Proses Berpikir Relasional Siswa Auditorial dalam Memecahkan Masalah Matematika

Main Article Content

Nurrahmah Nurrahmah

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses berpikir relasional siswa yang memiliki gaya belajar auditorial dalam memecahkan masalah matematika. Metode yang digunakan pada penelitian ini ialah analisis deskriptif, dan dua siswa yang memiliki gaya belajar auditorial dipilih sebagai subjek penelitian dengan ketentuan telah menyelesaikan masalah yang diberikan. Instrumen yang digunakan berupa angket gaya belajar, soal tes pemecahan masalah, dan pedoman wawancara. Berdasarkan analisis data, dari 32 siswa kelas VIII-6 SMP Negeri 6 Malang, terdapat 6 siswa yang memiliki gaya belajar auditorial. Kemudian hasil kajian menujukkan bahwa kedua siswa auditorial mampu membangun relasi berdasarkan unsur informasi dalam masalah atau pengetahan sebelumnya, dan mampu membangun relasi dengan menggunakan sifat/struktur matematika pada langkah penyelesaian masalah. Namun, pada langkah memeriksa kembali, kedua siswa auditorial  tersebut tidak melakukan aktivitas berpikir relasional.

Article Details

How to Cite
Nurrahmah, N. (2020). Proses Berpikir Relasional Siswa Auditorial dalam Memecahkan Masalah Matematika. PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika, 3, 296-305. Retrieved from https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/prisma/article/view/37623
Section
Articles

References

Aljaberi, N. M. (2015). University Students’ Learning Styles and Their Ability to Solve Mathematical Problems. International Journal of Business and Social Science, 6(4), 152-164.
Baiduri. (2013). Profil Berpikir Relasional Siswa SD Dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Ditinjau dari Kemampuan Matematika dan Gender. (Doctoral Dissertation). Universitas Negeri Surabaya. Surabaya.
Baiduri, Budayasa, I. K., Lukito, A. & Sutawijaya A. (2013). Analisis Proses Berpikir Relasional Siswa Sekolah Dasar Membuat Perencanaan Penyelesaian Masalah Matematika (Kasus Siswa Berkemampuan Matematika Rendah). Prosiding Konferensi Nasional Pendidikan Matematika V, 310-323. Malang.
Cai, J. (2003). What Research Tells Us About Teaching Mathematics Through Problem Solving. In F. Lester (Ed.). Research and Issues in Teaching Mathematics Through Problem Solving. Reston.
Creswell, J. W. (2012). Educational Research “Planning, Conducting, and Evaluating Quantitative and Qualitative Research”. USA : Pearson.
DePorter, B. & Hernacki, M.. (2010). Quantum Learning: Membiasakan Belajar Nyaman dan Menyenangkan. Bandung: Kaifa.
Fathani, A. H. (2013). Gaya Belajar Siswa dalam Menyelesaikan Masalah Matematik Ditinjau dari Tingkat Kecenderungan Kecerdasan Matematik dan Linguistik. Prosiding Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika, 19-31. Malang.
Firdaus, H. P. E. (2017). Analisis Proses Menyelesaikan Masalah Matematika Berdasarkan Gaya Belajar Siswa Sekolah Dasar pada Materi Operasi Perkalian dan Pembagian Pecahan. Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika, 1(1), 38-49.
Garner-O’Neale, L. D., & Harrison, S. (2013). An Investigation of the Learning Styles and Study Habits of Chemistry Undergraduates in Barbados and Their Effect as Predictors of Academic Achievement in Chemical Group Theory. Journal of Educational and Social Research, 2(3), 107-122.
Hasanah, N., Mardiyana, M., & Sutrima, S. (2013). Analisis Proses Berpikir Siswa dalam Memecahkan Masalah Matematika Ditinjau dari Tipe Kepribadian Extrovert-Introvert dan Gender. Jurnal Pembelajaran Matematika, 1(4), 422-434.
Hejný, M., Jirotková, D. & Kratochvilová, D. (2006). ”Early conceptual thinking”. In Novotná, J., Moraová, H., & Krátká, M. (Eds.). Proceedings 30thConferences of the Internationa lGroup for the Psychology of Mathematics Education, 3, 289-296. Prague.
Ilmiyah, S. & Masriyah. (2013). Profil Pemecahan Masalah Matematika Siswa SMP pada Materi Pecahan Ditinjau dari Gaya Belajar. MATHEdunesa, 2(1), 91-100.
Indrawati, R. (2017). Profil Pemecahan Masalah Matematika Ditinjau dari Perbedaan Gaya Belajar. APOTEMA : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika, 3(2), 91–100.
Molina, M., Castro, E., & Ambrose, R. (2006). Enriching Arithmetic Learning by Promoting Relational Thinking. The International Journal of Learning: Annual Review, 12(5), 265–270.
Molina, M., Castro, E., & Mason, J. (2008). Elementary School Students´Approaches to Solving True/False Number Sentences. PNA: Revista de Investigación En Didáctica de La Matemática, 2(2), 75-86.
Mubarik, M. (2013). Profil Pemecahan Masalah Siswa Auditorial Kelas X SLTA pada Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel. Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako, 1(1), 9-17.
Pimta, S., Tayruakham, S., & Nuangchale, P. (2009). Factors Influencing Mathematic Problem-Solving Ability of Sixth Grade Students. Journal of Social Sciences, 5(4), 381–385.
Polya, G. (1973). How to Solve It. Princeton, New Jersey: Princeton University Press.
Retna, M., Mubarokah, L. & Suhartatik (2013). Proses Berpikir Siswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita Ditinjau Berdasarkan Kemampuan Matematika. Jurnal Pendidikan Matematika STKIP PGRI Sidoarjo, 1(2), 71-82.
Sari, A. K. (2014). Analisis Karakteristik Gaya Belajar VAK (Visual, Auditorial, Kinestetik) Mahasiswa Pendidikan Informatika Angkatan 2014. Edutic - Scientific Journal of Informatics Education, 1(1), 1-11.
Schoenfeld, A. H. (1992). Learning to Think Mathematically: Problem Solving, Metacognition, and Sense-Making in Mathematics. In D. Grouws (Ed.). Handbook for Research on Mathematics Teaching and Learning, 334-370. New York.
Stephens, M. (2006). Describing and Exploring the Power of Relational Thinking. Identities, Cultures and Learning Spaces, (Proceedings of the 29th Annual Conference of the Mathematics Education Research Group of Australasia, 479–486.
Sudarman. (2011). Proses Berpikir Siswa QUITTER pada Sekolah Menengah Pertama dalam Menyelesaikan Masalah Matematika. (Doctoral Dissertation). Universitas Negeri Surabaya. Surabaya.
Sugiyono. (2009). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Yeo, K. K. J. (2009). Secondary 2 Students’ Difficulties in Solving Non-Routine Problems. International Journal for Mathematics Teaching and Learning, 10(1), 1-30.