Aktivitas Pembelajaran Matematika yang Dapat Melatih Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Siswa

Main Article Content

Hasan Djidu
Jailani Jailani

Abstract

Kemampuan berpikir tingkat tinggi merupakan salah satu kemampuan yang dibutuhkan siswa dalam menghadapi tantangan dunia global. Proses pembelajaran di kelas memiliki peran besar dalam meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa. Namun demikian, kemampuan berpikir tingkat tinggi bukan merupakan dampak langsung dari suatu proses pembelajaran. Kemampuan ini terbangun melalui lingkungan pembelajaran yang memfasilitasi siswa untuk mendayagunakan kemampuan berpikir tingkat tingginya.  Oleh karena itu, kemampuan berpikir tingkat tinggi harus dilatih dan dikembangkan melalui pembelajaran di kelas. Aktivitas siswa dalam pembelajaran yang dapat melatih kemampuan berpikir tingkat tinggi tersebut adalah: (1) berbagi ide matematika melalui diskusi kelompok; (2) mengidentifikasi dan  merumuskan hal-hal penting dari masalah; (3) penyelidikan dan pemecahan masalah; (4) mengkomunikasikan hasil pemecahan masalah; (5) mengevaluasi hasil dan menarik kesimpulan. Sementara itu, aktivitas guru yaitu: (1) menyajikan masalah; (2) mengorganisasikan siswa dalam kelompok belajar; (3) memberikan scaffolding (bantuan) selama proses penyelidikan hingga pada tahap penarikan kesimpulan; dan (4) menggunakan pertanyaan-pertanyaan tingkat tinggi.

Article Details

How to Cite
Djidu, H., & Jailani, J. (2017). Aktivitas Pembelajaran Matematika yang Dapat Melatih Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Siswa. PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika, 312-321. Retrieved from https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/prisma/article/view/21614
Section
Articles

References

Anderson, O.W & Krathwohl, D. R. 2001. Taxonomy of learning, teaching, and assessing. New York, NY: Longman.
Arends, R. 1997. Classroom Instruction and management. New York: McGraw-Hill Companies.
Arends, R. I., & Kilcher, A. 2010. Teaching for students learning: Becoming an accomplished teacher. New York, NY: Taylor & Francis.
Brookhart, S. M. 2010. How to assess higher-order thinking skills in your classroom. Alexandria, VA: ASCD.
Collins, R. 2014. Skills for the 21st century: teaching higher-order thinking. Curriculum & Leadership Journal, 12(14) (online). (https://goo.gl/XruZ35, diakses pada 19 Oktober 2016).
Goethlas, P.L. 2013. The pursuit of higher-order thinking in the mathematics classroom: a review. (online). (http://www.usma.edu/cfe/literature/goethals_13 diambil pada 25 Februari 2016)
Hopson, M., Sims, R., & Knezek, G. (2001). Using a technology enriched environment to improve higher-order thinking skills [Versi Elektronik]. Journal of Research on Technology in Education, 34(2), 109-119.
Huda, M. 2014. Model-model pengajaran dan pembelajaran: Isu-isu metodis dan paradigmatis. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Joyce, B., Weil, M., & Calhoun, E. 2004. Models of teaching (7th ed.). Boston, MA: Pearson Education, Inc.
Lee, D. E.. (2015). Using questions to develop students' higher-order thinking skills : a primary english teacher's beliefs and practices. (Thesis). University of Hong Kong, Pokfulam, Hong Kong SAR. (online). (https://goo.gl/fShwvs diakses pada 14 Oktober 2016).
Miri, B., David, B.-C., and Uri, Z. 2007. Purposely teaching for the promotion of higher-order thinking skills: A Case of Critical Thinking. Research in Science Education, Vol. 37, pp. 353-369.
Moseley, D., Baumfield, V., Elliott, J., Gregson, M., et al. 2005. Frameworks for thinking - A handbook for teaching and learning. New York, NY: Cambridge University Press.
Muijs, D., & Reynold, D. 2011. Effective teaching: Evidence and practice (3rd ed.). London: SAGE.
NCTM. 2000. Principles and standards for school mathematics. Reston, Va: The National Council of Teachers of Mathematics.
Posamentier, A. S., Smith, B. S., & Stepelman, J. 2010. Teaching secondary mathematics: Teaching and enrichment units. Boston, MA: Pearson Education, Inc
Protheroe, N. 2007. What does good math instruction look like?. Principal, 7(1), pp. 51-54 (online). (https://goo.gl/gBL6iy diakses pada 19 Oktober 2016).
Ramirez, R., & Ganaden, M. 2008. Creative activities and students' higher order thinking skills. Education Quarterly, 66(1), 22-33.
Ramos, J. L., Dolipas, B. B., & Villamor, B. B. (2013). Higher Order Thinking Skills and Academic Performance in Physics of College Students: A Regression Analysis. International Journal of Innovative Interdisciplinary Research, IV, 46-80.
Rubin, J., & Rajakaruna, M. 2015. Teaching and assessing higher order thinking in the mathematics classroom with clickers. Mathematics Education, 10(1), 37-51.
Suherman, E. Turmudi, Suryadi, D., Herman, T., Suhendra, Prabawanto, S., Nurjanah, & Rohayati, A. 2008. Strategi Pembelajaran Matematika Kontemporer. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia
Sumarmo, U., & Nishitani, I. 2010. High level mathematical thinking: Experiments with high school and under graduate students using various approach and strategies. Diambil pada 25 Februari 2016, dari https://goo.gl/5ilIwi.