KEMRUNGSUNG: Intensifikasi Pertanian oleh Petani di Desa Kenalan Kecamatan Pakis Kabupaten Magelang

  • Dhika Kurniawan Agung
  • Gunawan Gunawan

Abstract

Intensifikasi pertanian merupakan teknik pengolahan lahan secara intensif yang didukung dengan bibit unggul dan pupuk agar hasil produksi pertanian dapat maksimal. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Desa Kenalan saat ini, sudah tidak menerapkan pertanian subsisten, perubahan yang terjadi dikarenakan adanya kebijakan Dana Alokasi Khusus, melalui sistem intensifikasi pertanian. Terbukanya akses pasar, masuknya produk dari luar, dan pembangunan infrastruktur menjadi aspek pendukung pertanian komersial dapat berkembang dan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat. Hadirnya kebutuhan baru seperti pendidikan, komunikasi dan transportasi mendorong masyarakatnya untuk memenuhi, kebutuhan tersebut. Terkait dengan pendekatan Reorientasi Budaya, masyarakat Desa Kenalan saat ini, bukan hanya memenuhi kebutuhan pokok, melainkan lebih pada “prestise” dimana seseorang membeli barang bukan lagi sebagai kebutuhan pokok, akan tetapi sebagai kebutuhan kehormatan atau gengsi. Kompleksitas kebutuhan, membuat masyarakat “kemrungsung” atau tergesa-gesa dalam bertani. Keberadaan pertanian komersial yang diharapkan mampu menyejahterakan masyarakat, namun berbanding terbalik dengan kebutuhan hidup dan ketidakstabilan harga jual, sehingga petani selalu menginginkan hasil yang cepat dan terus menerus agar mampu mencukupi kebutuhan hidupnya.

Published
2020-11-29
Section
Articles