Pengaruh model problem based learning dengan immediate feedback assesment technique terhadap pencapaian komunikasi matematis

Main Article Content

Iva Lutviana
Kartono Kartono
Isnarto Isnarto

Abstract

Komunikasi yang baik diperlukan dalam sebuah pembelajaran guna tercapainya tujuan pembelajaran. Rendahnya kemampuan dalam komunikasi matematis yang dialami oleh siswa memiliki dampak yang cukup signifikan dalam memahami konsep matematika secara benar. Siswa yang memiliki kemampuan komunikasi matematika yang baik cenderung dapat membuat berbagai representasi yang beragam, sehingga lebih mudah dalam mendapatkan alternatif penyelesaian dari berbagai permasalahan matematika. Seorang pendidik harus mampu mendesain dan memilih model pembelajaran yang sesuai dengan tema dan kompetensi dasar yang harus dicapai oleh siswa. Sehubungan dengan model pembelajaran, penulis mencoba untuk menggali model Problem Based Learning dimana model pengajarannya bercirikan permasalahan nyata sebagai konteks pembelajaran yang akan penulis kaitkan dengan Immediate Feedback Assesment Technique (IF-AT). Teknik IF-AT merupakan teknik penilaian umpan balik langsung ketika sedang melakukan komunikasi atau pembelajaran supaya ketika pembelajaran berakhir jawaban yang diberikan siswa bernilai benar. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh model Problem Based Learning dengan Immediate Feedback Assesment Technique terhadap pencapaian Komunikasi Matematis siswa. Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian kuantitatif dimana metode ini lebih menekankan pada aspek pengukuran secara objektif.

Article Details

How to Cite
Lutviana, I., Kartono, K., & Isnarto, I. (2020). Pengaruh model problem based learning dengan immediate feedback assesment technique terhadap pencapaian komunikasi matematis. PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika, 3, 247-251. Retrieved from https://journal.unnes.ac.id/sju/prisma/article/view/37601
Section
Articles

References

Baroody, A. J. (1993). Problem Solving, Reasoning, and Communicating, K-8 Helping Children Think Mathematically. New York Macmillan Publishing Company.
Choridah, D. T. (2013). Peran Pembelajaran Berbasis Masalah untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi dan Berpikir Kreatif Serta Disposisi Matematis Siswa SMA. Jurnal Ilmiah Program Studi Matematika STKIP Siliwangi Bandung, 2 (2), 194 - 202.
Dihoff, R. E., Brosvic, G. M. & Epstein, M. L. 2005. The Role of Feedback during Academic Testing: the Delay Retention Effect Revisited. (Online). (http://www.epsteineducation.com, diakses 20 September 2019).
Greenes, C. & Schulman, L. (1996). “Communication Process in Mathematical Explorations and Investigations”. In P. C. Elliot and M.J Kenney (Eds.). 1996 Yerbook. Communication in Mathematics. K-12 and Beyond. USA: NCTM.
Haryoko, S. 2010. Efektivitas Strategi Pemberian Umpan Balik terhadap Kinerja Praktikum Mahasiswa D3 Jurusan Teknik Elektronika. (Online). (http://journal.uny.ac.id/index.php/cp/article/view/4194, diakses 20 September 2019).
Hastuti, S. K. (2016). Strategi Konflik Kognitif dengan Model PBL untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif dan Keberanian Mengemukakan Ide. (Doctoral Dissertation). Universitas Negeri Semarang. Semarang.
Hendriana, et al. (2018). Hard Skills dan Soft Skills Matematik Siswa. Bandung: PT. Refika Aditama.
Hermawati, L. 2014. Self Efficacy dan Hasil Belajar Kimia antara Siswa yang Diberikan Immediate Feedback dan Delay Feedback di SMA. (Online). (http://jurnal.untan.ac.id/index.php/jpdpb/article/view/8361, diakses 20 September 2019).
Kehrer, P., Kelly, K., & Heffernan, N. 2013. Does Immediate Feedback While Doing Homework Improve Learning. (Online). (http://www.aaai.org/ocs/index.php/FLAIRS/FLAIRS13/paper/view/5938, diakses 20 September 2019).
Kusumah, Y. S. (2008). Konsep, Pengembangan dan Implementasi Computer Based Learning dalam Peningkatan Kemampuan High Order Mathematics Thinking. (Seminar Penggunaan ICT). Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.
Miller, G. 2010. Visible Learning by John Hattie (2009) Summary by Gerry Miller (North Tyneside EAZ Consultant). (Online). (https://www.google.co.id/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=1&cad=rja&uact=8ved=0ahUKEwiEnP2bqcHQAhUMuI8KHSd6AOUQFgghMAA&url=http%3A%2F%2Fgrowthmindseteaz.org%2Ffiles%2FVisible_Learning_by_j_Hattie_draft_Summary.doc&usg=AFQjCNFJsHMWMuai5g-qDwiVYib_zVOrvQ, diakses 20 September 2019).
Mufida, M. (2015). Analiss Kemampuan Komunikasi Matematis pada Model PBL dengan Pendekatan Saintifik Berdasarkan Gaya Belajar siswa Kelas VIII. (Skripsi). Universitas Negeri Semarang. Semarang.
Omonia, A. O., & Omomia, T. A. (2014). Relevance of Skinner’s Theory of Reinforcement on Effective School Evaluation and Management. European Journal of Psychological Studies. 4 (4): 174-180.
PISA. 2014. (Online). (https://nces.ed.gov/pubs2014/201424_tables.pdf, diakses 20 September 2019).
TIMSS (Trends in International Mathematics and Study). 2011. (Online). (http://timssandpirls.bc.edu/data-release-2011/pdf/Overview-TIMSS-and-PIRLS-2011-Achievement.pdf, diakses tanggal 20 September 2019).
Wardono, Waluya, B., Kartono., Mulyono, & Mariani, S. (2018). Development of Innovative Problem Based Learning Model with PMRI-Scientific Approach Using ICT to Increase Mathematics Literacy and Independence-Character of Junior High School Students. Journal of Physics: Conference, 938(012099), 1-9.
Zanthy, S. L. (2011). Peningkatan Pemahaman Matematik Siswa MTs dengan Menggunakan Virtual Manipulative dalam Contextual Teaching and Learning (CTL). (Master’s Thesis). Pascasarjana UPI: tidak dipublikasikan.