Dampak Media Dalam Era Disrupsi Sebagai Perwujudan Integrasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019

  • Wahyuningtyas Dwi Saputri Fakultas Hukum, Universitas Negeri Semarang
  • Dian Riskiana Resty Fakultas Hukum, Universitas Negeri Semarang
Keywords: Masyarakat, Media, Teknologi, Politik, Pemilu

Abstract

Seiring berjalannya waktu kebutuhan hidup didalam masyarakat juga ikut bertambah didorong dengan adanya tuntutan jaman yang semakin lama semakin modern. Hal ini menjadikan masyarakat untuk terus mengikuti perkembangan jaman yang ada guna pemenuhan kebutuhan hidupnya. Pemenuhan kebutuhan yang dirasa semakin kompleks yang akhirnya mengarahkan pada masa dimana teknologi ataupun media digital mendapat tempat utama didalam tananan kehidupan masyarakat khususnya masyarakat Indonesia. Hal ini bukan hal baru lagi karena memang jumlah masyarakat Indonesia pengguna internet yakni sekitar 143,26 juta berdasarkan survey Asosiasi Pengguna Jasa Internet Indonesia(APJII) tahun 2017. Teknologi dan media yang muncul dapat membantu didalam kehidupan masyarakat di berbagai bidang. Namun dengan adanya evolusi teknologi ini  seharusnya dapat dimaknani sebagai hal menyatukan kebutuhan masyarakat meskipun ada banyak ancaman yang dapat terjadi. Peran media pun sangat cepat masuk kedalam lingkup masyarakat. Seperti pada lingkup ekonomi, politik, dan juga sosial budaya. Dampak negatif sendiri dari teknologi ini adalah sukarnya pengintegrasian dalam masyarakat karena informasi yang masuk sangatlah beragam sehingga hal ini dapat mempengaruhi pola pikir masyarakat. Tercermin pada saat ini yang akan diadakannya pemilihan presiden 2019. Fungsi media ini pun diharapkan dapat dijadikan sebagai penjembatan positif untuk masyarakat. Media sendiri sangatlah penting untuk mampu menggiring masyarakat dan mengintegrasikan masyarakat kedalam satu prespektif pemikiran positif sehingga hal ini dapat menghidarkan dari adanya perpecahan akibat perbedaan pendapat pada pemilihan umum yang akan diadakan.

 

As time goes by the needs of life in the community also increase driven by the demands of the times that are increasingly modern. This makes the community to keep abreast of the development of the era in order to fulfill their needs. Fulfillment of needs that are felt to be increasingly complex which ultimately leads to a time when technology or digital media get a major place in the life of society, especially the Indonesian people. This is not new anymore because the number of Indonesian internet users is around 143.26 million based on a survey by the Indonesian Internet Service Users Association (APJII) in 2017. Emerging technologies and media can help in people's lives in various fields. But with the evolution of this technology it should be interpreted as a matter of uniting the needs of the community even though there are many threats that can occur. The role of the media is very quickly entered into the scope of society. Like in the economic, political and socio-cultural spheres. The negative impact itself from this technology is the difficulty of integration in society because the information that comes in is very diverse so this can affect the mindset of the community. Reflected at this time the 2019 presidential election will be held. This media function is also expected to be a positive bridge for the community. The media itself is very important to be able to lead the community and integrate the community into a perspective of positive thinking so that this can prevent the existence of divisions due to differences of opinion in the general elections to be held.

References

Buku
Adib, Mohammad. 2011. Filsafat ilmu: onto-logi, epistemologi, aksiologi, dan logika ilmu pengetahuan. Pustaka Pelajar: Yogyakarta.
Arikunto, 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. PT. Rineka Cipta: Jakarta. hlm 118
Dominick, J. R. 2009. The Dynamic of Mass Communication, Media in the Digital Age. New York: McGraw-Hill.
Flew, T. 2008. New Media: an Introduction. 3rd Ed. Victoria: Oxford,
Littlejohn. Stephen W. 2005. Theories of Human Communication, eighth edition. Belmont: Thomson Learning Inc.
Mulyana, Deddy. 2008. Komunikasi Massa: Kontroversi, Teori, dan Aplikasi. Widya Padjadjaran :Bandung.
Martono, Nanang, (2012). Sosiologi perubahan sosial: perspektif klasik, modern, postmodern, dan postkolonial. PT. Raja Grafindo Persada: Jakarta.
Sendjaja, Sasa Djuarsa, dan Ilya Sumawinardi, 1994. Teori Komunikasi: Materi Pokok Modul Universitas Terbuka, UT: Jakarta.
Huntington, P.Samuel dan Nelson Joan, 1990. Partisipasi Politik di Negara Berkembang, (Rineka Cipta: Jakarta) h. 9-10.
Widodo, 1997. Teknik Wartawan Menulis Berita di Surat Kabar dan Majalah Indah. Surabaya. Cet. I. hal. 7-8
Dari Web
Jimly, Asshidiqie, Ideologi, Pancasila dan Konstitusi, diakses dari http://www.jimly.com, diakses pada tanggal 29 Januari 2014.


Dari Jurnal
Ngafifi, Muhamad, 2014. KEMAJUAN TEKNOLOGI DAN POLA HIDUP MANUSIA DALAM PERSPEKTIF SOSIAL BUDAYA. Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi. Volume 2. Nomor 1.
Soemardjo, Sumarsono, 2015. THE ROLE OF TELEVISION TO INCREASE THE POLITICAL PARTICIPATION OF THE SOCIETY IN THE PRESIDENT’S ELECTION OF 2014 (Case in Desa Landungsari Malang). Jurnal Penelitian dan Pengembangan Komunikasi dan Informatika Volume 5 No. 3.
Published
2018-11-25
How to Cite
Saputri, W. D., & Resty, D. R. (2018). Dampak Media Dalam Era Disrupsi Sebagai Perwujudan Integrasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Seminar Nasional Hukum Universitas Negeri Semarang, 4(03), 1119-1128. https://doi.org/10.15294/snh.v4i03.27111