Pengembangan Buku Ajar Geometri Ruang Berbantuan Portofolio Terprogram untuk Memfasilitasi Kemampuan Berpikir Kritis

Main Article Content

Bambang Eko Susilo

Abstract

Kemampuan berpikir kritis mahasiswa pengambil mata kuliah Geometri Ruang masih lemah. Hal ini nampak dalam menyelesaikan soal pembuktian (problem to proof) mahasiswa masih menyelesaikan secara algoritmik atau prosedural. Kelemahan mahasiswa dalam berpikir kritis berdampak pada mahasiswa kurang mandiri dalam belajar, sehingga diperlukan upaya solusi, salah satunya dengan pengembangan buku ajar berbantuan portofolio terprogram yang dapat memfasilitasi kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Buku ajar geometri ruang dikembangkan dengan memuat capaian pembelajaran dan indikator, uraian materi, rangkuman, tugas portofolio terprogram, dan latihan yang didesain untuk memfasilitasi kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Buku ajar geometri ruang tersebut dikembangkan dengan model pengembangan yang diadaptasi dari Borg & Gall yang meliputi penelitian dan pengumpulan data, perencanaan, pengembangan draf produk, uji coba lapangan awal, merevisi hasil uji coba dan penyempurnaan produk akhir, serta diseminasi dan implementasi. Pengembangan, buku ajar geometri ruang yang telah dilakukan memiliki nilai kelayakan dengan kategori baik dan respon positif dari mahasiswa.

Article Details

How to Cite
Susilo, B. E. (2017). Pengembangan Buku Ajar Geometri Ruang Berbantuan Portofolio Terprogram untuk Memfasilitasi Kemampuan Berpikir Kritis. PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika, 368-376. Retrieved from https://journal.unnes.ac.id/sju/prisma/article/view/21639
Section
Articles

References

Hock, Ui Cheah. 2008. Introducing Mathematical Modelling to Secondary School Teachers: A Case Study. Malaysia: The Mathematics Educator 2008. Vol. 11. No. 1/2. 21-32.
Kurniasih, AW. 2012. Scaffolding sebagai Alternatif Upaya Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Matematika. JURNAL KREANO, ISSN : 2086-2334, Vol 3 (2): 113-124
Kusni. 2012. Model Proving-Theorem Untuk Meningkatkan Self Concept, Self Efficacy, Dan Self Esteem Sebagai Penunjang Pembentukan Manusia Berkarakter Dan Berdaya Saing. Laporan Penelitian Hibah PHKI Tema B.
McMahon, G. P., 2007. Getting the HOTS with what’s in the box: Developing higher order thinking skills within a technology-rich learning environment. Thesis presented for the Degree of Doktor of Philosophy of Curtin University of Technology.
Nu’man, Mulin. 2015. Pengembangan Bahan Ajar Geometri Transformasi Berdasarkan Problem Based Learning Untuk Memfasilitasi Kemampuan Komunikasi Matematis Mahasiswa Pendidikan Matematika UIN Sunan Kalijaga. Prosiding Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika UMS 2015, ISBN : 978.602.361.002.0, hal. 345-354
Susilo, BE, & Kharisudin, I. 2010. Improving The Autodidact Learning of Student On Kalkulus Through Cooperative Learning “Student Teams Achievement Division” By Portfolio Pragrammed”, Jurnal Penelitian Pendidikan LP2M UNNES, ISSN 1978-8304 Volume 27, Nomor 1, April 2010, halaman: 83-88
Susilo, BE. & Mulyono. 2012. Analisis Kesulitan Belajar Mahasiswa pada Materi Hal Sejajar, Bersilangan, dan Tegak Lurus dalam Pembelajaran Geometri Ruang Ditinjau dari Gaya Belajar Mahasiswa. Prosiding Seminar Nasional MIPA UNNES 2012, ISBN : 978-602-18553-2-4, hal. 465-474
Wood, T., Williams, G., & McNeal, Betsy. 2006. Children‟s Mathematical Thinking in Different Classroom Cultures. Journal for Research in Mathematis Education. Vol 37(3), pp. 222-255.