Reorientasi Politik Gender dalam Sistem Masyarakat Patriarkis

  • Hilal Ramdhani Universitas Indonesia
Keywords: Jawa Barat, Politik Gender, Patriarkis.

Abstract

Abstrak

Sistem pemerintahan demokratis mengisyaratkan adanya kesamarataan hak dalam pemilihan umum antara laki-laki dan perempuan. Paham demokrasi yang seyogyanya berasal dari pemikiran barat mendapat tantangan dan kendala untuk diterapkan di Indonesia, terutama pada sistem masyarakat patriarkis yang fokus pada peran laki-laki. Realitas sistem masyarakat patriarkis memposisikan perempuan sebagai pihak yang berada dibawah laki-laki, sehingga perempuan akan sulit mengembangkan diri pada konstelasi politik yang demokratis dengan sistem one man one vote. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus pemilihan kepala daerah serentak di Jawa Barat, urgensi melakukan penelitian di Jawa Barat dikareanakan memiliki sistem masyarakat patriarkis, serta pemilihan kepala gubernur di Jawa Barat tahun 2018 tidak ada calon dari kalangan perempuan. Hasil penelitian fokus pada pembentukan model pendidikan politik yang efektif dan efisien untuk melakukan reorientasi kepemimpinan di Jawa Barat, hasil penelitian ini ditujukkan agar perempuan di Jawa Barat memiliki kepercayaan diri dalam mengikuti konstelasi politik yang demokratis.

References

Aminah, S. (2012). Gender, Politik, Dan Patriarki Kapitalisme dalam Perspektif Feminis Sosialis. Jurnal Politik Indonesia, Vol 1 No.2, hlm. 53-57.
Mukarom, Z. 2011. Strategi Komunikasi Politik Perempuan di Lembaga Legislatif. Jurnal Ilmu Dakwah Vol. 5 No. 2 hlm. 599-625
Nurcahyo, A. (2016). Relevansi Budaya Patriaki dengan Partisipasi Politik dan Keterwakilan Perempuan di Parlemen. Jurnal Agastya Vol 6 No 1, hlm. 25-34.
Omara, A. (2004). Perempuan, Budaya Patriarki dan Representasi. Jurnal Mimbar Hukum. hlm. 149-165.
Pranowo, Y. (2013). Identitas Perempuan dalam Budaya Patriarkis: Sebuah Kajian tentang Feminisme Eksistensialis Nawal El Sa'adawi dalam Novel “Perempuan Di Titik Nol”. Jurnal Melintas, 29(1), hlm.56-78
Rahmaturrizqi, Choirun Nisa, dan Fathul Lubabin Nuqul. (2007). Gender dan Perilaku Memilih: Sebuah Kajian Psikologi Politik. Jurnal Psikologi: Teori & Terapan, Vol. 3, No. 1, hlm. 49-57.
Wahid, U. (2012). Aliansi Jaringan dalam Proses Komunikasi Politik Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Perempuan. Jurnal Ilmu Komunikasi, 10(1), hlm 69-84.
Wismantara, P.P. (2009). Politik Ruang Gender pada Permukiman Taneyan lanjhang Sumenep. EGALITA, Jurnal Kesetaraan dan Keadilan Gender, Vol. 4, No. 2, , hlm. 185-198.
Published
2018-11-11
How to Cite
Ramdhani, H. (2018). Reorientasi Politik Gender dalam Sistem Masyarakat Patriarkis. Seminar Nasional Hukum Universitas Negeri Semarang, 4(03), 621-628. Retrieved from https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/snh/article/view/27034