dalam Al-Quran surat Al-Baqarah sampai At-Taubah banyak ditemukan lafal yang berlawanan<br>maknanya dalam satu kalimat atau dalam ilmu balaghah disebut dengan ath-thibaq, yaitu gaya bahasa<br>yang memadukan antara dua kata yang berlawanan dalam sebuah ungkapan. Jika dua kata yang<br>berlawanan tersebut tidak berbeda positif dan negatifnya maka disebut thibaq ijab, sedangkan apabila<br>dua kata yang berlawanan tersebut berbeda positif dan negatifnya maka disebut thibaq salab. Dua<br>kata yang berlawanan tersebut bisa terdiri dari isim dengan isim, fi’il dengan fi’il, charf dengan charf<br>atau dari dua jenis yang berbeda (isim dan fi’il). Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan<br>desain penelitian library research. Data penelitian ini berupa kata yang mengandung ath-thibaq.<br>Sumber datanya berasal dari Al-Quran surat Al-Baqarah sampai At-Taubah. Teknik pengumpulan<br>data penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi dengan kartu data sebagai instrumennya. Data<br>dalam penelitian ini disajikan dengan menggunakan teknik sampel pertimbangan (purposive<br>sampling). Hasil penelitian ini peneliti menemukan 438 data ath-thibaq dalam Al-Quran surat Al-<br>Baqarah sampai At-Taubah, yaitu 350 data thibaq ijab dan 88 data thibaq salab. Dari total 438 data<br>ath-thibaq yang ditemukan dalam Al-Quran surat Al-Baqarah – At-Taubah, peneliti hanya memilih<br>90 data ath-thibaq untuk dianalisis secara maksimal. Dari 90 data yang teranalisis menunjukkan 60<br>data thibaq ijab dan 30 data thibaq salab. Dari 60 data thibaq ijab terdiri atas 24 data thibaq ijab isim<br>dengan isim, 23 data thibaq ijab fi’il dengan fi’il, 1 data thibaq ijab charf dengan charf dan 12 data thibaq<br>ijab dari dua jenis yang berbeda (isim dan fi’il). Adapun 30 data thibaq salab yang terdiri atas 2 thibaq<br>salab isim dengan isim, 25 data thibaq salab fi’il dengan fi’il dan 3 data thibaq salab dari dua jenis yang<br>berbeda (isim dan fi’il).</p> <p>&nbsp;</p> Hamzah Multazim, Hasan Busri ##submission.copyrightStatement## https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/laa/article/view/26066 Tue, 25 Sep 2018 07:27:51 +0000 PENGEMBANGAN ALAT PERMAINAN EDUKATIF DALAM PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DI MADRASAH IBTIDAIYAH WAHID HASYIM SLEMAN YOGYAKARTA https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/laa/article/view/26072 <p>Learning Arabic needs to look for an ideal formulation, especially those relating to the use of media that are<br>needed now. The provision of supporting media for learning Arabic is still rare. The scarcity of such studies<br>requires the writer to be interested in actually doing research on this. This study aims to produce an appropriate<br>and appropriate Arabic language learning media for third grade students of Wahid Hasyim Sleman<br>Yogyakarta Madrasah Ibtidaiyah Yogyakarta seen from the results of the validation of media experts, material<br>experts, and teacher and student responses to the educational game tools developed. The results showed that the<br>assessment of media experts on the appropriateness of educational game equipment from the aspect of display<br>design with an average score of 4, 78 categories were very good and aspects of use with an average score of 5.0<br>categories were very good. The assessment of material experts on the appropriateness of educational game<br>equipment from the aspect of content / material with an average score of 4.0 good categories and aspects of<br>learning with an average score of 4, 37 categories is very good. The results of the teacher's response to the<br>appropriateness of educational game tools showed that the teacher gave a positive response from the aspect of<br>content / material with an average score of 3.86 in both categories, aspects of learning with an average score of<br>4.06 good categories, aspects of use with average scores 4.08 good categories, and display aspects with an<br>average score of 4.23 good categories.</p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Abstrak</strong><br><br>Pembelajaran bahasa Arab perlu dicarikan formulasi idealnya, terutama yang berkaitan dengan<br>pemanfaatan media yang sangat dibutuhkan saat ini. Penyediaan media pendukung pembelajaran<br>bahasa Arab saat ini masih langka. Kelangkaan kajian demikian menuntut penulis tertarik untuk<br>secara nyata melakukan penelitian tentang ini. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media<br>pembelajaran bahasa Arab yang sesuai dan layak untuk siswa kelas III Madrasah Ibtidaiyah<br>Wahid Hasyim Sleman Yogyakarta dilihat dari hasil validasi ahli media, ahli materi, dan respon<br>guru serta siswa terhadap alat permainan edukatif yang dikembangkan. Hasil penelitian<br>menunjukkan bahwa penilaian ahli media terhadap kelayakan alat permainan edukatif dari aspek<br>desain tampilan dengan rata- rata skor 4, 78 kategori sangat baik dan aspek penggunaan dengan<br>rata- rata skor 5,0 kategori sangat baik. Penilaian ahli materi terhadap kelayakan alat permainan<br>edukatif dari aspek isi/ materi dengan rata- rata skor 4,0 kategori baik dan aspek pembelajaran<br>dengan rata- rata skor 4, 37 kategori sangat baik. Hasil respon guru terhadap kelayakan alat<br>permainan edukatif menunjukkan bahwa guru memberikan respon positif dari aspek isi/ materi<br>dengan rata- rata skor 3,86 kategori baik, aspek pembelajaran dengan rata- rata skor 4,06 kategori<br>baik, aspek penggunaan dengan rata- rata skor 4,08 kategori baik, dan aspek tampilan dengan ratarata<br>skor 4,23 kategori baik.</p> Nailur Rahmawati ##submission.copyrightStatement## https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/laa/article/view/26072 Tue, 25 Sep 2018 07:51:49 +0000 FI’IL MAZID DALAM AL-QUR’AN JUZ 1 (TINJAUAN MORFOSEMANTIS) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/laa/article/view/26079 <p><em>Fi'il mazid are verbs that have affixation or fi'il which gain the addition of ziyadah charity. Ziyadah is one of the most commonly occurring morphological processes in every word or kalimah in Arabic and involves some elements in the process, namely the basic form, affix, and grammatical meanings produced. Sometimes this process make difficulity for Arabic learners to understand Arabic word. Therefore, an analysis of augmentative verb is required. The purpose of this research is to know all kinds of things about augmentative verbs with the pattern/wazan, affixation type, verb type, and the semantic meaning contained in first section of Koran. This research is a qualitative research with library research design. The data in this research are augmentative verbs or fi'il mazid sourced from the first section of Koran. Technique of collecting data uses documentation technique and technique of sampling uses purposive sampling. And the method of data analysis uses distributional technique for the direct element. The results of this research show that in first section of Koran there are 179 fi’il mazid. But the researchers took and analyzed 75 data samples with purposive sampling technique.</em></p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>___________________________________________________________________</p> <p><em>Fi’il mazid merupakan fi’il yang mengalami ziyadah atau fi’il yang mendapatkan penambahan charf ziyadah. Ziyadah merupakan salah satu proses morfologis yang paling sering terjadi dalam setiap kalimah/kata dalam bahasa Arab dan melibatkan beberapa unsur dalam prosesnya, yaitu berupa bentuk dasar, afiks/charf ziyadah, dan makna gramatikal yang dihasilkan. Terkadang hal inilah yang menyulitkan para pembelajar bahasa Arab dalam memahami kalimah Arab. Oleh sebab itu, diperlukan suatu analisis tentang fi’il mazid. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bentuk fi’il mazid dalam Al-Qur’an juz 1 beserta wazan, jenis ziyadah, afiks/charf ziyadah, jenis fi’il, dan peran semantisnya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan desain studi pustaka (library research). Data dalam penelitian ini yaitu berupa fi’il mazid/ fi’il mazid yang bersumber dari Al-Qur’an juz 1 dengan teknik pengumpulan data berupa dokumentasi serta instrumen penelitian berupa kartu data dan lembar rekapitulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada Al-Qur’an juz 1 terdapat 179 fi’il mazid. Namun peneliti mengambil dan menganalisis 75 sampel data dengan teknik purposive sampling.</em></p> Nur Hidayah, Hasan Busri, Singgih Kuswardono ##submission.copyrightStatement## https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/laa/article/view/26079 Tue, 25 Sep 2018 08:24:52 +0000 KIA (KITÂBAH ITU ASYIK): PENGEMBANGAN MULTIMEDIA BERBASIS ADOBE FLASH PROFESSIONAL CS6 PADA KETERAMPILAN MENULIS UNTUK SISWA KELAS X MA https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/laa/article/view/26075 <p>The problems on Arabic learning writing skills are difficult and tedious learning because of the absence of<br>learning media. For that, we need to develop a learning media that can improve motivation of students. The<br>form of learning media is a multimedia. Furthermore, that multimedia is called KIA (Kitâbah Itu Asyik or<br>writing is fun). This multimedia is created by Adobe Flash Professional CS6 that is Adobe Systems' flagship<br>product. That purposes are: describe the requirements of teachers and students, KIA’s media design, and<br>experts validity of KIA’s products for Arabic writing skills for students of class X senior high school. The design<br>is research and development (R&amp;D) with steps: formulate the potential and problem, collect the information<br>and data, product design, product validity, and improve the product design. The conclusion of this study is<br>teachers and students requires KIA’s media based on their requirements analysis. KIA’s media is made with<br>adapted to the Arabic Curriculum on 2013 in the class X a year. The theme is consists of the initial appearance<br>of KIA’s media, title, apperception, KI/KD, material, evaluation, profile, direction, and exit. The results of<br>product validity is stated that "reasonable" to be used.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Abstrak</strong><br><br>Permasalahan pada pembelajaran keterampilan menulis Bahasa Arab yaitu pembelajaran yang<br>sulit dan membosankan karena tidak adanya media pembelajaran. Untuk itu perlu dikembangkan<br>media pembelajaran berupa multimedia. Selanjutnya multimedia tersebut dinamakan KIA<br>(Kitâbah Itu Asyik). Multimedia ini dibuat dengan menggunakan Adobe Flash Professional CS6<br>yang merupakan produk unggulan Adobe Systems. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan<br>analisis kebutuhan guru dan siswa, desain media, dan validitas ahli terhadap produk KIA<br>(Kitâbah Itu Asyik) untuk keterampilan menulis Bahasa Arab siswa kelas X MA. Desain penelitian<br>ini adalah research and development (R&amp;D) dengan langkah: merumuskan potensi dan masalah,<br>mengumpulkan informasi dan data, mendesain produk, validitas produk, dan revisi desain.<br>Kesimpulan penelitian ini adalah hasil analisis kebutuhan menunjukkan guru dan siswa<br>membutuhkan adanya media KIA. Media KIA tersebut dibuat sesuai dengan Kurikulum 2013<br>Bahasa Arab pada kelas X selama satu tahun. Setiap tema terdiri dari tampilan awal, judul,<br>apersepsi, KI/KD, materi, evaluasi, profil, petunjuk, dan keluar. Hasil validitas produk<br>menyatakan bahwa media KIA “layak” digunakan.</p> Vivi Maimunah, Zaim El Mubarok, Ahmad Miftahuddin ##submission.copyrightStatement## https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/laa/article/view/26075 Tue, 25 Sep 2018 08:05:45 +0000 EFEKTIVITAS PENERAPAN METODE HIKARI DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA ARAB GUNDUL DAN ARAB BERHAROKAT SISWA KELAS XI MAN 2 KEBUMEN TAHUN AJARAN 2016/2017 https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/laa/article/view/26082 <p>Reading skills are the ability to recognize and understand the content of something written by pronouncing or digesting it in the heart. Reading bald is a process of communication between readers with the author through the Arabic text without a written essay, then directly in it, there is a cognitive relationship between a spoken language with written language. Based on preliminary observations in MAN 2 Kebumen made the researchers are still many students who have not read Arabic bald and not fluent reading Arabic amateur. Therefore, researchers offer Hikari method to solve the problem in school. The type and design of this research is quantitative and quasi-experimental with randomized pretest-posttest control group design. A technique of collecting data using test and non-test. The test instruments used were questionnaires, interviews, documentation and observation.The value experimental class of the post-test grade average score of Arab skeletal reading skill and Arab bald reading comprehension skill is 89.20 and 82,06 from the previous pre-test score of 68.86 and 67,58. The value control class of the post-test average score of Arab skeletal reading skill and Arab bald reading comprehension skill is 80.51 and 74,48 from the previous pre-test average score of 67.41 and 66,72.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>___________________________________________________________________</p> <p>Keterampilan membaca adalah kemampuan mengenali dan memahami isi sesuatu yang tertulis dengan melafalkan atau mencernanya didalam hati. Membaca Arab gundul adalah proses komunikasi antara pembaca dengan penulis melalui teks arab tanpa harakat yang ditulisnya, maka secara langsung didalamnya ada hubungan kognitif antara bahasa lisan dengan bahasa tulis. Berdasarkan observasi awal di MAN 2 Kebumen yang dilakukan peneliti masih banyak siswa yang belum bisa membaca Arab gundul dan belum lancar membaca Arab berharokat. Oleh karena itu, peneliti menawarkan metode Hikari untuk mengatasi masalah tersebut disekolah.Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan non-tes. Instrumen tes yang digunakan adalah angket, wawancara, dokumentasi dan observasi.Besarnya nilai rata-rata post-test kelas eksperimen keterampilan membaca Arab gundul dan Arab berharokat adalah 89,20 dan 82,06 dari nilai rata-rata pre-test yang sebelumnya adalah 68,86 dan 67,58. Sedangkan besarnya nilai rata-rata post-test kelas kontrol keterampilan membaca Arab gundul dan Arab berharokat adalah 80,51 dan 74,48 dari nilai rata-rata pre-test yang sebelumnya adalah 67,41 dan 66,72.</p> Wahyu Ngainul Fikri, Mohamad Yusuf Ahmad Hasyim, Darul Qutni ##submission.copyrightStatement## https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/laa/article/view/26082 Tue, 25 Sep 2018 08:32:21 +0000 FLISTABIK (FLIP STORY ARABIC BOOK) UNTUK PEMBELAJARAN KETERAMPILAN MEMBACA BAHASA ARAB SISWA KELAS V MI DI KABUPATEN DEMAK https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/laa/article/view/26081 <p>___________________________________<br>Many students are less enthusiastic and have difficulty in reading Arabic skills because there are still many<br>teachers who ignore learning reading skills and have not utilized the media in reading skill learning. Therefore,<br>researchers develop flistabolic learning media (Flip Story Arabic Book) to cultivate students 'interest and<br>motivation as well as improve students' Arabic reading skills. This research uses researrch and development<br>design. Research data obtained by technique nontes. The results showed that teachers and students wanted the<br>development of flistabolic learning media (Flip Story Arabic Book) students of class V MI. The results obtained<br>from the questionnaire validation by expert experts and teacher responses on the aspect of content with 172,4<br>values obtained. In the aspect of presentation, the value is 112,8. In the language aspect, it gets 45,8.<br>Meanwhile, on the aspect of kegrafikan get value 48..</p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>Banyak siswa kurang antusias dan mengalami kesulitan pada keterampilan membaca bahasa Arab<br>dikarenakan masih banyak guru yang mengabaikan pembelajaran keterampilan membaca dan<br>belum memanfaatkan media dalam pembelajaran keterampilan membaca. Oleh karena itu, peneliti<br>mengembangkan media pembelajaran flistabik (Flip Story Arabic Book) untuk menumbuhkan minat<br>dan motivasi belajar siswa serta meningkatkan keterampilan membaca bahasa Arab siswa.<br>Penelitian ini menggunakan desain research and development. Data penelitian diperoleh dengan<br>teknik nontes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru dan siswa menghendaki adanya<br>pengembangan media pembelajaran flistabik (Flip Story Arabic Book) siswa kelas V MI. Hasil<br>penelitian diperoleh dari angket validasi oleh pakar ahli dan tanggapan guru tentang aspek isi<br>dengan meperoleh nilai 172,4. Pada aspek penyajian meperoleh nilai 112,8. Pada aspek bahasa,<br>meperoleh nilai 45,8. Sementara itu, pada aspek kegrafikan meperoleh nilai 48.</p> Sakti Sudarsono, Zukhaira zukhaira, Hasan Busri ##submission.copyrightStatement## https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/laa/article/view/26081 Tue, 25 Sep 2018 00:00:00 +0000 FI’L MU’TAL (DEFEKTIVE VERB) DALAM SURAT YASIN (ANALISIS MORFOSINTAKSIS) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/laa/article/view/26084 <p><em>The types and characteristics of&nbsp; fi'l mu'tal (defect verb) changes such as letter changes, transfers, disposal of letters sometimes make it difficult for readers to understand and determine grammatical markers. This research aims to; 1) to know the fi'l mu'tal (defect verb)&nbsp; in Surah Yasin (2) to know the kind of&nbsp; fi'l mu'tal (defect verb) in Surah Yasin (3) to know the grammatical sign of the fi'l mu'tal (defect verb)&nbsp; in Surah Yasin. This research is a qualitative research with library research design. Instrument used in this research is data card and recapitulation sheet. Data collection techniques using documentation techniques. Data analysis used the method of distributing technique for the direct element.</em></p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>___________________________________________________________________</p> <p><em>Jenis dan karakteristik perubahan fi’l mu’tal seperti pergantian huruf, pemindahan harakat, pembuangan huruf&nbsp; terkadang menyulitkan pembaca untuk memahami dan menentukan penanda gramatikal. Penelitian ini bertujuan untuk; 1) mengetahui fi’l mu’tal dalam Surat Yasin (2) mengetahui jenis fi’l mu’tal dalam Surat Yasin (3) mengetahui penanda gramatikal fi’l mu’tal dalam Surat Yasin. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan desain studi pustaka (library research). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa kartu data dan lembar rekapitulasi. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi. Analisis data menggunakan metode distribusional teknik bagi unsur langsung.</em></p> Akhmad Nuruddin, Ahmad Miftahuddin, Darul Qutni ##submission.copyrightStatement## https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/laa/article/view/26084 Tue, 25 Sep 2018 00:00:00 +0000