PENGEMBANGAN BUKU PENGAYAAN APRESIASI DONGENG YANG BERMUATAN CLIL BAGI PESERTA DIDIK SD KELAS TIGA

Main Article Content

Meina Febriani

Abstract

Salah satu cara membelajarkan muatan budaya dan ilmu pengetahuan yakni dengan kegiatan apresiasi dongeng. Dongeng sebagai salah satu karya sastra memiliki potensi untuk menghela muatan Content Language Integrated Learning (CLIL) dan ungkapan Jawa. Setelah mempelajari buku-buku apresiasi dongeng yang sudah ada, ditemukan fakta bahwa buku-buku tersebut masih belum sesuai harapan, baik dari aspek isi, penyajian, bahasa dan keterbacaan, maupun grafika. Relevan dengan situasi tersebut, diperlukan buku pengayaan apresiasi dongeng yang bermuatan CLIL yang sesuai bagi peserta didik SD kelas 3, baik dari aspek isi, penyajian, bahasa dan keterbacaan, maupun grafika. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research andDevelopment (penelitian dan pengembangan) dari Borg dan Gall.

 

One way to learn culture and science that is the fabled appreciation activities. Fairy tale as one of the literary works have the potential to haul cargo Content Language Integrated Learning (CLIL) and Java expression. After studying the books offairy tale sexisting appreciation, it was found that these books is not as expected, both from the aspect of content, presentation, language and readability, and graphics. Relevant to the situation, necessary book-laden fairy tale appreciation enrichment CLIL suitable for grade 3 students, both fromthe aspect of content, presentation, language and readability, and graphics. The method used in this study is the research and development (research and development) of the Borg and Gall.

Article Details

How to Cite
Febriani, M. (1). PENGEMBANGAN BUKU PENGAYAAN APRESIASI DONGENG YANG BERMUATAN CLIL BAGI PESERTA DIDIK SD KELAS TIGA. Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 4(1). Retrieved from https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/seloka/article/view/6855
Section
Articles

References

Coyle, D. 2006. “Developing CLIL: Towards a Theory of Practice” dalam Monograph 6 (pp. 5–29) Barcelona: APAC.
Endraswara, Suwardi. 2005. Buku Pinter Budaya Jawa Mutiara Adiluhung Orang Jawa. Yogyakarta: Gelombang Pasang.
Endraswara, Suwardi. 2013. Pendidikan Karakter dalam Folklor. Yogyakarta: Pustaka Rumah Suluh.
Hana, Jasmin. 2011. Terapi Kecerdasan Anak dengan Dongeng. Yogyakarta: Berlian Media.
Phelan, James. 2010. “Teaching Narrative as Rhetoric: The Example of Time’s Arrow.” In Pedagogy, Volume 10, Issue 1, Winter 2010, pp. 217-228 (Article). Published by Duke University Press.
Pranoto, Iwan. 2013. “Kasmaran Berilmu Pengetahuan”. Dalam A. Ferry T. Indratno (eds.). Menyambut Kurikulum 2013. Jakarta: Gramedia.
Suryaman, Maman. 2010. “Pendidikan Karakter melalui Pembelajaran Sastra”, dalam Cakrawala Pendidikan, Mei, Th.XXIX, Edisi Khusus Dies Natalis UNY. Yogyakarta: UNY
Wibowo, Agus. 2013. Pendidikan Karakter Berbasis Sastra. Yogyakarta:Pustaka Pelajar.
Widyastuti, Susana. 2010. “Peribahasa: Cerminan Kepribadian Budaya Lokal dan Penerapannya di Masa Kini”.Proceeding of National Seminar of Yogyakarta University of Technology. Yogyakarta. http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/531. (diunduh 10 Januari 2014).