https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/solidarity/issue/feed Solidarity: Journal of Education, Society and Culture 2020-12-02T17:13:02+00:00 HARTO WICAKSONO S.Pd., M.A. hartowicaksono@mail.unnes.ac.id Open Journal Systems <p style="text-align: justify;"><strong>Indonesian Version</strong></p> <p style="text-align: justify;">Jurnal <em>Solidarity </em>menampung artikel hasil penelitian dan kajian konseptual dalam bidang pendidikan dan sosial-budaya.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>English Version</strong></p> <p style="text-align: justify;">Solidarity Journal publishes original research and conceptual analysis of society, culture, school sociology and anthropology through sociological and anthropological lens.</p> <p style="text-align: justify;"><a href="https://scholar.google.com/citations?user=zMuQ4GgAAAAJ&amp;hl=en" target="_blank" rel="noopener"><img title="http://journal.unnes.ac.id/sju/public/site/images/widiyanto/images_2_-_copy1_160" src="/sju/public/site/images/widiyanto/images_2_-_copy1_160.jpg" alt="http://journal.unnes.ac.id/sju/public/site/images/widiyanto/images_2_-_copy1_160" width="160" height="69"></a></p> https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/solidarity/article/view/42909 Model Pendidikan Pengembangan Potensi Diri Komunitas Belajar Qaryah Thayyibah, Kota Salatiga 2020-12-02T17:00:17+00:00 Amalia Fitri Damayanti amaliaf524@gmail.com Harto Wicaksono hartowicaksono@mail.unnes.ac.id <p>Realita pendidikan saat ini dirasa kurang membebaskan anak dalam mengeksplorasi potensi yang dimiliki memberikan suatu kegalauan yang harus ditanggung oleh masyarakat. Sebab, sebagian orang tua berharap anaknya berkembang sesuai potensi yang dimiliki, namun fasilitas pendidikan formal masih belum bisa mewadahi permintaan itu. Munculnya Komunitas Belajar Qaryah Thayyibah memberikan suatu gerakan untuk mewarnai pendidikan di Indonesia menuju pada peta pendidikan yang humanis untuk mentransmisikan potensi anak di dalam dunia pendidikan. Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan model pendidikan pengembangan potensi diri di Komunitas Belajar Qaryah&nbsp; Thayyibah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pengembangan potensi diri di Komunitas Belajar Qaryah&nbsp; Thayyibah didasarkan pada Kurikulum Berbasis Kebutuhan (KBK) yang berusaha mengkoneksikan antara potensi yang dimiliki warga belajar dengan realita yang terjadi secara kontekstual. Hal tersebut dilakukan melalui proses habituasi yang berusaha mendekatkan siswa pada pengalaman belajar untuk mencapai target belajar sesuai dengan potensi yang dimiliki. Melalui narasi ini akan lahir pengembangan model baru pada pendidikan alternatif dalam perspektif antropologi pendidikan.</p> 2020-11-29T21:59:07+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/solidarity/article/view/42910 Persepsi Masyarakat Terhadap Komunitas Motor Rx-King (Studi pada Komunitas Motor Rx-King “Sulursari King Of Purwodadi” di Desa Sulursari Kecamatan Gabus Kabupaten Grobogan) 2020-11-29T22:06:39+00:00 Anita Anita anita26oktober@gmail.com Antari Ayuning Arsi antari.ayu@mail.unnes.ac.id <p>Keberadaan komunitas motor merupakan salah satu bukti berkembangnya kelompok sosial di masyarakat yang kemudian memunculkan berbagai macam persepsi di masyarakat, baik persepsi positif maupun persepsi negatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Persepsi masyarakat terhadap komunitas motor RX-King “Sulursari King Of Purwodadi” (SKOP). (2) Upaya komunitas motor RX-King SKOP memperbaiki stigma yang muncul dalam masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Lokasi penelitian di Desa Sulursari, subjek penelitian adalah komunitas SKOP. Informan penelitian adalah masyarakat Desa Sulursari, anggota komunitas SKOP, pihak kepolisian, dan anggota komunitas motor lain. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teori labelling dari Edwin M. Lemert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, terdapat beragam persepsi masyarakat terhadap keberadaan komunitas SKOP, baik persepsi positif maupun negative (stigma). Persepsi positif berasal dari masyarakat yang mendapatkan keuntungan ekonomi dari keberadaan komunitas ini, sedangkan persepsi negative muncul dari masyarakat yg merasa terganggu dengan keberadaan komunitas ini. Stigma terhadap komunitas SKOP muncul karena suara motor yang bising, perilaku sebagian anggota komunitas yang suka mengkonsumsi minuman keras, penampilan anggota komunitas yang urakan, dan anggapan bahwa kegiatan komunitas hanya membuang waktu saja.Berbagai macam upaya dilakukan oleh komunitas,&nbsp; namun belum efektif karena tidak tepat pada akar permasalahan munculnya stigma di masyarakat.</p> 2020-11-29T22:06:39+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/solidarity/article/view/42911 Sosialisasi Pembinaan Karakter dalam Program Generasi Berencana (GenRe) Melalui Pusat Informasi Konseling Mahasiswa (PIK-MA) Sahabat Kota Pekalongan 2020-11-29T22:12:16+00:00 Dahlia Fitriyanti dahliafitriyanti24@gmail.com Rini Iswari rini.iswari@mail.unnes.ac.id <p>Sosialisasi Pembinaan karakter merupakan salah satu aspek penting bagi remaja dalam menemukan dan mengembangkan jati diri supaya tidak terburu-buru untuk melakukan pernikahan dini. Pemikiran remaja yang primisif perlu diimbangi dengan pikiran positif melalui PIK-MA Sahabat sebagai wadah yang menyalurkan informasi mengenai Program GenRe. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Mengetahui PIK-MA Sahabat melakukan sosialisasi pembinaan karakter. 2) Mengetahui program Generasi Berencana diimplementasikan dalam kegiatan PIK-MA Sahabat. Metode penelitian ini adalah Kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Lokasi penelitian ini berada di Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) PIK-MA Sahabat memberikan pembinaan karakter melalui sosialisasi, adanya proses pentransferan nilai kebudayaan baru terharap remaja sehingga menghasilkan kebiasaan, sikap dan ide-ide baru dari remaja. Proses pembiasaan dari setiap tindakan yang yang sering diulangi pada akhirnya akan menjadi suatu pola, 2) Program GenRe dijadikan sebagai implementasi program kegiatan PIK-MA Sahabat karena fungsi dari PIK-MA sendiri adalah sebagai wadah penyaluran informasi dan ilmu dari program GenRe. Saranbagi Pengurus PIK-MA Sahabat, lebih meningkatkan potensi pada anggota divisi pendidik sebaya dan konselor sebaya, sehingga mudah dalam menyalurkan informasi Program GenRe untuk meminimalisir terjadinya pernikahan dini dan mempersiapkan remaja dalam merencanakan kehidupan berkeluarga.</p> 2020-11-29T22:12:16+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/solidarity/article/view/42912 Pengalaman Menarche dan Perilaku Kesehatan Reproduksi Santriwati Remaja di Pondok Pesantren Mashlahul Anwar Desa Bangunsari Kecamatan Pageruyung Kendal 2020-11-29T22:17:26+00:00 Dania Qudsiana qudsiana84@gmail.com Fadly Husain fadlyhusain@mail.unnes.ac.id <p>Pengetahuan seputar menarche oleh santriwati remaja akan menunjukkan pengalaman menarche dan dukungan sosial yang tercipta sebagai perilaku kesehatan pada santriwati remaja di pondok pesantren Mashlahul Anwar. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui perilaku kesehatan santriwati remaja selama menarche, 2) Mengetahui dukungan sosial bagi santriwati remaja selama menarche. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian menjukkan bahwa: 1) Pengetahuan santriwati tentang menarche masih sangat terbatas, hal ini disebabkan oleh beberapa hal yaitu tidak diperbolehkan membawa handphone, tidak ada informasi kesehatan melalui media sosial, dan tidak ada layanan kesehatan di pondok pesantren. 2) Perilaku kesehatan para santriwati sebagian besar dipengaruhi oleh pengetahuan agama dan perilaku kesehatan santriwati selama menarche baik yang sadar atau tahu yang menguntungkan dan merugikan hampir seimbang. 3) Dukungan sosial bagi santriwati yaitu keluarga, teman sebaya, dan ustadzah ikut serta menjadi pedoman dalam keputusan berperilaku kesehatan yang dilakukan oleh santriwati remaja, bertujuan mencapai kesehatan reproduksi yang lebih baik di masa mendatang.</p> 2020-11-29T22:17:26+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/solidarity/article/view/42913 KEMRUNGSUNG: Intensifikasi Pertanian oleh Petani di Desa Kenalan Kecamatan Pakis Kabupaten Magelang 2020-12-02T17:13:02+00:00 Dhika Kurniawan Agung dhika14045@gmail.com Gunawan Gunawan goenantro@mail.unnes.ac.id <p>Intensifikasi pertanian merupakan teknik pengolahan lahan secara intensif yang didukung dengan bibit unggul dan pupuk agar hasil produksi pertanian dapat maksimal. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Desa Kenalan saat ini, sudah tidak menerapkan pertanian subsisten, perubahan yang terjadi dikarenakan adanya kebijakan Dana Alokasi Khusus, melalui sistem intensifikasi pertanian. Terbukanya akses pasar, masuknya produk dari luar, dan pembangunan infrastruktur menjadi aspek pendukung pertanian komersial dapat berkembang dan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat. Hadirnya kebutuhan baru seperti pendidikan, komunikasi dan transportasi mendorong masyarakatnya untuk memenuhi, kebutuhan tersebut. Terkait dengan pendekatan Reorientasi Budaya, masyarakat Desa Kenalan saat ini, bukan hanya memenuhi kebutuhan pokok, melainkan lebih pada “prestise” dimana seseorang membeli barang bukan lagi sebagai kebutuhan pokok, akan tetapi sebagai kebutuhan kehormatan atau gengsi. Kompleksitas kebutuhan, membuat masyarakat “kemrungsung” atau tergesa-gesa dalam bertani. Keberadaan pertanian komersial yang diharapkan mampu menyejahterakan masyarakat, namun berbanding terbalik dengan kebutuhan hidup dan ketidakstabilan harga jual, sehingga petani selalu menginginkan hasil yang cepat dan terus menerus agar mampu mencukupi kebutuhan hidupnya.</p> 2020-11-29T22:25:10+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/solidarity/article/view/42914 Fungsi Dan Peran Abdi Dalem Di Keraton Kasunanan Surakata Hadiningrat 2020-11-29T22:30:57+00:00 Herlina Kartika Sari herlina.kartika.sari1@gmail.com Nugroho Trisnu Brata trisnu_ntb2015@mail.unnes.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan membahas tentang fungsi dan peran <em>abdi dalem</em> Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dan analisis teori menggunakan teori Fungsionalisme, Malinowski. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Validitas data penelitian ini menggunakan teknik triangulasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa makna <em>abdi dalem</em> Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat bagi <em>abdi dalem</em> adalah&nbsp; pengabdian yang dilakukan dengan tulus ikhlas tanpa pamrih tanpa paksaan untuk mendapatkan keberkahan dari Tuhan dan mendapatkan kedamaian dan kentraman untuk mensejahterakan keluarga dengan pegabdian mereka. Fungsi dan peran <em>abdi dalem</em> sangatlah penting bagi kehidupan&nbsp; keraton dan keduannya tidak dapat dipisahkan satu sama lain, keraton membutuhkan <em>abdi dalem</em> untuk menjaankan roda pemerintahan dan <em>abdi dalem</em> membutuhkan keraton. Sedangkan masyarakat memilih menjadi <em>abdi dalem</em> Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat karena jika bekerja dengan raja dengan turut&nbsp; ikhlas tanpa meminta balasan apapun maka akan digantikan oleh Tuhan, bisa berupa kesehatan, kebahagiaan, kedamaiaan, walau itu tidak dirasakan langsung oleh <em>abdi dalem</em> tetapi juga dapat diberikan kepada keturunannya.</p> 2020-11-29T22:30:57+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/solidarity/article/view/42915 Perubahan Nilai Kesenian Calung pada Kelompok Pengamen Calung Nada Tanjung Kota Tegal 2020-12-02T14:55:50+00:00 Itsna Rizqi Istiqomah Itsna_rizqi@yahoo.co.id Atika Wijaya atika.wijaya@mail.unnes.ac.id <p>Kesenian tradisional kini banyak digunakan sebagai media untuk mencari pendapatan, seperti keberadaan pengamen calung yang kini ada di Kota Tegal. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui (1) alasan dipakainya kesenian calung untuk kegiatan mengamen di Kota Tegal, (2) perubahan nilai ekonomi pada kesenian calung yang digunakan untuk mengamen di Kota Tegal, (3) dampak keberadaan pengamen calung bagi masyarakat Kota Tegal. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa 1) terdapat beberapa alasan dipakainya kesenian calung untuk kegiatan mengamen di Kota Tegal yaitu imitasi pengamen di Yogyakarta, calung sebagai jalan mendapatkan undangan pentas, suara calung mudah dikenali dan calung mudah dipindahkan, 2) adanya kemudahan dalam mengakses informasi menyebabkan adanya perubahan nilai yang ada pada kesenian calung, yaitu adanya perubahan dari kegiatan non-komersial ke kegiatan komersial dan adanya sikap terbuka pengamen calung terhadap perubahan, 3) dampak keberadaan pengamen calung bagi masyarakat Kota Tegal antara lain melanggar Perda No. 9 Tahun 2018 dan mengganggu mayarakat.</p> 2020-11-29T22:50:54+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/solidarity/article/view/42917 Ma’pasilaga Tedong: Analisis Tradisi Adat Pemakaman Rambu Solo Di Toraja Sulawesi Selatan 2020-11-29T23:10:18+00:00 Mirawaty Patiung mirawatypatiung03@gmail.com Ari Alpriansah Suleman syukur@unm.ac.id Jumadi dkk Jumadi@unm.ac.id <p>Penulisan ini ingin memaparkan bahwa rambu solo’ memiliki beberapa rangkaian kegiatan, salah satunya yaitu Ma’pasilaga Tedong (adu kerbau). Adapun tujuan penulisan ini ingin mengungkapkan bagaimana tradisi Ma’pasilaga Tedong, dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya serta pergeseran nilai akibat modernisasi. Sehinga di harapkan dapat memberikan wawasan kepada generasi muda dan masyarakat tentang tujuan awal dari tradisi Ma’pasilaga Tedong. Adapun metode yang digunakan dalam penulisan ini yaitu metode kajian pustaka. Dalam hal ini peneliti untuk melengkapi data-datanya mengunakan literatur laporan data-data mengenai penelitian sebelum yang berkaitan dengan tradisi Ma’pasilaga tedong di Toraja. Hasil dari penulisan ini didapatkan bahwa Rambu solo’ merupakan salah satu upacara kedukaan di mana didalamnya upacara tersebut memiliki beberapa rangkaian salah satunya yaitu tradisi Ma’pasilaga Tedong. Adapun tujuan awal dari Ma;pasilaga Tedong ini adalah sebagai hiburan bagi anggota keluarga yang sedang mengalami kedukaan dan hiburan bagi masyarakat yang telah bergotong royong dalam membuat pondok-pondok yang nantinya akan dipakai dalam upacara Rambu Solo’. Namun, rupanya tujuan tersebut telah mengalami pergeseran ditengah modernisasi pada saat ini di mana Ma’pasilaga Tedong sudah di jadikan ajang perjudian bagi masyarakat.</p> 2020-11-29T23:10:18+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/solidarity/article/view/42920 Strategi Perilaku Orang tua Murid Terhadap Kebijakan Zonasi Sekolah Pada Tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) Di Desa Kramat Kecamatan Pemalang Kabupaten Pemalang 2020-11-29T23:16:56+00:00 Panji Adam Inkim Panjiinkim@gmail.com Totok Rochana toksosant@mail.unnes.ac.id <p>Penelitian ini membahas mengenai strategi perilaku orang tua murid terhadap kebijakan zonasi sekolah. Terdapat beberapa strategi perilaku yang dilakukan oleh orang tua murid. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk: 1) Mengetahui bentuk strategi perilaku orang tua murid terhadap kebijakan zonasi sekolah pada tingkat sekolah menengah pertama; dan 2) Mengetahui faktor-faktor yang melatarbelakangi bentuk strategi perilaku orang tua murid terhadap kebijakan zonasi sekolah pada tingkat SMP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Strategi perilaku orang tua murid tingkat SMP di Desa Kramat secara besar terbagi menjadi 4 yaitu mendampingi anaknya pada saat belajar, Memasukan anaknya ke dalam Lembaga bimbingan belajar, membekali ilmu agama, dan menjalin komunikasi dengan orang tua di lingkungan terdekat. 2) Faktor yang melatarbelakangi bentuk perilaku sosial orang tua murid yang paling berpengaruh adalah tingkat pendapatan orang tua, budaya di dalam keluarga, lingkungan sekitar.</p> 2020-11-29T23:16:56+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/solidarity/article/view/42921 Reproduksi Berita Hoax di Media Sosial Masyarakat Desa Rendeng Kabupaten Kudus 2020-11-29T23:22:33+00:00 Tiara Dwi Syania Tiaradwi728@gmail.com Asma Luthfi asma_luthfi@mail.unnes.ac.id <p>Pembentukan ruang publik baru melalui media sosial yang digunakan masyarakat Desa Rendeng, menjadi akses bebas keluar masuknya berita hoax. Melalui media sosial, reproduksi berita hoax semakin mudah dilakukan dan berakibat masifnya perkembangan berita hoax pada media sosial masyarakat. Metode dalam penelitian ini adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teori yang digunakan untuk menganalisis data adalah teori Kekuasaan dan Pengetahuan Michle Foucault. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui proses kegiatan reproduksi berita hoax pada meda sosial masyarakat Desa Rendeng. Hasil penelitian ini menunjukkan 1) Perkembangan berita hoax di Desa Rendeng tidak terlepas dari karakteristik yang tedapat pada berita hoax, segmentasi penerimaan berita hoax di masyarakat, serta metode penyebaran berita hoax di Desa Rendeng, 2) Tipologi respon masyarakat terhadap berita hoax terdiri dari proses tidak langsung percaya dan proses langsung percaya dengan berita hoax, sedangkan&nbsp; cara masyarakat mengidentifikasi berita hoax terdiri dari media sosial yang dimiliki dan tingkat kesadaran literasi media sosial masyarakat Desa Rendeng, 3) Proses masyarakat Desa Rendeng dalam mereproduksi berita hoax terdiri dari mengedit berita hoax serta mengkombinasikan dari berbagai sumber.</p> 2020-11-29T23:22:33+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/solidarity/article/view/42922 Bentuk - Bentuk Perilaku Konsumtif Mantan TKW Desa Tergo Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus 2020-11-29T23:28:06+00:00 Triana Aprellia Pramistika trianaaprilia541@gmail.com Thriwaty Arsal thriwaty_arsal@mail.unnes.ac.id <p>Perilaku konsumtif merupakan kegiatan konsumsi yang tidak di dasarkan pada kebutuhan melainkan keinginan dan kepuasan semata. Penelitian ini mengkaji tentang bentuk perilaku konsumtif yang dilakukan oleh mantan TKW saat berada di kampung halaman. Perilaku konsumtif yang dilakukan mantan TKW di Desa Tergo merupakan wujud dari kesuksesan yang telah dicapai selama bekerja menjadi TKW. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk perilaku konsumtif dari segi berbelanja untuk keperluan penampilan (fashion) dan bentuk perilaku konsumtif dari segi berbelanja untuk keperluan gengsi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Pelaksanaan penelitian dengan menggunkaan 6 informan utama yaitu mantan TKW Desa Tergo. Validitas data menggunakan Triangulasi data guna untuk membandingkan data hasil wawancara informan utama dengan kenyataan sesungguhnya. Penelitian ini menggunakan teori masyarakat konsumsi Jean Paul Baudrillard untuk menganalisis perilaku konsumtif yang dilakukan oleh mantan TKW di Desa Tergo yang menunjukkan suatu gaya hidup. Hasil penelitian yang dilakukan peneliti menunjukan bahwa perilaku konsumtif mantan TKW sudah menjadi kebudayaan. Perilaku yang ditunukan oleh mantan TKW adalah dengan berpenampilan yang up to date dengan tujuan untuk menaikan tingkat gengsi di kehidupan masyarakat Desa Tergo.</p> 2020-11-29T23:28:06+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/solidarity/article/view/42923 Revitalisasi Folk Song (Nyanyian Rakyat) Sebagai Media Penanaman Nilai Dikalangan Masyarakat Banjar Kalimantan Selatan 2020-11-29T23:34:12+00:00 Yuli Apriati yuli.apriati@ulm.ac.id Alfisyah Alfisyah elfis.albanjari@ulm.ac.id Laila Azkia dkk laila.azkia@ulm.ac.id <p>Penelitian ini dilatar belakangi oleh makin hilangnya nyanyian rakyat dalam kehidupan masyarakat Banjar. Nyanyian rakyat merupakan kekayaan budaya yang memiliki kearifan lokal dan mengandung nilai-nilai yang luhur. Belakangan ini nyanyian rakyat sudah tidak banyak dikenal oleh generasi muda, tersingkir oleh serbuan lagu maupun musik populer. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mencoba memahami apa yang menjadi harapan dan angan-angan orang Banjar tentang kebudayaannya melalui nyanyian rakyat. Lebih khusus penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menginventarisir dan menganalisis berbagai nyanyian rakyat masyarakat Banjar yang masih bertahan dan masih digunakan dalam berbagai aktifitas kehidupan serta menggali nilai sosial budayanya dan sekaligus mengenalkannya kepada generasi muda agar tidak punah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah diskriptif kualitatif. Melalui penelitian ini, teks lirik nyanyian rakyat Banjar yang selama ini masih tersebar secara sporadic dalam bentuk lisan yang dikumpulkan untuk kemudian dianalisa bentuk dan fungsi pendidikannya. Hasil penelitian menunjukkan Beberapa nyanyian rakyat banjar yang masih bertahan dan masih digunakan dalam berbagai aktifitas kehidupan seperti saat menidurkan anak dan juga dinyanyikan dalam berbagai permainan tradisional anak-anak. Adapun nilai-nilai pendidikan sosial budaya yang terkandung dalam beberapa nyanyian rakyat: a) Nilai pendidikan agama, b) Nilai pendidikan kesopanan, c) Nilai pendidikan etika bekerja, d). Nilai pendidikan tanggung-jawab.</p> 2020-11-29T23:34:12+00:00 ##submission.copyrightStatement##