Pembentukan Karakter Kerja Keras dan Kemampuan Pemecahan Masalah Melalui Pembelajaran Berbantuan Modul Etnomatematika dan Pendampingan dengan Teknik Scaffolding

Main Article Content

Dwi Yuniarti
YL Sukestiyarno

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis keefektivan penerapan pendampingan dengan teknik scaffolding pada pembelajaran matematika dengan modul berbasis etnomatematika untuk menumbuhkan kerja keras peserta didik guna mencapai sukses kemampuan pemecahan masalah materi volume kubus dan balok kelas V. Pendampingan belajar dilakukan dengan cara peserta didik diberikan modul untuk dipelajari pada periode waktu tertentu dan diberi pendampingan belajar. Penelitian ini dilakukan dengan metode campuran (mixed method) dengan variabel yaitu karakter kerja keras dan Kemampuan pemecahan masalah. Data diambil dengan observasi kerja keras dan tes kemampuan pemecahan masalah selanjutnya diolah dengan uji banding t, regresi dan uji gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran efektif: (1) perangkat yang dikembangkan valid dengan kriteria sangat valid untuk modul etnomatematika dan panduan panduan pendampingan, (2) kemampuan pemecahan masalah mencapai ketuntasan klasikal, dengan 91,3% mencapai ketuntasan individual, (3) adanya pengaruh positif karakter kerja keras terhadap kemampuan pemecahan masalah sebesar 64,9% dan (4) Adanya peningkatan kerja keras dari pendampingan I ke V pada subjek (gain peningkatan: 0,5; 0,6; 0,85; 0,49; 0,48; 49) dengan rata-rata nilai gain 0,53. Disimpulkan karakter kerja keras dan kemampuan pemecahan masalah matematis  peserta didik terbentuk.

Article Details

How to Cite
Yuniarti, D., & Sukestiyarno, Y. (2020). Pembentukan Karakter Kerja Keras dan Kemampuan Pemecahan Masalah Melalui Pembelajaran Berbantuan Modul Etnomatematika dan Pendampingan dengan Teknik Scaffolding. PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika, 3, 279-284. Retrieved from https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/prisma/article/view/37561
Section
Articles

References

Bikmaz, F.H, dkk. Scaffolding Strategies Applied by Student Teachers to Teach Mathematics.The International Journal of Research in Teacher Education 1. Special Issue. pp. 25-36
Cahyaningrum, Nugraheni. (2016). Pembelajaran REACT Berbantuan Modul Etnomatematika Mengembangkan Karakter Cinta Budaya Lokal dan Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah. Tesis. Semarang : Universitas Negeri Semarang
Chairani. (2015). scaffolding dalam pembelajaran matematika
D’Ambrosio, Ubiratan. (1985). Ethnomathematics and its place in the history and Pedagogy of Mathematics. For the Learning Mathematics. 5(1). 44-48
Depdiknas. 2008. Penulisan Modul. Dirjen PMPTK
Hardiarti, Sylviani. (2017). Etnomatematika: Aplikasi Bangun Datar Segiempat Pada Candi Muaro Jambi. Aksioma. 99-110.
Hartoyo, Agung. (2012). Eksplorasi Etnomatematika Pada Budaya Masyarakat Dayak Perbatasan Indonesia-Malaysia Kabupaten Sanggau Kalbar. Jurnal Penelitian Pendidikan, 13(1) : 14-23.
Hasan, S. H., dkk. (2010). Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa. Materi disajikan sebagai bahan pelatihan Penguatan Metodologi Pembelajaran berdasarkan Nilai-Nilai budaya untuk Membentuk Daya Saing dan Karakter Bangsa. Yogyakarta : PPPPTK
Ibrohim, M Maulana Malik. (2017). Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah dan Karakter Kerja Keras Melalui Pembelajaran Discovery Learning dengan Strategi Scaffolding Materi Trigonometri. Tesis. Semarang : Universitas Negeri Semarang
Kementrian Pendidikan Nasional. (2010). Bahan Pelatihan: Penguatan Metodologi Pembelajaran Berdasarkan Nilai-Nilai Budaya Untuk Membentuk Daya Saing dan Karakter Bangsa. Jakarta: badan Penelitian dan Pengembangan Pusat Kurikulum Kemendiknas
Kuswana, W. S. (2012). Taksonomi Kognitif: Perkembangan Ragam Berpikir. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Laurens, Theresia. (2016). Analisis Etnomatematika dan Penerapannya dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran. Lemma. 86-96.
National Council of Teachers of Mathematics. (2000). Principles and Standards for School Mathematics. Reston, VA: NCTM.
Nuh, Zulkifli M dan Dardiri. (2016). Etnomatematika dalam Sistem Pembilangan Pada Masyarakat Melayu Riau. Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan. 220-238
Polya, G. (1973). How to Solve it: A New Aspect of Mathematical Method (2nd ed). Priceton, New Jersey: Priceton University Press
Putri, Linda Indiyarti. (2017). Eksplorasi Etnomatematika Kesenian Rebana Sebagai Sumber Belajar Matematika Pada Jenjang MI. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 4(1): 21-31.
Schoenfeld, Alan. (1989). Teaching Mathematical Thinking and Problem Solving. Current Cognitive Research
Suprihatin, S. (2015). Upaya guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Jurnal Pendidikan Ekonomi UM Metro, 3(1), 73-82.
Suryosubroto. (1983). Sistem Pengajaran Dengan Modul. Yogyakarta: Bina Aksara
Taneo, P. N., Suyitno, H., & Wiyanto, W. (2015). Kemampuan Pemecahan Masalah Dan Karakter Kerja Keras Melalui Model SAVI Berpendekatan Kontekstual. Unnes Journal of Mathematics Education Research, 4(2).
Wahyuni, A., Tias, A. A. W., & Sani, B. (2013). Peran Etnomatematika dalam Membangun Karakter Bangsa. Makalah Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika. Prosidin. Jurusan Pendidikan Matematika FMIPA UNY. Yogyakarta: UNY.