Pengaruh Model PBL dan AFL Terhadap Motivasi dan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Kelas VII

Main Article Content

N. S. Intani
Masrukan Masrukan
Muhammad Kharis

Abstract

Pembelajaran matematika dengan menerapkan model Problem Based Learning (PBL) dan penilaian Assesessment for Learning (AfL) merupakan salah satu upaya alternatif yang dapat memaksimalkan kemampuan pemecahan masalah matematika dan motivasi belajar siswa. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis: (1) ada perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika dan motivasi belajar siswa antara yang menggunakan model PBL dan model ekspositori, (2) ada perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika dan motivasi belajar siswa antara yang menggunakan AfL dan AoL, (3) ada interaksi antara model dan asesmen terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika dan motivasi belajar, (4) pasangan model dengan asesmen apa yang memberikan nilai kemampuan pemecahan masalah matematika dan motivasi belajar siswa paling tinggi Kemampuan pemecahan masalah matematika dan motivasi belajar siswa dalam penelitian ini diuji secara terpisah. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain faktorial 2x2. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII semester genap SMPN 1 Mijen tahun ajaran 2015/2016. Sampel penelitian terdiri dari empat kelas (kelompok siswa). Teknik pengambilan sampel menggunakan multistage cluster sampling. Metode pengumpulan data menggunakan dokumentasi, tes, dan pengukuran dengan skala. Analisis data menggunakan uji proporsi,uji two ways anava, uji lanjut post hoc. Hasil penelitian menunjukkan: (1) kemampuan pemecahan masalah matematika dan motivasi belajar siswa yang menggunakan model PBL lebih baik dari model ekspositori, (2) kemampuan pemecahan masalah matematika dan motivasi belajar siswa yang menggunakan AfL lebih baik dari AoL, (3) ada interaksi antara model asesmen terhadap kemampuan pemecahan masalah dan motivasi belajar, (4) interaksi antara model PBL dengan AfL menghasilkan kemampuan pemecahan masalah matematika dan motivasi belajar paling baik.

Article Details

How to Cite
Intani, N. S., Masrukan, M., & Kharis, M. (2017). Pengaruh Model PBL dan AFL Terhadap Motivasi dan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Kelas VII. PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika, 12-21. Retrieved from https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/prisma/article/view/21527
Section
Articles

References

Balan, A. 2012. Assesment for Learning: A case study in mathematics education. Holmbergs: Malmo University.
Budiyono, et.al. 2014. Eksperimentasi Model Assessment for Learning (AfL) melalui strategi pemberian balikan dan Afl melalui teknik bertanya yang efektif ditinjau dari kecerdasan intrapersonal pada siswa SMP/ MTs kelas VII se-kota Surakarta tahun pelajaran 2013/2014. Jurnal Elektronik Pembelajaran matematika. ISSN: 2339-1685 Vol. 2, No. 1, halaman 77-87, maret 2014.
Creswell. J. W. 2012. Education Research: planning, conducting, and evaluating quantitative and qualitative research (4th ed). United States of America: Pearson Education, Inc.
Dindar, A. C. 2016. Student Motivation in Constructivist Learning Environment. Eurasia Journal of Mathematics, Science & Technology Education, 12(2), 233-247.
Fortunawaty, Y. S. 2010. Peningkatan Keaktifan dan Motivasi dalam Pembelajaran Matematika Melalui Assesment for Learning (AfL) dengan pendekatan umpan balik. Skripsi. Surakarta: FMIPA Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Gunatara, G., Suarjana. M., & Ristani. P. N. 2014. Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Kelas V. Jurnal Mimbar PGSD Universitas Pendidikan Ganesha, 2(1).
Kemendikbud. 2013. Materi Pelatihan Guru Implementasi Kurikulum 2013. Jakarta: Kemendikbud.
Mansyur. 2011. Pengembangan Model Assessment For Learning Pada Pembelajaran Matematika di SMP. Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan. 15(1).
Minarni, Ani. 2012. Pengaruh Pembelajaran Berbasis Masalah Terhadap Kemampuan Pemecahan Matematis. makalah dipresentesikan dalam Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika. FMIPA UNY.
Nabie, M. J. et al. 2013. Integrating Problem Solving and Investigations in Mathematics: Ghanaian Teachers’ Assessment Practices. International Journal of Humanities and Social Science, 15(3).
Ozturk, T. & Guven, B. 2016. Evaluating Students’ Beliefs in Problem Solving Process: A Case Study. Eurasia Journal of Mathematics, Science & Technology Education, 12(2), 411-429.
Padmavathy & Mareesh. 2013. Effectiveness of Problem Based Learning In Mathematics. International Multidisciplinary e-Journal. 2 (1) : 45-51. ISSN 2277 – 4262.
Putra, S. R. 2013. Desain Belajar Mengajar Kreatif Berbasis Sains. Jogjakarta: DIVA press.
Rusmono & Yusro. Pengaruh Strategi Pembelajaran dan Kecemasan Terhadap Hasil Belajar Matematika. Seminar Internasional. ISSN 1907-2066.
Rufiana, I.S. Pengembangan model AfL melalui self assessment pada pemeblajaran matematika di SMP terpadu Ponorogo. Prosiding Seminar Nasional Matematika 2014. ISBN: 978-602-1034-06-4.
Strobel, J. & Barneveld A. V. 2009. When is PBL More Effective? A Meta-synthesis of Meta-analyses Comparing PBL to Conventional Classrooms. Interdisciplinary Journal of Problem-Based Learning, 3(1).
Sukestiyarno. 2013. Olah Data Penelitian Berbantuan SPSS. Semarang: Universitas Negeri Semarang.
Wardani, S. & Rumiati. 2011. Instrumen Penilaian Hasil Belajar Matematika SMP (Belajar dari PISA dan TIMSS). Jakarta: Kementrian Pendidikan Nasional.
Young, E. 2005. Assesment for Learning : Embedding and extending. (Online). Tersedia di http: //www.Ltscotland.org.uk/assess/for/index.asp [diakses 20-1-2016].
Yuridis, et al. 2014. Eksperimentasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share Berbasis Assesment For Learning Pada Materi Bangun Ruang Sisi Datar Ditinjau Dari Kreativitas Siswa Kelas VIII SMP Negeri Se-kabupaten Ponorogo Tahun 2013/2014. Jurnal fkip uns. 2(9): 933-945. ISSN: 2339-1685.