https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/solidarity/issue/feed Solidarity: Journal of Education, Society and Culture 2020-07-28T16:25:28+00:00 HARTO WICAKSONO S.Pd., M.A. hartowicaksono@mail.unnes.ac.id Open Journal Systems <p style="text-align: justify;"><strong>Indonesian Version</strong></p> <p style="text-align: justify;">Jurnal <em>Solidarity </em>menampung artikel hasil penelitian dan kajian konseptual dalam bidang pendidikan dan sosial-budaya.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>English Version</strong></p> <p style="text-align: justify;">Solidarity Journal publishes original research and conceptual analysis of society, culture, school sociology and anthropology through sociological and anthropological lens.</p> <p style="text-align: justify;"><a href="https://scholar.google.com/citations?user=zMuQ4GgAAAAJ&amp;hl=en" target="_blank" rel="noopener"><img title="http://journal.unnes.ac.id/sju/public/site/images/widiyanto/images_2_-_copy1_160" src="/sju/public/site/images/widiyanto/images_2_-_copy1_160.jpg" alt="http://journal.unnes.ac.id/sju/public/site/images/widiyanto/images_2_-_copy1_160" width="160" height="69"></a></p> https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/solidarity/article/view/38846 Alih Fungsi Lahan Dan Dampaknya Pada Kehidupan Sosial Petani Di Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala, Kota Makassar 2020-07-28T16:10:28+00:00 Muhammad Syukur m.syukur@unm.ac.id Sakmawati Sakmawati sakmawati1017ips13@gmail.com Bastiana Bastiana bastiana@unm.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab terjadinya alih fungsi lahan dan kehidupan sosial petani setelah adanya alih fungsi lahan yang terjadi di Kelurahan Tamangapa Kecamatan Manggala Kota Makassar. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari 10 orang yang bekerja sebagai petani, 2 orang dari Kelompok Tani dan Bapak Lurah Tamangapa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Alih fungsi lahan di Kelurahan Tamangapa Kecamatan Manggala Kota Makassar terjadi karena pertumbuhan penduduk (pendatang), kepentingan pembangunan, kemauan dari pemilik lahan itu sendiri (penduduk lokal), keadaan atau kondisi suatu lahan dan perkembangan kegiatan ekonomi masyarakat sehingga mendorong terjadinya pembangunan dengan menggunakan lahan pertanian untuk pembangunan toko atau ruko terutama pada lahan pertanian yang ada di pinggir jalan raya. Kehidupan sosial petani setelah adanya alih fungsi lahan pertanian ke non pertanian juga mengalami perubahan baik ditinjau dari aspek mata pencaharian, interaksi sosial, mobilitas sosial dan strata sosialnya.</p> 2020-06-02T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/solidarity/article/view/38848 Jamaah Wahabi Dan Kohesi Sosial Masyarakat 2020-07-28T16:14:18+00:00 Abdurrohman Abdurrohman armindo.dmk@gmail.com Baiq Pransiska Ayu Julian Tari Dewi baiqika24@gmail.com M. Zainul Asror asror.mz@hamzanwadi.ac.id <p>Penelitian ini mengkaji tentang Keberadaan Wahabi dan kohesi sosial di masyarakat Desa Nyiur Tebel Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui keberadaan jamaah wahabi terhadap kohesi social masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan&nbsp; observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis data kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Berdasarkan data penelitian dapat di laporkan bahwa masuknya paham wahabi dibawa langsung oleh H. Al-Ma’ruf Hajar, Lc pada tahun 2014. Keberadaan paham ini mempengaruhi hubungan sosial masyarakat, dimana sebelum masuk paham wahabi di Desa Nyiur Tebel, hubungan sosial masyarakat sangat harmonis, hal ini terlihat pada saat masyarakat saling tolong menolong dalam melaksanakan acara-acara besar dan gotong royong. Namun, setelah paham wahabi masuk ke Desa Nyiur Tebel, pada titik inilah mulai terganggu kohesi sosial masyarakat karena ada beberapa warga yang menganut paham wahabi dan penganut wahabi enggan menghadiri kegiatan-kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan. Kendati demikian keberadaan Wahabi yang semakin kuat di Desa nyiur tebel tidak sampai menimbulkan konflik antar masyarakat yang berbeda organisasi kemasyarakatan. Hal ini karena pertama faktor hubungan kekerabatan, nilai religius yang kuat, dan tingkat pendidikan yang cukup tinggi.</p> 2020-06-02T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/solidarity/article/view/38849 Penerapan Kesetaraan Gender Dalam Pendidikan Pada Siswa Di SMAN 5 Mataram 2020-07-28T16:15:23+00:00 Hairil Wadi adifkipunram@gmail.com Muh. Khaerul Watoni A watoniberuntung@gmail.com Hamidsyukrie ZM hamidsyukriezm@unram.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui pemahaman siswa SMAN 5 Mataram tentang kesetaraan gender; (2) mengetahui penerapan kesetaraan gender pada aspek akses; (3) aspek partisipasi; (4) aspek kontrol; dan (5) aspek manfaat siswa dalam pendidikan di SMAN 5 Mataram. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menemukan: (1); pemahaman siswa tentang kesetaraan gender yakni pada tahapan siswa menjelaskan, merincikan, dan mencirikan; (2) Penerapan kesetaraan gender pada aspek akses siswa di SMAN 5 Mataram yaitu kesempatan menggunakan fasilitas yang sama antara siswa laki-laki dan perempuan, kebeasan berpendapat, bertanya, dan kebebasan menjadi pengurus kelas; (3) Penerapan kesetaraan gender pada aspek partisipasi siswa di SMAN 5 Mataram yaitu keaktifan siswa laki-laki dan perempuan dalam mengerjakan soal, keaktifan berdiskusi, dan keaktifan bertanya dan menjawab; (4) Penerapan kesetaraan gender pada aspek kontrol siswa di SMAN 5 Mataram yaitu adanya relasi kekuasaan dan keberdayaan yang setara; (5) Penerapan kesetaraan gender pada aspek manfaat siswa di SMAN 5 Mataram yaitu manfaat pada aspek akses berupa siswa lebih nyaman, tidak mudah bosan dan lebih enak. Kemudian pada aspek partisipasi berupa siswa menjadi lebih mengerti, lebih berani, dan lebih percaya diri.</p> 2020-06-02T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/solidarity/article/view/39892 Solidaritas Perajin Batik dalam Upaya Mengembangkan Usaha Batik di Kampung Alam Malon, Kelurahan Gunungpati, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang 2020-07-28T16:16:13+00:00 Aenun Anis Astuti aenunanisastuti@gmail.com Elly Kismini ellykismini@mail.unnes.ac.id <p>Pada umumnya persaingan di dunia bisnis sudah menjadi hal yang wajar. Menjalankan bisnis apapun pasti akan dihadapkan pada persaingan bisnis. Berbeda dengan usaha batik yang ada di Kampung Alam Malon, mereka saling berbagi dan mengingat satu sama lain antar perajin batik untuk dapat mengenalkan dan mengembangkan hasil batik pewarna alam khas Kampung Alam Malon. Tujuan penelitian ini (1) mendapatkan pengetahuan tentang bentuk solidaritas pada kelompok pengrajin batik yang ada di Kampung Alam Malon. (2) mendapatkan pemahaman tentang peran solidaritas sosial perajin batik terhadap pengembangan usaha batik di Kampung Alam Malon. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) Solidaritas sosial yang terjalin oleh perajin batik di Kampung Alam Malon, termasuk ke dalam bentuk solidaritas mekanis. 2) Peran solidaritas sosial perajin batik terhadap pengembangan usaha batik dilakukan melalui pelatihan pembinaan batik, promosi dan pameran batik yang dilakukan bersama-sama dengan perajin batik yang ada di Kampung Alam Malon.</p> 2020-07-28T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/solidarity/article/view/39897 Relasi Patron-Klien di antara Tengkulak dan Petani Salak dengan Dampak Sosialnya di Banjarnegara 2020-07-28T16:17:19+00:00 Afwina Imaniar afwinaimaniar@gmail.com Nugroho Trisnu Brata trisnu_ntb2015@mail.unnes.ac.id <p>Desa Sigaluh adalah salah satu desa di Kecamatan Sigaluh Kabupaten Banjarnegara dengan lahan dijadikan sebagai perkebunan salak oleh para petani salak. Fenomena yang terjadi petani lebih mengutamakan untuk menjual hasil panennya kepada tengkulak desa. Hal ini tidak lepas dengan adanya pengaruh seorang tengkulak yang sangat dipercayai oleh masyarakat sehingga petani salak sangat bergantung untuk menjual hasil panen kepada seorang tengkulak tersebut. Hasil penelitian menunjukan bahwa : 1) Petani salak menjual salak hanya kepada satu tengkulak di Desa Sigaluh dilatarbelakangi oleh beberapa faktor. Pertama faktor ekonomi, ke-dua faktor kebiasaan, ke-tiga faktor dan ke-empat faktor permainan harga. 2) Relasi patron-klien petani salak dan tengkulak di Desa Sigaluh hingga saat ini berjalan dengan baik karena hubungan yang terjalin tidak hanya hubungan kerja namun terdapat hubungan kerabat yang sudah terjalin lama dari rasa kepercayaan secara turun-temurun oleh orang tua petani yang juga mempercayakan hasil panen kepada keluarga tengkulak pada masanya. 3) Dampak sosial dari relasi patron-klien petani salak dengan tengkulak adalah hubungan yang harmonis antara masyarakat, petani salak dan tengkulak dengan saling tolong menolong dan menghargai.</p> 2020-07-28T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/solidarity/article/view/39898 Dampak Pengembangan Objek Wisata Goa Kreo Bagi Kesejahteraan Masyarakat di Kelurahan Kandri, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang 2020-07-28T16:18:08+00:00 Aprilyana Selin Marsela aprilyanaselinmarsela@gmail.com Atika Wijaya atika.wijaya@mail.unnes.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengembangan objek wisata Goa Kreo dan menganalisis kesejahteraan masyarakat pelaku usaha yang terkena dampak akibat pengembangan objek wisata Goa Kreo di Dusun Talun Kacang, Kelurahan Kandri, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan Metode Kualitatif Deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini yaitu 1) Pengembangan objek wisata Goa Kreo mengakibatkan perubahan. Perubahan tersebut merupakan dampak dari pengembangan fisik maupun non fisik di kawasan objek wisata Goa Kreo. 2) Pengembangan objek wisata Goa Kreo berdampak pada kesejahteraan masyarakat pelaku usaha di Dusun Talun Kacang, Kelurahan Kandri. Dibidang ekonomi, adanya peralihan mata pencaharian masyarakat sekitar. Akibat dari adanya peralihan mata pencaharian tersebut pendapatan yang diterima masyarakat mengalami kenaikan dibandingkan dengan sebelumya. Dibidang non ekonomi seperti dibidang sosial dan budaya, adanya lokasi wisata membuat masyarakat sekitar untuk berinteraksi dengan wisatawan, hal ini berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat yaitu pola pikir masyarakat berubah menjadi lebih terbuka. Objek wisata Goa Kreo juga mengakibatkan perubahan pada perilaku dan gaya bahasa masyarakat sekitar menjadi berubah dan kecenderungan masyarakat yang berorientasi pada uang.</p> 2020-07-28T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/solidarity/article/view/39900 Pengaruh Frekuensi Bermain Game Online terhadap Pola Perilaku Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Bae Kudus 2020-07-28T16:18:48+00:00 Ardhi Noorkhan Syuhada ardhinoorkhan03@gmail.com Thriwaty Arsal thriwaty_arsal@mail.unnes.ac.id <p>Perkembangan teknologi komunikasi pada masa sekarang mengakibatkan perubahan yang terjadi pada beberapa aspek kehidupan, salah satunya adalah sarana hiburan. Bermain <em>game online </em>merupakan hobi baru yang disukai oleh para remaja, sayangnya sesuatu yang baru tersebut dapat mengakibatkan dampak yang kurang baik bagi pelaku. <em>Game online </em>bisa saja mempengaruhi pola perilaku para <em>gamer.</em> Tujuan penelitian ini adalah 1) Mengungkap apakah ada pengaruh <em>game online </em>terhadap pola perilaku siswa. 2) Mencari tahu seberapa besar pengaruh <em>game online </em>terhadap pola perilaku siswa. Metode penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data angket dan wawancara. Lokasi Penelitian ini berada di SMA Negeri 1 Bae Kudus, karena merupakan salah satu sekolah unggulan di Kabupaten Kudus. Objek dalam Penelitian ini yaitu Siswa-Siswi Kelas XI MIPA 5, XI MIPA 6, XI MIPA 7, XI IPS 3, dan XI IPS 4. Uji Validitas data dilakukan dengan cara korelasi <em>product moment</em>, menggunakan teknik analisis regresi sederhana. Menggunakan teori Perilaku Burrhus Frederic Skinner sebagai dasar analisis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Frekuensi bermain g<em>ame online </em>dapat mempengaruhi pola perilaku. 2) Besar pengaruh <em>game online </em>terhadap pola perilaku siswa adalah 14%, meliputi gaya bicara, gaya hidup, dan kebiasaan bersosialisasi. Saran yang dapat penulis sampaikan untuk penelitian ini yaitu : 1) Sekolah dapat membantu mencegah efek negatif dengan pengembangan, motivasi, dan pembinaan agar siswa yang bermain <em>game online</em> dapat berprestasi, misalnya pengadaan kegiatan ekstrakurikuler <em>e-sport</em>. 2) Bagi orang tua, dapat mendampingi proses belajar pada saat dirumah.</p> 2020-07-28T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/solidarity/article/view/39901 Partisipasi Masyarakat dalam Program Desa Siaga (Studi Kasus Desa Jepang Kecamatan Mejobo Kabupaten Kudus) 2020-07-28T16:19:29+00:00 Ardyani Mulyaningrum ardyanimulyaningrum@gmail.com Rini Iswari rini.iswari@mail.unnes.ac.id <p>Partisipasi menjadi salah satu aspek penting dalam menunjang keberhasilan suatu program. Program Desa Siaga memiliki tujuan agar masyarakat Desa peduli, tanggap dan mampu mengenali, mencegah serta mengatasi permasalahan kesehatan secara mandiri, sehingga derajat kesehatannya meningkat. Tujuan penelitian ini adalah: 1) Mengetahui pelaksanaan program Desa Siaga pada kegiatan Pos Pembinaan Terpadu di Desa Jepang Kecamatan Mejobo Kabupaten Kudus, 2) Mengetahui partisipasi masyarakat dalam program Desa Siaga pada kegiatan Pos Pembinaan Terpadu di Desa Jepang Kecamatan Mejobo Kabupaten Kudus. Metode penelitian ini adalah Kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Lokasi penelitian ini berada di Desa Jepang, Kecamatan Mejobo Kabupaten Kudus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Pelaksanaan Desa Siaga dilaksanakan satu bulan sekali dengan tujuan pemeriksaan kesehatan secara dini mengenai tinggi badan, berat badan, lingkar perut, kadar lemak, asam urat, kolestrol dan gula darah, 2) Keikutsertaan Kader Kesehatan dalam program Desa dilibatkan ke dalam proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi dalam kegiatan Pos Pembinaan Terpadu. Saran bagi kepengurusan Forum Kesehatan Desa pada kegiatan Pos Pembinaan Terpadu perlu mengajak kerjsama dengan organisasi remaja yang terdapat di Desa Jepang untuk ikut mensosialisasikan mengenai adanya kegiatan Pos Pembinaan Terpadu dan mengajak keikutsertaan remaja untuk hadir pada pelaksanaan kegiatan Pos Pembinaan Terpadu.</p> 2020-07-28T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/solidarity/article/view/39902 Kontruksi Budaya Berprestasi: Studi Kasus Implementasi Sistem Zonasi SMA Negeri 1 Semarang 2020-07-28T16:20:15+00:00 Ela Nur Aini elanuraini255@gmail.com Harto Wicaksono hartowicaksono@mail.unnes.ac.id <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh polemik kebijakan sistem zonasi menjadi kontroversi karena menimbulkan berbagai dampak positif dan negatif. Salah satu konsekuensi dari implementasi sistem zonasi yaitu perubahan budaya berprestasi dan strategi pendisiplinan siswa yang dilakukan guna membangun budaya berprestasi di SMA Negeri 1 Semarang. Tujuan penelitian ini yaitu 1) mengetahui implementasi sistem zonasi di SMANSA Semarang, 2) mengetahui budaya berprestasi yang dikembangkan di SMANSA Semarang, 3) mengetahui pendisiplinan siswa yang dilakukan oleh SMANSA Semarang untuk membangun budaya berprestasi sebagai implementasi kebijakan sistem zonasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan menghasilkan data berbentuk deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan 1) implementasi sistem zonasi di SMANSA Semarang yang dilakukan pada tahap pelaksanaan memiliki berbagai masalah. Namun, melalui evaluasi SMANSA berhasil menepiskan masalah dalam implementasi sistem zonasi. 2) Budaya berprestasi di SMANSA dilakukan dengan pengoptimalan intrakurikuler, ekstrakurikuler, dan suplemen intrakurikuler ekstrakurikuler. 3) Pendisiplinan siswa yang dilakukan di SMANSA Semarang dilakukan dengan pengawasan hierarki, normalisasi, dan pengujian. Strategi ini berimplikasi pada perbaikan dan mengubah kedisiplinan siswa. Namun, strategi tersebut belum banyak memberikan kontribusi pada peningkatan prestasi, tetapi guru optimis dengan strategi ini dapat melanggengkan budaya berprestasi dalam kurun waktu yang lama.</p> 2020-07-28T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/solidarity/article/view/39903 Model Pengelolaan Pendidikan dan Bentuk Layanan Taman Penitipan Anak Islam Terpadu (TPAIT) Abu Bakar Ash Shidiq Juwana dalam Menggantikan Peran Keluarga 2020-07-28T16:21:00+00:00 Eri Trianingsih eritrianingsih82@gmail.com Antari Ayuning Arsi antari.ayu@mail.unnes.ac.id <p>Di era globalisasi, peran masyarakat telah dituntut secara aktif tanpa memandang perbedaan status dengan ciri adanya pemerataan kesempatan untuk bekerja termasuk generasi muda dan perempuan. Hal tersebut berdampak pada peran yang dimiliki seorang ibu yang memiliki anak usia balita. Oleh karena itu taman penitipan anak saat ini dapat dijadikan salah satu tempat alternatif bagi kedua orang tua yang sibuk bekerja dalam urusan pengasuhan, perawatan, dan pendidikan Penelitian ini bertujuan untuk:(1) Mengetahui pengelolaan pendidikan, (2) Mengetahui bentuk layanan, (3) Mengetahui faktor pendukung dan penhambat pengasuhan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian menjukkan bahwa: (1) pengelolaan pendidikan dilakukan melalui perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi, (2) bentuk layanan meliputi layanan pengasuhan, pendidikan, dan kesehatan, (3) faktor pendukung yaitu letak TPA strategis, biaya terjangkau, hubungan komunikasi yang baik, sedangkan faktor penghambatnya kurangnya tenaga pengasuh dan fasilitas kulkas.</p> 2020-07-28T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/solidarity/article/view/39905 Sinkretisasi Nilai Islam dan Jawa Dalam Laku Ritual Peziarah Di Makam Syekh Jambu Karang 2020-07-28T16:21:43+00:00 Kanita Khoirun Nisa kanita.khoirunnisa@yahoo.co.id Moh Yasir Alimi yasir.alimi@gmail.com Asma Luthfi asma.luthfi@gmail.com <p>Artikel ini bertujuan mendeskripsikan sinkretisasi nilai Islam dan Jawa yang dilakukan dalam laku ritual peziarah di Makam Syekh Jambu Karang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa bentuk-bentuk sinkretisasi yang dilakukan oleh peziarah meliputi 3 hal yaitu pertama, sinkretisasi persiapan. Disini meliputi tradisi slametan, nyadran, ruwat bumi. Kedua, sinkretisasi dalam pelaksanaan meliputi bakar kemenyan, tabur bunga dan tahlilan. Ketiga, sinkretisasi dalam tuturan doa meliputi doa secara arab dan Jawa.</p> 2020-07-28T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/solidarity/article/view/39906 Strategi Sekolah dalam Mengimplementasikan Sekolah Inklusif bagi Anak Berkebutuhan Khusus di SMP Negeri 5 Semarang 2020-07-28T16:22:38+00:00 Mufita Wafiana wafianamuf.wm@gmail.com Nurul Fatimah fatimahnurul8@mail.unnes.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) kondisi pendidikan inklusif di SMP Negeri 5 Semarang 2) strategi SMP Negeri 5 Semarang dalam mengimplementasikan sekolah inklusif bagi anak berkebutuhan khusus 3) tantangan yang dihadapi oleh SMP Negeri 5 Semarang dalam mengimplementasikan sekolah inklusif. Metode penelitian ini adalah Kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) sekolah cukup sukses dalam mengimplementasikan sekolah inklusif namun sekolah masih terkesan belum siap dalam beberapa hal. 2) sekolah mempunyai strategi dalam mengimlementasikan sekolah inklusif, lebih khususnya mengoptimalkan guru pembimbing khusus untuk menangani anak berkebutuhan khusus. 3) tantangan yang dihadapi oleh sekolah lebih berfokus pada penyediaan program pengembangan potensi anak berkebutuhan khusus karena selama ini belum ada program yang didigunakan untuk mengembangkan potensi anak berkebutuhan khusus.</p> 2020-07-28T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/solidarity/article/view/39907 Peran Kelompok Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT) dalam Pengelolaan Objek Wisata “Ekowisata Reduksi” 2020-07-28T16:23:25+00:00 Nur Ikhda Yanti nurikhda97@gmail.com Gunawan Gunawan goenantro@mail.unnes.ac.id <p>Pengelolaan objek wisata Ekowisata Reduksi dilakukan sepenuhnya oleh kelompok Sibat sehingga peran aktif kelompok Sibat dalam pengembangan Ekowisata reduksi menjadi faktor penentu keberhasilan pembangunannya. Tujuan penelitian ini adalah: 1) mengetahui latarbelakang pembangunan Ekowisata Reduksi, 2) Mengetahui peran kelompok Sibat dalam pengelolaan Ekowisata Reduksi, dan 3) Mengetahui Fungsi Ekowisata Reduksi bagi masyarakat Desa Kedungmutih. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa pembangunan Ekowisata Reduksi oleh kelompok Sibat dilatarbelakangi oleh keinginan dari kelompok Sibat untuk mempertahankan eksistensinya di masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Kedungmutih. Peran aktif dari kelompok Sibat dalam proses pengelolaan Ekowisata Reduksi dari adaptasi, pencapaian tujuan, integrasi, dan menjaga keberlangsungan Ekowisata Reduksi memiliki pengaruh penting dalam mencapai tujuan dari pembangunan Ekowisata Reduksi. Ekowisata Reduksi mampu memenuhi fungsinya bagi masyarakat Desa Kedungmutih, baik dalam aspek sosial, edukasi, ekologis, dan ekonomi.</p> 2020-07-28T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/solidarity/article/view/39908 Pola Interaksi Warga Belajar Pendidikan Kesetaraan Paket C di PKBM Ulul Albab Kecamatan Sirampog Kabupaten Brebes 2020-07-28T16:24:07+00:00 Puji Astuti hastutipuji61@gmail.com Totok Rochana toksosant@mail.unnes.ac.id <p>PKBM Ulul Albab Kecamatan Sirampog menerapkan program pendidikan kesetaraan paket C. Dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran, tidak sesuai dengan peraturan pemerintah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui 1) bentuk interaksi sosial warga belajar 2) perilaku sosioemosional warga belajar 3) perilaku tugas warga belajar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian yang didapatkan 1) bentuk interaksi sosial warga belajar pendidikan kesetaraan paket C di PKBM Ulul Albab terdiri dari warga belajar dengan warga belajar, warga belajar dengan tutor, warga belajar dengan kelompok, dan kelompok dengan kelompok. 2) perilaku sosioemosional warga belajar saling menunjukkan solidaritas kelompok, dramatisasi dan respon kesepakatan. 3) perilaku tugas warga belajar saling memberi dan meminta informasi. Saran bagi warga belajar harus meningkatkan kehadiran di kelas, meningkatkan interaksi khususnya aktif memberikan pendapat pada saat pembelajaran, tutor harus menerapkan metode pembelajaran diskusi, dan pengurus menerapkan program penangguhan raport dan ijazah bagi warga belajar yang sering absen mengikuti kegiatan pembelajaran.</p> 2020-07-28T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/solidarity/article/view/39909 Pemanfaatan Hewan sebagai Obat dalam Pengobatan Tradisional Masyarakat Kalipelus Kabupaten Banjarnegara 2020-07-28T16:24:52+00:00 Witantri Prastikawati witantriprastikawati0@gmail.com Fadly Husain fadlyhusain@mail.unnes.ac.id <p>Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang sangat kaya, baik flora maupun fauna. Keragaman hayati ini bisa dilihat pada pemanfaatan binatang sebagai obat dalam pengobatan tradisional pada masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk : 1) mendeskripsikan pengetahuan masyarakat tentang pengobatan tradisional; 2) mengetahui pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan hewan sebagai obat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini yaitu masyarakat Desa Kalipelus yang meliputi praktisi pengobatan tradisional, pasien praktisi, dan masyarakat yang mempraktikkan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis dalam penelitian meliputi tahap pra-lapangan dan tahap pekerjaan lapangan. Penelitian ini merupakan studi <em>etnomedicine </em>dan peneliti mengggunakan konsep <em>etnomedicine </em>Foster dan Anderson. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Pengobatan tradisional menurut pengetahuan masyarakat Desa Kalipelus terdapat tiga sumber bahan obat yang salah satunya yaitu dari hewan yang berjumlah 24 jenis; 2) Terdapat dua cara pemakaian hewan obat yaitu sebagai obat luar dan dalam.</p> 2020-07-28T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/solidarity/article/view/39910 Pemberdayaan Perempuan di Desa Migran Produktif (Desmigratif) Guna Meningkatkan Kemandirian Ekonomi Perempuan Desa Purworejo Kecamatan Ringinarum Kabupaten Kendal 2020-07-28T16:25:28+00:00 Anita Rosiyanti anitarosiyanti22@gmail.com Fulia Aji Gustaman gustaman@mail.unnes.ac.id <p>Pemberdayaan perempuan di Desa Migran Produktif (Desmigratif) merupakan program&nbsp; yang diimplementasikan di desa-desa yang menjadi suplai migran terbanyak untuk memberdayakan perempuan purna migran agar kemandirian ekonomi meningkat. Tujuan penelitian ini adalah: 1) Mengetahui bentuk-bentuk pemberdayaan perempuan di desa migran produktif Purworejoguna meningkatkan kemandirian ekonomi perempuan; 2) Mengetahui partisipasi perempuan purna migran di desa migran produktif Purworejo dalam meningkatkan kemandirian ekonomi mereka. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang dikombinasikan dengan teknis analisis gender. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Program pemberdayaan di desmigratif Purworejo dilaksanakan melalui berbagai macam kelompok-kelompok yaitu srikandi batik, srikandi masak, srikandi jahit dan srikandi rajut; 2) Partisipasi perempuan cukup aktif dalam meningkatkan kemandirian ekonomi mereka, hal itu dapat dilihat dari jumlah perempuan yang mengikuti pemberdayaan di desa migran produktif yang cukup banyak, keikutsertaan dan keaktifan mereka dalam mengikuti pelatihan.</p> 2020-07-28T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement##