Vol 5 No 4 (2016): Management Analysis Journal
Articles

Pengaruh Disiplin Kerja, Lingkungan Kerja dan Pelatihan pada Produktivitas Kerja

Mufti Aspiyah
S Martono
Universitas Negeri Semarang
Published April 25, 2017
How to Cite
1.
Aspiyah M, Martono S. Pengaruh Disiplin Kerja, Lingkungan Kerja dan Pelatihan pada Produktivitas Kerja. MAJ [Internet]. 25Apr.2017 [cited 21Oct.2021];5(4). Available from: https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/maj/article/view/12712

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk menguji pengaruh disiplin kerja, lingkungan kerja, dan pelatihan pada produktivitas kerja. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 104 karyawan dengan teknik pengambilan sampel jenuh. Metode pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan analisis deskriptif persentase, analisis regresi berganda, dan koefisien determinasi parsial menggunakan SPSS for Windows versi 21. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja, lingkungan kerja, dan pelatihan secara parsial berpengaruh positif dan signifikan pada produktivitas kerja karyawan. Peneliti menyimpulkan bahwa semakin tinggi tingkat kedisiplinan karyawan, semakin baik lingkungan kerja dan kualitas pelatihan maka akan semakin meningkatkan produktivitas kerja karyawan. Saran dari penelitian ini yaitu untuk tetap mempertahankan tingkat kedisiplinan karyawan agar tidak menurun sehingga produktivitas kerja karyawan juga dapat terjaga dengan baik, kualitas lingkungan kerja dan pelatihan yang diberikan kepada karyawan hendaknya dapat ditingkatkan agar tujuan perusahaan dapat tercapai.

References

  1. Adeyeye, J.O., A.A Adenji, A.O Osinbanjo, dan O.A Oludayo. (2015). Effects of Workplace Ethics on Employees and Organisational Productivity in Nigeria.
  2. Ambita. (2013). Pengaruh Pendidikan, Pelatihan, dan Pembinaan Sumber Daya Manusia Terhadap Kinerja Pegawai. Management Analysis Journal, 2 (2).
  3. Baskoro, Candra Aji. (2014). Pengaruh Kepemimpinan Transformasional, Motivasi, dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan. Management Analysis Journal, 3(2), 1–12.
  4. Delmas, Magali A. dan Sanja Pekovic. (2012). Environmental Standards and Labor Productivity : Understanding the Mechanisms that Sustain Sustainability. Journal of Organizational Behavior, http://doi.org/10.1002/job.
  5. Dunggio, Mardjan. (2013). Semangat dan Disiplin Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan pada PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Sulawesi Utara, 1(4), 523–533.
  6. Ghoniyah, Nunung dan Masurip. (2011). Peningkatan Kinerja Karyawan Melalui Kepemimpinan, Lingkungan Kerja dan Komitmen. Jurnal Dinamika Manajemen, 2(2), 118–129.
  7. Ghozali, Imam. 2013. Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 21. Semarang : Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
  8. Hakim, Khairul. (2011). Pengaruh kompensasi dan motivasi terhadap produktivitas kerja pegawai, 11(02), 170–184.
  9. Ismail, R., Noor, Z. M., & Awang, A. H. (2011). Impact of Training on Firms ’ Output and Labour Rahmah Ismail , Zulridah Mohd Noor and Abd Hair Awang Ismail , Mohd Noor & Awang, 6(1), 130–144.
  10. Leblebici, Demet. (2012). Impact Of Workplace Quality On Employee’s Productivity: Case Study Of A Bank In Turkey, 1, 38–49.
  11. Lincyanata, F. (2003). Pengaruh Disiplin Kerja Dan Masa Kerja Terhadap Tingkat Upah Dan Produktivitas Tenaga Kerja Industri Kerajinan Perak Di Desa Pulo Kecamatan Tempeh Kabupaten Lumajang.
  12. Mathis, Robert L., dan John H. Jackson. 2002. Manajemen Sumber Daya Manusia : Buku 2. Jakarta : Salemba Empat.
  13. Moses, Melmambessy. (2012). Analisis Pengaruh Pendidikan, Pelatihan, dan Pengalaman Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Pegawai Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Papua. Media Riset Bisnis & Manajemen, 12 (1): 18-36.
  14. Pratiguna, A. A., & Prasetyo, E. (2013). Pengaruh Gaya Kepemimpinan terhadap Produktivitas Kerja dengan Faktor Pemediasi Motivasi dan Kemampuan Kerja Karyawan di Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten.
  15. Ratri, Nur dan Palupiningdyah. (2014). Pengaruh Motivasi dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Rumah Sakit Islam Banjarnegara.. Management Analysis Journal, 1(3).
  16. Rustiana, Ade. (2010). Efektivitas Pelatihan Bagi Peningkatan Kinerja Karyawan. Jurnal Dinamika Manajemen, 1(2), 137–143.
  17. Silva, I., & Jose, H. S. (2013). Labor productivity and vocational training : evidence from Europe, 31–41. http://doi.org/10.1007/s11123-012-0304-0
  18. Siagian, Sondang P.. 2004. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta : Bumi Aksara.
  19. Simamora, Henry. 2004. Manajemen Sumber Daya Manusia. Edisi Kedua. Yogyakarta: Unit Penerbit Dan Percetakan STIE YKPN.
  20. Sinungan, Muchdarsyah. 2008. Produktivitas : Apa dan Bagaimana. Jakarta : Bumi Aksara.
  21. Sudarma, K. (2014). Professional Behavior Based on the development of Employees. Jurnal Dinamika Manajemen, 5(1), 1–11.
  22. Sulaeman, A. (2014). Pengaruh Upah dan Pengalaman Kerja terhadap Produktivitas Karyawan Kerajinan Ukiran Kabupaten Subang, 13(1), 91–100.
  23. Tanto, D., Dewi, S. M., Budio, S. P., Teknik, J., Fakultas, S., & Brawijaya, U. (2012). Faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas pekerja pada pengerjaan atap baja ringan di perumahan green hills malang, 6(1), 69–82.
  24. Timpe, Dale A., 2000. Seri Manajemen Sumber Daya Manusia: Memimpin Manusia.Jakarta: PT Elex Media Komputindo.
  25. Wahyudin, Agus. 2015. Metodologi Penelitian Bisnis dan Pendidikan. Semarang : Unnes.
  26. Zivin, J. S. G., & Neidell, M. J. (2011). The Impact of Pollution on Worker Productivity.