Kemampuan Literasi Matematika Siswa pada Pembelajaran Problem Based Learning dengan Tinjauan Gaya Belajar

Main Article Content

Dewi Yanwari Madyaratria
Wardono Wardono
Andreas Priyono Budi Prasetyo

Abstract

Artikel konseptual ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran matematika dengan menggunakan model Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan literasi matematika ditinjau dari gaya belajar siswa. Literasi matematika merupakan kemampuan seseorang untuk merumuskan, menerapkan dan menafsirkan matematika dalam berbagai konteks. Termasuk kemampuan melakukan penalaran secara matematis dan menggunakan konsep, prosedur, dan fakta untuk menggambarkan, menjelaskan atau memperkirakan suatu fenomena. Terdapat tujuh komponen kemampuan yang terdapat dalam literasi matematis yaitu (1) komunikasi, (2) matematisasi, (3) menyajikan kembali, (4) menalar dan memberi alasan, (5) menggunakan strategi pemecahan masalah, (6) menggunakan simbol, bahasa formal dan teknik, (7) menggunakan alat matematika. Hasil kajian diperoleh bahwa diprediksi pembelajaran problem based learning dengan tinjauan gaya belajar merupakan pembelajaran yang efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan literasi matematika.

Article Details

How to Cite
Madyaratria, D. Y., Wardono, W., & Prasetyo, A. P. B. (2019). Kemampuan Literasi Matematika Siswa pada Pembelajaran Problem Based Learning dengan Tinjauan Gaya Belajar. PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika, 2, 648-658. Retrieved from https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/prisma/article/view/29213
Section
Articles

References

Arrends, R.I. 2012. Learning To Teach (9th ed). New York: Mc Graw-Hill Companies, Inc.
Barrett, T. & Cashman, D. 2010. A Practitioners’ Guide to Enquiry and Problem-based Learning. Dublin: UCD Teaching and Learning.
Budhiharti, S.J. dan Suyitno, H. 2017. Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Ditinjau dari Karakter Kreatif dalam Pembelajaran MEA Berbantuan Modul Scientific. Unnes Journal of Mathematics Education Research. Vol. 6 (1). 10 halaman (p. 38 – 47).
Cavas, B. 2010. A Study on Pre-service Science, Class, and Mathematics Teachers’s Learning in Turkey. Science Education International Journal. Vol. 21 (1). 15 halaman (p. 47 – 61).
Dinni, H. N. 2018. HOTS (High Order Thinking Skills) dan Kaitannya dengan Kemampuan Literasi Matematika. PRISMA, PROSIDING SEMINAR NASIONAL MATEMATIKA. PRISMA 1. 7 halaman (p. 170 – 176).
Fakhriyah, F. 2014. Penerapan Problem Based Learning dalam Upaya Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia. Vol. 3 (1). 7 halaman (p. 95 – 101).
Indah, N., Mania, S. Dan Nursalam. 2016. Peningkatan Kemampuan Literasi Matematika Siswa Melalui Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning di kelas VII SMP Negeri 5 Pallangga Kabupaten Gowa. MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran. 4 (2). 11 halaman (p. 200 – 210).
Larasaty, B. M., Mustiani dan Pratini, H. S. 2018. Peningkatan Kemampuan Literasi Matematika Siswa Kelas VII SMP BOPKRI 3 Yogyakarta Melalui Pendekatan PMRI Berbasis PISA pada Materi Pokok SPLDV. Prosiding Seminar Nasional Etnomatnesia. 12 halaman (p. 622 – 633).
Lestari, P.D., Dwijanto, dan Hendikawati, P. 2016. Keefektifan Model Problem-Based Learning dengan Pendekatan Saintifik terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah dan Kemandirian Belajar Peserta Didik Kelas VII. Unnes Journal of Mathematics Education. Vol. 5 (2). 8 halaman (p. 146 – 153).
Montgomery, S. M. & Groat, L. N. 1998. Student Learning Styles and Their Implications for Teaching. Ann Arbor: The Center for Research on Learning and Teaching at the University of Michigan.
NCTM. 2000. Principles and Standards for School Mathematics. Reston, VA: NCTM.
Nolaputra, A.P., Wardono dan Supriyono. 2018. Analisis Kemampuan Literasi Matematika pada Pembelajaran PBL Pendekatan RME Berbantuan Schoology Siswa SMP. PRISMA 1. Prosiding Seminar Nasional Matematika. 15 halaman (p. 18 – 32).
OECD. 2010. PISA 2012 Matemathics Framework. Paris: PISA, OECD Publishing.
OECD. 2013. PISA 2012 Results: What Students Know and Can Do: Student Performance in Mathematics, Reading and Science. (Volume 1). Paris: PISA- OECD Publishing.
Ojose, B. 2011. Mathematics Literacy: Are We Able To Put The Mathematics We Learn Into Everyday Use? Journal of Mathematics Education. 4 (1). 12 halaman (p. 89 – 100).
Pamungkas, R., Probosari, R.M., dan Puspitasari, D. 2015. Peningkatan Literasi Membaca melalui Penerapan Problem Based Learning pada Pembelajaran Biologi Siswa Kelas X MIA 1 SMA N 1 Boyolali Tahun Pelajaran 2014/2015. Seminar Nasional Pendidikan Sains. 7 halaman (p. 406 – 412).
Pujiastutik, H. 2018. Peningkatan Sikap Literasi Sains Mahasiswa Melalui Model Pembelajaran Problem Based Learning pada Mata Kuliah Parasitologi. Jurnal Biogenesis. Vol. 14 (2). 6 halaman (p. 61 – 66).
Ramadan, et al. 2011. An Investigation of The Learning Style of Prospective Educators. The Online Journal of New Horizons in Education. Vol. 1. 6 halaman (p. 1 – 6).
Stecey, K & Tuner, R. 2015. Assessing Mathematical Literacy: The PISA experience, Australia: Springer.
Steen, L., & Turner, R. 2007. Developing Mathematical Literacy. In Blum, W., Galbraith, P., Henn, H-W., & Niss, M (Eds), Modeling and Aplication in Mathematics Education- The 14th ICMI Study (p. 285 – 294). New York: Springer.
Syawahid, M. dan Putrawangsa, S. 2017. Kemampuan Literasi Matematika Siswa SMP ditinjau dari Gaya Belajar. Jurnal Tadris Matematika. Vol. 10 (2). 19 halaman (p. 222 – 240).