Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Dan Percaya Diri Siswa Kelas VII SMPN 39 Semarang Melalui PBL Berbantuan Kartu Masalah

Main Article Content

Tintrim Sri Rejeki
Rini Wulandari
Kristina Wijayanti

Abstract

Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan guru mata pelajaran matematika SMPN 39 Semarang diperoleh bahwa permasalahan pembelajaran matematika di kelas VII adalah rendahnya kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal-soal cerita dan siswa cenderung tidak percaya diri mempresentasikan hasil kerjanya. Salah satu model pembelajaran yang cukup efektif dalam mengatasi permasalahan dalam matematika adalah PBL (Problem Based Learning). Kartu masalah merupakan media yang menyajikan permasalahan dalam bentuk kartu bergambar yang unik untuk menarik perhatian siswa.


Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek Penelitian adalah 32 siswa kelas VII A SMP Negeri 39 Semarang Tahun Pelajaran 2018/2019. Penelitian tindakan kelas dilaksanakan dalam dua siklus. Teknik pengumpulan data melalui observasi, angket, dan tes. Teknik tes yang digunakan peneliti berupa tes uraian. Kriteria keberhasilan dalam PTK ini adalah 1) rata-rata nilai kemampuan pemecahan masalah matematika siswa ;  2) minimal 75% siswa memperoleh nilai kemampuan pemecahan masalah matematika ; 3) siswa mempunyai sikap percaya diri “tinggi” atau “sangat tinggi”.


Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika siswa pada siklus satu dengan rata-rata 71,875 dan ketuntasan kelas sebesar 62,50% kurang dari syarat indikator keberhasilan yang diharapkan sebesar 72, sementara siklus dua rata-rata meningkat menjadi 76,875 dengan ketuntasan kelas sebesar 78,125% memenuhi indikator keberhasilan yang diharapkan dalam penelitian ini. Sikap percaya diri siswa pada siklus satu dan siklus dua berkriteria tinggi, namun rata-rata persentasenya mengalami peningkatan dari siklus satu sebesar 75,36% meningkat menjadi 78,65% pada siklus dua.

Article Details

How to Cite
Rejeki, T. S., Wulandari, R., & Wijayanti, K. (2019). Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Dan Percaya Diri Siswa Kelas VII SMPN 39 Semarang Melalui PBL Berbantuan Kartu Masalah. PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika, 2, 770-777. Retrieved from https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/prisma/article/view/29267
Section
Articles

References

Akınoğlu, O. & Tandoğan, R. O. 2007. The Effects of Problem-Based Active Learning in Science Education on Students’ Academic Achievement, Attitude and Concept Learning. Eurasia Journal of Mathematics, Science & Technology Education, 3(1):71-81. Tersedia di http://ejmste.com/v3n1/EJMSTEv3n1_Akinoglu.pdf [diakses pada 13-06-2018].
Anggraini, et al. 2015. Keefektifan Pembelajaran CORE Berbantuan Kartu Kerja pada Pencapaian Kemampuan Masalah Matematika dan Kepercayaan Diri Siswa Kelas VIII. Unnes Journal of Mathematics Education, 4(3): 1-9. Tersedia di http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ujme/article/viewFile/%208497%20/5658. Diakses pada tanggal 24 Maret 2018
Awang, Halizah dan Ishak Ramli.2008. Creative Thinking Skill Approach Through Problem Based Learning: Pedagogy and Practice in the Enginering Clasroom. Internasional Journal of Human and Social Sciences. 3(1), 18-23.
Clarkson, L. M. C. et al. 2017. How Confidence Relates To Mathematics Achievement: A New Framework. Proceeding of The 9th International Mathematics Education and Society Conference. Vol.1. Tersedia di http://mes9.ece.uth.gr/portal/images/proceedings/MES9ProceedingslowVolume1.pdf [diakses pada 21-03-2018].
Grønmo, L. S., Lindquist, M., Arora, A., & Mullis, I. V. (2015). TIMSS 2015 mathematics framework. TIMSS, 11-27.
Gufron, M.&R. S. Rini, S.., 2011. Teori-teori Psikologi. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
Hendriana, H. 2014. “Mathematical Connection Ability and Self-Confidence”, International Journal of Education, Vol. 8 No. 1 December 2014, p. 8.
Kompas. 2017. http://edukasi.kompas.com/read/2017/09/19/13445611diakses tanggal 24 Maret 2018.
Liu, X. & H. Koirala. (2009). The Effect of Mathematics Self-Efficacy on Mathematics Achievement of High School Students. Northeastern Educational Research Association. Tersedia di http://digitalcommons. uconn.edu/cgi/. [diakses 30-9-2018].
Marojahan Panjaitan, Sri R Rajagukguk. 2017. Upaya Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa dengan Menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning di Kelas X SMA. Jurnal Inspiratif, Vol. 3 No. 2 Agustus 2017. Tersedia di http://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/jpmi/article/download/8880/7728 [diakses pada 1-9-2018]
NCTM. 2000. Principles and Standards for School Mathematics. Reston, VA: The National Council of Teachers of Mathematics, Inc.
Rahmawati, N.T., Junaedi, I. & Kurniasih, A.W. 2013. Keefektifan Model
Pembelajaran SSCS Berbantuan Kartu Masalah terhadap Kemampuan
Pemecahan Masalah Siswa. Unnes Journal of Mathematics Education, vol 2 no 3 2013. Tersedia di http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ujme/article/view/3447/3122
[diakses 06-09-2018].
Rochmad. 2017. Penelitian Tindakan Kelas. Semarang: UNNES Press.
Trianto. 2014. Mendesain Model Pembelajaran Inovatif, Progresif, dan Kontekstual. Jakarta: Prenadamedia Group
Wena, Made. 2009. Strategi Pembelajaran inovatif Kontemporer Suatu Tinjauan Konseptual Operasional. Jakarta: Bumi Aksara
Zaini, N. K., et al. 2016. Peningkatan Kemapuan Pemecahan Masalah Dan
Pengembangan Karakter Siswa Kelas VII Melalui Model
PBL Berbantuan Scaffolding. UNNES Journal of Mathematics Education 5 (1) (2016). Tersedia di http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ujme [diakses pada 13-08-2018]