Peningkatan Uncertainty Statistics Data Mahasiswa melalui Lesson Study Berbasis Pembelajaran Realistic Scientific Schoology Bermuatan Karakter Kreatif Kemandirian

Main Article Content

Wardono Wardono
Mashuri Mashuri
Masrukan Masrukan

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan pembangunan manusia dan daya saing bangsa Indonesia dalam literasi matematika PISA kemampuan Uncertainty Statistics Data mahasiswa Staterkom UNNES melalui lesson study berbasis perkuliahan Realistic Scientific Schoology (LS-RSS yang bermuatan pendidikan karakter kreatif kemandirian. Target khususnya adalah: (1) analisis kebutuhan pengembangan perangkat dan model perkuliahan inovatif RSS, (2) menemukan model perkuliahan inovatif RSS dan desain perangkat perkuliahannya yang valid dan praktis, (3) menghasilkan produk model dan perangkat perkuliahan inovatif RSS bermuataan pendikar kreatif, mandiri yang efektif dapat meningkatkan kemampuaan literasi Uncertainty Statistics Data, (4) meningkatkan literasi Uncertainty Statistics Data sehingga lulusan Program Studi Statistika Terapan dan Komputasi memiliki daya saing yang tinggi di tingkat regional, nasional, maupun internasional dalam meraih pekerjaan di bidang yang sesuai. Untuk mencapai tujuan tersebut dirancang menggunakan penelitian experimental design dengan pretest-posttes dan deskriptif kualitatif. Eksperimen yang dilakukan adalah implementasi Lesson Study berbasis pembelajaran RSS. Tahapan penelitian ini terdiri dari tiga tahapan, yaitu: 1) perencanaan (plan) , 2) pelaksanaan dan observasi (do), 3) refleksi (see). Ketiga tahapan tersebut dilakukan secara berulang dan terus menerus (membentuk siklus) dan dilakukan sebanyak dua siklus. Materi yang digunakan dalam penelitian ini konten Uncertainty Statistics Data. Penelitian ini dilaksanakan pada mahasiswa Statistika Terapan dan Komputasi. Data yang diperoleh dianalisis dan diarahkan untuk menjawab pertanyaan apakah perangkat perkuliahan yang dikembangkan sudah memenuhi kriteria kevalidan dan kepraktisan atau belum. Kevalidan perangkat pembelajaran berdasarkan penilaian kevalidan oleh pakar dan praktisi yang kompeten dibidangnya, sedangkan keefektifan perangkat dan perkuliahan RSS berdasarkan uji coba perangkat pembelajaran dan pelaksanaan LS-RSS di di kelas. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri analisis data hasil validasi perangkat pembelajaran, Uji Perangkat Tes Uncertainty Statistics Data yang baik, analisis kepraktisan perangkat perkuliahan. Analisis data keefektifan pelaksanaan LS-RSS dengan menganalisis peningkatan kemampuan Uncertainty Statistics Data mahasiswa dengan menggunakan rumus Normalitas Gain (g) (Hake, 1999: 1) dari skor pretes dan postes.. Peningkatan terjadi bila kategori nilai g sedang atau tinggi. Analisis peningkatan karakter mahasiswa dengan statistik deskriptif dari data pengamatan karakter mahasiswa setiap pertemuan perkuliahan di kelas. Pengimplementasikan lesson study yang berbasis pembelajaran inovatif RSS bermuatan pendidikan karakter kreatif kemandirian dapat dilaksanakan pada mata kuliah Pengantar Probabilitas Prodi Staterkom dengan langkah-langkah; (1) perencanaan P(Plan), (2) pelaksanaan D (Do), (3) refleksi C (Check) dan (4) tindak lanjut A(Act).

Article Details

How to Cite
Wardono, W., Mashuri, M., & Masrukan, M. (2018). Peningkatan Uncertainty Statistics Data Mahasiswa melalui Lesson Study Berbasis Pembelajaran Realistic Scientific Schoology Bermuatan Karakter Kreatif Kemandirian. PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika, 1, 498-515. Retrieved from https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/prisma/article/view/20141
Section
Articles

References

Adeneye, et all. 2012. The Attitude of some Nigerian Science, Technology, and Mathematics Teachers towards Assessment Practices.International Journal SSRG. www.internationaljournalssrg.org. Diakses 8 April 2015
Anderson, O. J., Chui, H. M., dan Yore, D. L. 2010. “Introduction To The Special Issue First Cycle Of Pisa (2000-2006)”. International Journal Science And Mathematics Education.
Antonius Aditya Hartanto dan Onno W. Purbo, E-Learning berbasis PHP dan MySQL, Penerbit Elex Media Komputindo, Jakarta, 2002.
Arifin, Z. 1991, Evaluasi Instruksional, Bandung: Remaja Rosdakarya.
Arikunto, S. 2007. Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Ariyawan Agung Nugroho. 2011. Pemanfaatan E-Learning Sebagai Salah Satu Bentuk Penerapan TIK Dalam Proses Pembelajaran.
Arseven, A. & Yagci, E. 2010. The Theoretical Structure Of Realistic Mathematics Education. International Journal IDOSI. www.idosi.org. Diakses 17 Maret 2015.
Ashcraft, H. Mark dan Elizabeth ap. Akirk, 2001, “The Realitionships Among Working Memory, Math Anxiety, and Performance”, Journal of Experimental Psychology: General, Selected Article.Th. 2001, Vol. 130. No. 2, hlm. 224-237.
Asikin, M. dan Iwan, J. 2013. Kemampuan Komunikasi Matematika Siswa SMP Dalam Setting Pembelajaran RME (REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION). Jurnal UNNES . http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ujmer . diakses tanggal 8 Maret 2015
Asmani, J. 2011. Buku Panduan Internalisasi Pendidikan Karakter di Sekolah. Yogjakarta: Diva Press
Azina, N dan Halimah, A. 2011. “ Student Factors and Mathematics Achievement: Evidence From TIMSS 2007”. Eurasia Journal of Mathematics, Science and Technology. Volume 3. Hal 249-255.
Baldwin, A.L. 1967. Theories of Child Development. New York: John Wiley & Sons.
Barnes, H and Elsie Venter. 2008. Mathematics as a Social Construct: Teaching Mathematics in Context. Pythagoras Journal . www.pythagoras.org.za diakses 14 April 2015
Bell, F.H. 1978. Teaching and Learning Mathematics (in Secondary Schools). Second Printing.
Branca, N.A. 1980. “Problem Solving as a Goal, Process, and Basic Skill”. Problem Solving in School Mathematics. Editor: Krulik, S. and Reys, R.E. Reston: NCTM.
Brown, B and Marc Schäfer. 2015. Teacher education for Mathematical Literacy: A modelling approach. Pythagoras Journal. www.pythagoras.org.za diakses 25 Maret 2015
Carin, A.A. & Sund, R.B. 1975. Teaching Science trough Discovery, 3rd Ed. Columbus: Charles E. Merrill Publishing Company.
Carpenter, Thomas, 1989. “Model of Problem Solving: A Study of Kindergarten Children’s Problem-Solving Processes”,Journal for Research in Mathematics Education,th 24, No. 5, Mey 1989, hlm. 428-441
Cigdem Arslan et all. 2012. A study on mathematical literacy self-efficacy beliefs of prospective teachers. Jurnal Sciencedirect. www.sciencedirect.com. Diakses 20 Maret 2015, Pkl 22.00
Deni Darmawan. 2012. Inovasi Pendidikan. Bandung : PT Remaja Rosdakarya
Depdiknas. 2007. Standar Proses. Jakarta: Permendiknas no. 47 Tahun 2007.
Diklat KTSP SMA 2009 Tentang Penulisan dan Analisis Butir Soal.
Dimyati, M. 1994. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Direktorat Jendral Perguruan Tinggi, Depdikbud.
Edo, S. I.,et all. (2013). Investigating Secondary School Students’ Difficulties in Modeling Problems PISA-Model Level 5 And 6.JIMS. http://jims-b.org/?p=513 diakses tanggal 13 Maret 2015
Eivers, E. 2010. “PISA: Issues in Implementation and Interpretation”. The Irish Journal of Education, 2010 xxxviii, pp. 94-118.
Fathurohman, P dan Sutikno, M. 2009. Strategi Belajar Mengajar. Bandung: Refika Aditama.
Freitas, de Elizabeth. 2008. Critical Mathematics Education: Recognizing the Ethical Dimension of Problem Solving. Journal IEJME. Vol. 3 No. 2.
George J. Roy dan Farshid Safi. 2008. Investigating Whole Number Development Using Contextually Based Problems. Florida Association of Teacher Educators Journal. Volume 1 Number 8. http://www.fate1.org/journals/2008/roy.pdf diakses tanggal 13 Maret 2015
Gulcin Yilmazer. 2014, The relationship between secondary school students’ arithmetic performance and their mathematical literacy. Jurnal Sciencedirect. www.sciencedirect.com diakses pada 14 April 2015, Pkl 19.50
Gravemeijer, K. P. E. 1994. Developing Realistic Mathematics Education. Utrecht: Freudhental University.
Hadi, S. 2003. PMR: Menjadikan Pelajaran Matematika Lebih Bermakna Bagi Siswa. Makalah disampaikan pada Seminar Nasional Matematika “Perubahan Paradigma dari Paradigma Mengajar ke Paradigma Belajar”, di Universitas Sanata Dharma, tanggal 27-28 Maret 2003.
Hake, R. R. 1999. Analysing Change/Gain Score Woodland Hills Dept. of Physics. Indiana University. http://www.physics.indiana.edu/-sdi/AnalyzingChange-Gain.pdf .
Hall, J. dan Matthews, E. 2008. The Measurement of Progress and The Role of Education. European Journal of Education. Vol. 43 No. 1.
Hamalik, O. 2002. Psikologi Belajar dan Mengajar. Bandung : Sinar Baru.
Hayat, B., & Yusuf, S. 2010. Mutu Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Herman, T .2003. “TIMSS dan Implikasinya Terhadap Matematika di Indonesia”. Jurnal Mimbar Pendidikan UPI, No 2/XXII/2003.hal 12-18.
Hidayati dan Listyani. 2010. “Pengembangan Instrumen Kemandirian Belajar Mahasiswa”. Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan. Tahun 14, Nomor I. 2010. 84-99
Hiebert, J , Stringer, J.W, Manaster, A.B.2000.” Mathematical Features of Lessons in the TIMSS Video Study”. Journal of European Mathematics Society. Volume 2. Hal 196.
Hudojo, H. 1988. Mengajar Belajar Matematika. Jakarta: Depdibud Dirjen Dikti P2LPTK.
Jauhari. H.,Tri. A.,K., & Mardiyana. 2014. Eksperimentasi Pendekatan Pembelajaran Pendidikan Matematika Realistik Indonesia dan Pendekatan Pembelajaran Konstruktivisme Menggunakan Teknik Hypnosis in Teaching pada Materi Geometri Siswa Kelas VII MTs di Kabupaten Ponorogo. Jurnal FKIP UNS. http://jurnalfkip.uns.ac.id . diakses 7 Maret 2015
Johar, R. 2012. Domain Soal PISA untuk Literasi Matematika. Jurnal Peluang. http://portalgaruda diakses 6 Maret 2015
Jones, Graham A. 2005. What Do Studies Like PISA Mean to the Mathematics Education Community? Journal PME Vol. 1: 71-74.
Kalogiannaki, Stamatios Papadakis. 2013. Using Mobile Devices for Teaching Realistic Mathematics in Kindergarten Education).Scientific Research Journal. http://www.scirp.org/ journal/ce , 7 Maret 2015.
Mahmuddin. 2009. http://mahmuddin.wordpress.com/2009/10/28/membentuk-karakter-kreatif-pada-diri-anak-melalui-pembelajaran-bersiklus diakses 12 April 2014
Makonye, J. P. 2014. Teaching Functions Using a Realistic Mathematics Education Approach: A Theoretical Perspective.THEIJES Journal. www.theijes.com diakses 14 Maret 2015.
Mulyanto, R. 2007. Pendekatan RME untuk Meningkatkan Pemahaman Operasi Pengurangan Bilangan Bulat Negatif Pada Pembelajaran Matematika di SDN Sukalerang I Kabupaten Sumedang.Jurnal UPI Edu. www.file.upi.edu diakses 6 Maret 2015
Murat, dkk. 2012. Analysis of PISA 2009 Exam according to some variables. Mevlana International Journal of Education (MIJE).Volume 2 no.1: 64-71.
Mulyasa, H, E. 2009. Implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Kemandirian Guru dan Kepala Sekolah. Jakarta: Bumi Aksara.
Naim, N. 2012. Character Building Optimalisasi Peran Pendidikan Dalam Pengembangan Ilmu & Pembentukan karakter Bangsa. Jogyakarta: Ar Ruzz Media
Nel, Benita. 2012. Transformation of teacher identity through a Mathematical Literacy re-skilling programme. South African Journal of Education. www.researchgate.net . Diakses 20 Maret 2015 Pukul: 17.44 WIB
Nesher, Pearla, 1986, “Learning Mathematics A Cognitive Perspective”,Journal American Psychologist,th 41, No. 10, October 1986, hlm. 1114-1122.
Nieveen, Nienke. 1999. Prototyping to Reach Product Quality. In Jan Van den Akker. R.M. Branh,K. Gustafson, N. Nieveen & Tj. Plomp (Eds) Design Approaches and Tools in Education and Training (pp 125 – 135). Dordrecht, Nederland: Kluwer Academic Publisher.
Ninda, F.S. 2013. Analisis Kesesuaian Soal Ujian Nasional Matematika SMP Mengacu Pada Penilaian Programme For International Student Assessment (PISA). Tesis. Tidak dipublikasikan.
Novita, Rita. 2012. Exploring Primary Student’s Problem Solving Ability by Doing Tasks Like PISA’Question. Journal IndoMS J.M.E Vol.3 No.2 Juli 2012 hal. 133-150
Nur, M. & Wikandari, P.R. 2000. Pengajaran Berpusat Kepada Siswa Dan Pendekatan Konstruktivis Dalam Pengajaran. Surabaya : Universitas Negeri Surabaya University Press.
OECD. 2003. PISA 2003 Assessment Framework. http://www.oecd.org (16 Oktober 2012)
--------.2009a. Learning Mathematics for live: A View Persfective from PISA.: http://www.oecd.org . Diakses 16 Oktober 2012.
--------. 2009b. Take the Test: Sample Questions from OECD's PISA Assessment.: http://www.oecd.org. Diakses 16 Oktober 2012.
--------. 2009c. PISA 2009 Assessment Framework. http://www.oecd.org. Diakses 16 Oktober 2012
---------. 2013. PISA 2012 Assessment and Analytical Framework: Mathematics, Reading, Science, Problem Solving and Financial Literacy. Paris: OECD Publishing.
Oh Nam Kwon. 2001. Conceptualizing The Realistic Mathematics Education Approach In The Teaching And Learning Of Ordinary Differential Equations. Journal Math UOC. www.math.uoc. Diakses 7 Maret 2015.
Okumu L. & Garii B. 2008. Mathematics And The world: What Do Teachers Recognize As Mathematics In Real World Practice. The Montana Mathematics Enthusiast. Math UMT Journal. www.math.umt.edu.com . Diakses 14 Maret 2015
Ojose, B. (2011). Mathematics Literacy: Are We Able To Put The Mathematics We Learn Into Everyday Use? Journal of Mathematics Education. © Education for All June 2011, Vol. 4, No. 1, pp. 89-100 www.educationforatoz.com diakses 8 maret 2015
P4MRI. Karakteristik PMRI. Retrivied 11 Januari, www.p4mri.blogspot.com
Permendiknas no. 22 Tahun 2006
Pusat Kurikulum. 2007. Naskah Akademik Kajian Kebijakan Kurikulum SMK. Departemen Pendidikan Nasional: Badan Penelitian dan Pengembangan.
Reddy, V.Venugopal and Manjulika ,S. 2002. From Face-to-Face to Virtual Tutoring: Exploring the Potentials of E-Learning Support. Indira Gandhi National Open University. Diakses 1 Maret 2007.
Robert, L. Solso and Susan, A. Raynis, 1979 “ Prototype Formation From Imaged, Kinesthetically, and Visually Presented geometric Figured, Journal of Experimental Psychology: Human Perception and Performance,th. 1979, Vol. 5, No. 4, hlm. 701-712.
Russefendi, H. E. T. 2006. Pengantar Untuk Membantu Guru Mengembangkan Kompetensinya dalam Pengajaran Matematika untuk Meningkatkan CBSA. Bandung: TarWijayasito.
Ruth Wood and Jean Ashfield, 2008, The use of the interactive whiteboard for creative teaching and learning in literacy and mathematics: a case study r.h.wood@kingston.ac.uk diakses tanggal 22 Maret 2015
Sanjaya.1998..Internet Sumber Informasi Penting Bagi Profesional‖.Makalah Elektro Indonesia Vol.4 Hlm.17.
Sandström, M., et all. 2013. Displaying Mathematical Literacy – Pupils’ Talk about Mathematical Activities.Sciedu Journal. www.sciedu.ca/jct . Diakses 13 Maret 2015, Pkl 22.30
Sardiman, A. M, 2006. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Grafindo Persada.
Sembiring, dkk. 2008. Reforming Mathematics Learning in Indonesian Classrooms through RME. ZDM Mathematics Education (2008) 40: 927-939.
Shiel, G., Perkins, R., Close, S., & Oldham, E. (2007). PISA Mathematics: A Teacher's Guide. Dublin 2: The Stationery Office.
Siahaan, S. 2004. E-learning (Pembelajaran Elektronik) Sebagai Salah Satu Alternatif Jurnal Depdiknas. Pembelajaran http://www.depdiknas.go.id/Jurnal/42/ sudirman.htm (3 November 2006)
Simanulang, J. 2013. Pengembangan Bahan Ajar Materi Himpunan Konteks Laskar Pelangi Dengan Pendekatan Pendidkan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) Kelas VII Sekolah Menengah Pertama. Jurnal Pendidikan Nasional. http://ejournal.unsri.ac.id/index.php/jpm/article/view/1859 . Diakses 6 Maret 2015 pukul 17.02 WIB
Spangenberg, E. D. 2012. Thinking Styles of Mathematics and Mathematical Literacy Learners : Implications for Subject Choice. Pythagoras Journal. www.pythagoras.org.za diakses 13 Maret 2015
Stacey, K. 2010a. The View of Mathematical Literacy in Indonesia. Journal on Mathematics Education (IndoMS-JME), July 2011, Vol. 2: 1-24.
------------. 2010b. Mathematical and Scientific Literacy Around The World. Journal of Science and Mathematics Education in Southeast Asia 2012, Vol. 33 No.1:1-16.
-----------. 2011. The PISA View of Mathematical Literacy in Indonesia. IndoMS. JME. http://www.JME.IndoMS.com / search?q=google+translate&ie=utf-8&oe=utf8#q=Journal+Australia+Kaye+Stacey+Mathematical+Literacy&start=10 .Diakses 8 Maret 2015 Pukul 08.41 WIB
------------. 2015. The PISA View of Mathematical Literacy in Indonesia. JME. www.IndoMS.com diakses 7 Maret 2015
Sudjana. 2005. Metoda Statistika. Bandung: Alfa Beta.
Sugiman dan Kusumah, Yaya S. 2010. Dampak Pendidikan Matematika Realistik Terhadap Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa SMP. Journal IndoMS J. M. E Vol. 1 No. 1 Juli 2010 Hal. 41-51. www.IndoMS-JME.com diakses 6 Maret 2015
Sugiyono. 2009. Metoda Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfa Beta.
Suherman, Erman. 2003. Strategi Pembelajaran Matematika Kontemporer. Bandung: Jurusan Pendidikan Matematika Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Pendidikan Indonesia.
Sukestiyarno. YL. 2010. Olah Data Penelitian berbantuan SPSS. Semarang: UNNES.
Surati. 2014. Penerapan Pendekatan Realistic Mathematic Education Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Mtsn Model Palu Timur Pada Materi Penjumlahan Dan Pengurangan Bentuk Aljabar. Jurnal Untad www.jurnal.untad.ac.id diakses 7 Maret 2015)
Tahar, I dan Enceng. 2006. “Hubungan Kemandirian Belajar dan Hasil Belajar Pada Pendidikan Jarak Jauh”. Jurnal Pendidikan Terbuka dan Jarak Jauh Vol. 7 No 2 P.91-101
Thiagarajan, S., dkk. 1974. Instructional Development for Training Teachers of Exceptional Children, A Source Book. Blomington: Center of Inovation on Teaching the Handicapped Minnepolis Indiana University. Tersedia:http://www.eric.ed.gov/ PDFS/ED090725.pdf. (Diunduh: 8 September 2010)
Thompson, T.D dan Preston, R.2004.”Measurement in The Middle Grades Insights From NAEO and TIMSS. Journal for Research in Matjematics Education. Volume 9. Hal 518.
Van den Akker, J. 1999. Principles and Methods of Development Research. In J. van den Akker, R. M. Branch, K. Gustafson, N. Nieveen, & T. Plomp, Design Approaches and Tools in Education and Training (pp. 1-14). The Netherlands: Kluwer Academic Publishers.
Van den Heuvel-Panhuizen, M. 1996. Assesment and Realistic Mathematics Education. Utrecht: CD-β Press, Center for Science and Mathematics Education.
----------. 1998. Realistic Mathematics Education. Work in Progress. Retrivied 11 Januari, 2013, from http://www.fi.uu.nl/en/rme
Wardhani, S., & Rugmiati. 2011. Instrumen Penilaian Hasil Belajar Matematika SMP: Belajar dari PISA dan TIMMS . Yogyakarta: P4TK Matematika.
Wardono, 2012. Peningkatan Kompetensi Keprofesionalan Guru Matematika SMP Melalui Kolaborasi PTK Berbasis Pembelajaran Inovatif PMRI Pendikar di Semarang. Laporan penelitian telah diseminarkan.
Wardono dan Scolastika, M. 2014. The Realistic Learning Model With Character Education and PISA Assessment To Improve Mathematics Literacy. International Journal of Education and Research. http://www.ijern.com . Diakses 14 April 2015
Wardono, et all. 2015. The Realistic Scientific Humanist Learning With Character Education To Improve Mathematics Literacy Based On PISA. International Journal of Education and Research. http://www.ijern.com . Diakses 14 April 2015
Webb, et all. 2011. Design Research in the Netherlands: Introducing Logarithms Using Realistic Mathematics. Education.JMETC. www.tc.edu/jmetc diakses 6 Maret 2015
Wena, Made. 2009. Strategi Pembelajaran Inovatif Kontemporer: Suatu Tinjauan Konseptual Operasional. Jakarta:Bumi Aksara.
Wijaya, Ariyadi. 2012. Pendidikan Matematika Realistik: Suatu Alternatif Pendekatan Pembelajaran Matematika. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Widjaja, Wanty. 2013. “The Use Contextual Problem to Support Mathematics Learning”. Journal on Mathematics Education. Volume 4. Hal 157 – 168.
Wilkens, H. J., 2011. “Textbook approval systems and the Program for International Assessment (PISA) results: A preliminary analysis”. IARTEM e-Journal, Volume 4 No 2.
Wu, M. 2011. “Using PISA and TIMSS Mathematics Assessments to Identify the Relative Strengths of Students in Western and Asian Countries”. Journal of Research in Education Sciences, 2011, 56(1), 67-89.
Judah P. Makonye. 2014. Teaching Functions Using a Realistic Mathematics Education Approach: A Theoretical Perspective . Krepublishers Journal. www.krepublishers.com . diakses 7 Maret 2015, Pkl 19.00
Yunengsih, Y., Widiatmika, & Candrasari. 2008. Ujian Nasional: Dapatkah Menjadi Tolak Ukur Standar Nasional Pendidikan (Hasil Kajian Ujian Nasional Sekolah Menengah Pertama). Jakarta: Sampoerna Foundation.
Yuli Eko Siswono, Tatag. 2010. “ Leveling Students Creative Thinking In Solving and Posing Mathematics Problem”. Journal on Mathematics Education. Volume 1. Hal 17 – 40.
Zulkardi. 2005. Pendidikan Matematika Realistik Indonesia dan Implementasinya. Makalah pada Seminar Kenaikan jabatan dari Lektor Kepala ke Guru Besar Pendidikan Matematika pada tanggal 29 Maret 2005 di Inderalaya.
http://press.edmodo.com/ ( diakses 1 mei 2013)