Abstract

Pemilihan Umum (Pemilu) merupakan sarana untuk mewujudkan kedaulatan rakyat dalam pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pencasila, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia Tahun 1945. Oleh karena itu pemilihan umum perlu diselenggarakan secara lebih berkualitas dengan partisipasi masyarakat/rakyat seluas-luasnya dan dilaksanakan berdasarkan asas langsung, umum,bebas, rahasia, jujur dan adil. Pemilihan umum untuk memilih anggota lembaga perwakilan harus mampu menjamin prinsip keterwakilan, akuntabilitas, dan legitimasi. Sedangkan pemilihan umum Presiden dan Wakil Presiden diselenggarakan secara demokratis dan beradab dengan partisipasi rakyat seluas-luasnya yang dilaksanakan berdasarkan asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil. Prinsip-prinsip dan asas-asas yang dimuat baik dalam UU pemilihan umum presiden dan wakil presiden maupun UU pemilihan umum anggota DPR, DPD, DPRD (Provinsi/Kota/Kabupaten), seperti prinsip keterwakilan, akuntabilitas, dan legitimasi serta asas jujur dan adil (jurdil), semuanya itu dimaksudkan untuk dapat mewujudkan pemerintahan yang bersih, baik dan berwibawa.