Abstract

This research is a descriptive study, using a qualitative approach. Data sources were obtained through interviews with informants, namely pimps or pimps and with "Campus Chickens" and literature studies obtained through journals and books. Based on these studies in identifying campus chickens is very difficult because the style of dress and behavior are the same as in college girls in general, and college students affected to campus chickens can be influenced by the environment where they are far from parents and live life freely without anyone controlling, other than it is also from economic factors which are used to meet their daily needs. The phenomenon of "campus chickens" has a difference with commercial sex workers (CSWs) because their status is still a female student, and is not ambitious in finding customers, only done as a side and with higher tariffs. Therefore many people are affected by STDs (Sexually Transmitted Diseases) such as: HIV (Human Immunodeficiency Virus), Syphilis, and Raja Singa


Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Sumber data diperoleh melalui wawancara dengan narasumber yaitu Mucikari atau germo dan dengan “Ayam Kampus” serta studi pustaka yang diperoleh melalui jurnal dan buku. Berdasarkan dari penelitian tersebut dalam mengidentifikasi ayam kampus sangat sulit karena gaya berpakaian dan perilaku sama seperti pada mahasiswi pada umumnya, dan mahasiswi terpengaruh menjadi ayam kampus dapat dipengaruhi oleh lingkungan dimana ia berada jauh dari orang tua dan menjalani hidup secara bebas tanpa ada yang mengontrol, selain itu juga dari faktor ekonomi dimana dignakan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Fenomena “ayam kampus” mempunyai perbedaan dengan PSK (Pekerja Seks Komersial) karena statusnya yang masih mahasiswi, serta tidak ambisius dalam mencari pelanggan, hanya dilakukan sebagai sampingan dan dengan bayaran tarif yang lebih tinggi. Karena itu banyak orang yang terkena penyakit PMS (Penyakit Menular Seksual) seperti: HIV (Human Immunodeficiency Virus), Sifilis, dan Raja Singa.