Solidarity: Journal of Education, Society and Culture https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/solidarity <p style="text-align: justify;"><strong>Indonesian Version</strong></p> <p style="text-align: justify;">Jurnal <em>Solidarity </em>menampung artikel hasil penelitian dan kajian konseptual dalam bidang pendidikan dan sosial-budaya.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>English Version</strong></p> <p style="text-align: justify;">Solidarity Journal publishes original research and conceptual analysis of society, culture, school sociology and anthropology through sociological and anthropological lens.</p> <p style="text-align: justify;"><a href="https://scholar.google.com/citations?user=zMuQ4GgAAAAJ&amp;hl=en" target="_blank" rel="noopener"><img title="http://journal.unnes.ac.id/sju/public/site/images/widiyanto/images_2_-_copy1_160" src="/sju/public/site/images/widiyanto/images_2_-_copy1_160.jpg" alt="http://journal.unnes.ac.id/sju/public/site/images/widiyanto/images_2_-_copy1_160" width="160" height="69"></a></p> en-US <a rel="license" href="http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/"><img src="https://i.creativecommons.org/l/by/4.0/88x31.png" alt="Creative Commons License" /></a><br />This work is licensed under a <a rel="license" href="http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/">Creative Commons Attribution 4.0 International License</a>. hartowicaksono@mail.unnes.ac.id (HARTO WICAKSONO S.Pd., M.A.) hartowicaksono@mail.unnes.ac.id (HARTO WICAKSONO S.Pd., M.A.) Wed, 07 Jul 2021 06:20:53 +0000 OJS 3.1.1.2 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Fungsi Perkumpulan Haji Bagi Masyarakat di Kecamatan Cepu Kabupaten Blora https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/solidarity/article/view/48005 <p>Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan fungsi perkumpulan haji bagi masyarakat di kecamatan Cepu Kabupaten Blora. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, studi kepustakaan dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada dua makna ibadah haji bagi anggota perkumpulan haji Kecamatan Cepu yaitu wajib dan wajib bagi mereka yang mampu, sedangkan dalam hal predikat haji mereka memaknai predikat haji dengan simbol-simbol tertentu yaitu dengan pakaian dan perilaku. Bentuk kegiatan yang dilakukan oleh IPHI Cepu digolongkan menjadi dua jenis, yaitu kegiatan untuk internal dan eksternal. Fungsi kegiatan yang dilakukan oleh IPHI Cepu yaitu agar para jamaah haji dapat mengupayakan pelestarian haji mabrur, terpenuhinya kebutuhan spiritual masyarakat, terciptanya persatuan antar ormas Islam, dan terpenuhinya kebutuhan sebagian masyarakat yang membutuhkan bantuan.</p> Achmad Zahrul Rinja; Moh. Yasir Alimi ##submission.copyrightStatement## https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/solidarity/article/view/48005 Mon, 05 Jul 2021 14:29:35 +0000 Pengetahuan Lokal dalam Praktek Pertanian di Dusun Pamulian Kecamatan Warungpring Kabupaten Pemalang https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/solidarity/article/view/48006 <p>Pengetahuan lokal petani juga baik dalam menyikapi adanya inovasi dalam pertanian, hal ini dimaksudkan untuk tetap menjaga kesuburan dan kesimbangan ekosistem tanah itu sendiri. Pengetahuan lokal juga dijadikan pedoman oleh petani untuk menentukan beberapa hal dalam melakukan aktivitas pertanian di petani Dusun Pamulian Kecamatan Warungpring Kabupaten Pemalang. Tujuan penelitian ini adalah: 1) Mengetahuai sistem pertanian masyarakat Dusun Pamulian dalam pertanian, 2) Mengetahui pengetahuan lokal dalam praktek pertanian di masyarakat Dusun Pamulian. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Lokasi penelitian di Dusun Pamulian, Kecamatan Warungpring, Kabupaten Pemalang. Subjek dalam penelitian ini adalah petani Dusun Pamulian. Konsep yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan ethnoscience. Hasil penelitian ini adalah menunjukan bahwa sistem pertanian petani Dusun Pamulian menggunakan tahapan sesuai dengan pengetahuan lokal yang petani miliki dan menggunakan inovasi dalam pertanian seperti pupuk dan traktor. Praktik pertanian dengan pengetahuan lokal yang masih diterapkan, yaitu&nbsp; kepercayaan supranatural menghitung hari baik untuk mengelolan lahan sampai menanam padi, representasi diterapkan hal tersebut supaya pertanian mereka mendapat keselamatan serta berhati-hati dalam melakukan pekerjaan. Pengetahuan lokal lain yang masih diterapkan penggunaan bahan alami untuk menanggulai hama, hal ini juga representasi dari petani dapat mengontrol penggunaan bahan kimia agar tidak berlebihan. Saran yang dapat diberikan untuk penelitian ini adalah Penelitian mengenai Pengetahuan lokal dalam praktek pertanian di masyarakat Dusun Pamulian, Kecamatan Warungpring, Kabupaten Pemalang dalam proses pewarisan pengetahuan lokal pertanian pada generasi selanjutanya bisa dilakukan dalam keluarga agar pengetahuan yang sudah ada tidak hanya sekedar dipraktekan mengikuti kebiasaan yang sudah sebelumnya namun bisa dipahami sepenuhnya.</p> Dewi Rustiana, Gunawan Gunawan ##submission.copyrightStatement## https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/solidarity/article/view/48006 Mon, 05 Jul 2021 14:43:32 +0000 Model Pendidikan Inklusi dan Respon Orang Tua dalam Implementasi Sekolah Inklusif di MI Keji Ungaran Barat, Semarang https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/solidarity/article/view/48007 <p>Penelitian ini membahas mengenai model pendidikan inklusi dan respon orang tua dalam implementasi sekolah inklusif. Sekolah inklusif merupakan sekolah yang hadir sebagai wujud dari pogram <em>education for all</em> yang memberikan kesempatan bagi para anak-anak berkebutuhan khusus untuk dapat bersekolah bersama dengan anak-anak normal lainnya dalam satu sekolah reguler yang sama. Tujuan penelitian ini adalah untuk : 1) Mengetahui implementasi model pendidikan inklusi di MI Keji, 2) Mengetahui strategi pelaksanaan &nbsp;pendidikan inklusi di MI Keji, 3) Mengetahui respon orang tua dalam implementasi sekolah inklusi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Teori Humanistik dari Abraham Maslow dengan konsep pendidikan antidiskriminasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) implementasi model pendidikan inklusi berupa model pendidikan inklusi pada kelas reguler dengan <em>pullout</em> dan disandingkan dengan berbagai program inklusi yang mendukung pelaksanaan pendidikan inklusi di MI Keji, 2) Strategi pelaksanaan pendidikan berupa upaya dalam menuntaskan permasalahan dalam pelaksanaan pendidikan inklusi di MI Keji berupa kesiapan madrasah yang mencakup tersedianya GPK, sarana prasana aksesibilitas, penerapan kurikulum, dan adanya peserta didik ABK, 3) Respon orang tua terhadap implementasi sekolah inklusif di MI Keji berupa respon positif dengan menerima keberadaan ABK bersanding dengan non-ABK di MI Keji, meskipun sempat berhadapan dengan respon negatif pada awal mula didirikannya MI Keji sebagai sekolah inklusif.</p> Fahriza Ragil Ramadanti, Harto Wicaksono ##submission.copyrightStatement## https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/solidarity/article/view/48007 Mon, 05 Jul 2021 14:52:51 +0000 Perubahan Minat Pemuda Dalam Usaha Ukiran Di Desa Mulyoharjo, Kecamatan Jepara, Kabupaten Jepara https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/solidarity/article/view/48008 <p>Penelitian ini membahas mengenai perubahan minat pemuda dalam usaha ukiran, baik dalam belajar maupun bekerja sebagai pengukir. Pemuda kurang berperan dalam mengembangkan usaha ukiran karena minatnya berubah. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk: 1) Mengetahui perubahan minat pemuda dalam usaha ukiran, 2) Mengetahui penyebab terjadinya perubahan minat pemuda dalam usaha ukiran, dan 3) Mengetahui dampak dari perubahan minat terhadap kelangsungan usaha ukiran. Teori yang digunakan untuk menganalisis penelitian ini adala teori pilihan rasional James S Coleman. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan diketahui bahwa: 1) Bentuk perubahan minat pemuda ialah belajar keterampilan lain, menjalankan usaha sendiri, dan bekerja di luar usaha ukiran. Bentuk perubahan minat ini dilihat dari pekerjaan yang dipilih oleh pemuda. 2) Penyebab terjadinya perubahan minat pemuda disebabkan oleh tiga hal yaitu rendahnya pendapatan pengukir, <em>image </em>pengukir sebagai pekerjaan rendahan, dan tingkat pendidikan pemuda saat ini. 3) Dampak yang diakibatkan dari perubahan minat pemuda terhadap kelangsungan usaha ukiran adalah berkurangnya generasi penerus terhadap usaha ukiran dan usaha ukiran menjadi sepi pesanan. Kurangnya peran pemuda dalam usaha ini juga mengakibatkan usaha ukiran tidak berkembang.</p> Ichda Zakiyatuz Zulfa, Atika Wijaya ##submission.copyrightStatement## https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/solidarity/article/view/48008 Mon, 05 Jul 2021 15:08:38 +0000 Sekolah Ramah Anak: Kerja Sama Sekolah dan Orang Tua Siswa di SMP Negeri 26 Semarang https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/solidarity/article/view/48009 <p>SMP Negeri 26 Semarang merupakan sekolah di Semarang yang pertama kali mendeklarasikan sekolah ramah anak, serta mengajak orang tua siswa melakukan kerja sama dalam pelaksanaannya. Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) Mengetahui kerja sama yang dilakukan sekolah dengan orang tua siswa dalam pelaksanaan sekolah ramah anak di SMP Negeri 26 Semarang, (2) Mengetahui pelaksanaan sekolah ramah anak di SMP Negeri 26 Semarang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualititatif non partisipatif, dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumen. Lokasi penelitian berada di SMP Negeri 26 Semarang, jalan Mpu Sendok II, Kecamatan Banyumanik, Semarang. Penelitian ini menggunakan konsep kerja sama dari Hendropuspito dan kerja sama dalam pendidikan dari Zuhdi, serta pedoman sekolah ramah anak dari Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Nomor 8 Tahun 2015. Hasil penelitian ini adalah: (1) kerja sama antara pihak SMP Negeri 26 Semarang dengan orang tua dilakukan melalui pertemuan tatap muka, pembentukan paguyuban orang tua siswa, dan membuat grup <em>whatsapp</em> sebagai media komunikasi sekolah dengan orang tua siswa. (2) pelaksanaan sekolah ramah anak di SMP Negeri 26 Semarang dilakukan dengan memperhatikan komponen-komponen sekolah ramah anak yang diberlakukan oleh Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak tahun 2015, akan tetapi terdapat beberapa komponen yang belum terpenuhi.</p> Indah Mentari Ramadanti Putri, Rini Iswari ##submission.copyrightStatement## https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/solidarity/article/view/48009 Mon, 05 Jul 2021 15:15:21 +0000 Pelaksanaan Penilaian Autentik Pada Masa Pandemi Covid-19 Mata Pelajaran Sosiologi Materi Permasalahan Sosial Dalam Masyarakat Di SMA Negeri 1 Godong https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/solidarity/article/view/48010 <p>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan penilaian autentik pada masa pandemi <em>Covid</em>-19 mata pelajaran Sosiologi materi permasalahan sosial dalam masyarakat di SMA Negeri 1 Godong, kendala pelaksanaan penilaian autentik pada masa pandemi <em>Covid</em>-19 mata pelajaran Sosiologi materi permasalahan sosial dalam masyarakat di SMA Negeri 1 Godong, dan upaya guru mengatasi kendala pelaksanaan penilaian autentik pada masa pandemi <em>Covid</em>-19 mata pelajaran Sosiologi materi permasalahan sosial dalam masyarakat di SMA Negeri 1 Godong. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan penilaian autentik pada masa pandemi <em>Covid</em>-19 mata pelajaran Sosiologi di SMA Negeri 1 Godong belum berjalan sesuai dengan standar penilaian autentik. Kendala penilaian autentik adalah guru kesulitan dalam pengambilan penilaian dari Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) berbasis online dan siswa kesulitan mengakses aplikasi belajar <em>online</em>. Upaya guru mengatasi kendala penilaian autentik dengan memberi motivasi belajar, berdiskusi dengan guru lain mengenai penilaian<em> online</em> yang efektif, dan mengikuti pelatihan untuk mengembangkan kompetensi guru.</p> Indria Astuti, Elly Kismini ##submission.copyrightStatement## https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/solidarity/article/view/48010 Mon, 05 Jul 2021 15:25:27 +0000 Budaya Belajar dalam Dinamika Relasi Siswa Santri dan Non Santri di Madrasah Aliyah Al Asror Kota Semarang https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/solidarity/article/view/48012 <p>Penelitian ini membahas mengenai budaya belajar yang dimiliki oleh siswa santri dan non santri di Madrasah Aliyah Al Asror. MA Al Asror menjadi sekolah yang menarik untuk diteliti karena memiliki dua kategori siswa yang berbeda yaitu siswa santri dan non santri. Masing-masing kategori mengembangkan karakter perilaku dan budaya belajar yang berbeda dalam satu institusi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui dan mendeskripsikan budaya belajar yang terbentuk di kalangan siswa santri dan siswa non santri MA Al Asror serta menjelaskan dinamika relasi yang terjadi diantara kedua budaya belajar tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Terbentuknya budaya belajar siswa santri dan non santri didasarkan pada habitus yang mereka miliki. Siswa santri memiliki habitus yang terbentuk dari lingkungan pondok pesantren sedangkan siswa non santri memiliki habitus dari lingkungan masyarakat serta keluarga.&nbsp; Perbedaan habitus ini lah yang&nbsp; menyebabkan praktik budaya belajar yang mereka bawa di sekolah pun menjadi berbeda dan membentuk ciri khas. Ciri khas tersebut terutama terlihat pada aspek karakter moral dan karakter akademik, dimana siswa santri memiliki karakter yang lebih kuat pada aspek moral sementara siswa non santri menonjol dalam aspek karakter akademik. Ciri khas budaya akademik tersebut terbentuk dalam alam pengetahuan kognitif siswa dan menjadi pedoman dalam praktik budaya belajar yang mereka lakukan.</p> Lolita Noor Amalia, Kuncoro Bayu Prasetyo ##submission.copyrightStatement## https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/solidarity/article/view/48012 Mon, 05 Jul 2021 15:35:41 +0000 Peran Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) dalam Memberdayakan Mantan Buruh Migran di Kampung Buruh Migran Desa Tracap Kecamatan Kaliwiro Kabupaten Wonosobo https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/solidarity/article/view/48013 <p>Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan peran suatu organisasi dalam memperdayakan mantan buruh migran di Kampung Buruh Migran. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif yang dilakukan di Kampung Buruh Migran Desa Tracap Kecamatan Kaliwiro Kabupaten Wonosobo. Data dikumpulkan melalui metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Peran yang dilakukan SBMI wonosobo sebagai motivasi untuk mantan buruh migran agar dapat mengikuti setiap kegiatan yang ada. Beberapa upaya yang dilakukan SSBMI untuk memberdayakan mantan buruh yaitu dengan pendidikan berupa pelatihan-pelatihan, serta pemberdayaan ekonomi dengan membentuk kelompok simpan pinjam dan koperasi buruh migran. (2) Beberapa kendala dihadapi oleh SBMI Wonosobo dalam memberdayakan mantan buruh migran, yakni anggota kurang memiliki kesadaran untuk mengembangkan hasil yang didapat dari pelatihan dan kurangnya anggaran untuk pelatihan sehingga kurang maksimal dalam memberikan pelatihan. (3) Manfaat yang dirasakan yakni mantan buruh migran lebih percaya diri, lebih mandiri atau tidak tergantung pada suami/istri, dan keterampilan terasah.</p> Mentari Mentari, Nurul Fatimah ##submission.copyrightStatement## https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/solidarity/article/view/48013 Mon, 05 Jul 2021 15:43:57 +0000 Partisipasi Masyarakat dalam Pengembangan Pasar Wisata Papringan di Dusun Ngadiprono Desa Ngadimulyo Kecamatan Kedu Kabupaten Temanggung https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/solidarity/article/view/48014 <p>Pasar Wisata Papringan merupakan sebuah destinasi wisata baru di Kabupaten Temanggung, berlokasi di perkebunan bambu dusun Ngadiprono. Pada tanggal 14 Mei 2017 Pasar Wisata Papringan mulai dikembangkan, pengembangan Pasar Wisata Papringan melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Berangkat dari realitas tersebut, tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) Mengetahui bentuk partisipasi masyarakat dalam pengembangan Pasar Wisata Papringan. (2) Mengetahui faktor yang mendorong partisipasi masyarakat dalam pengembangan Pasar Wisata Papringan. (3) Mengetahui hambatan partisipasi dalam pengembangan Pasar Wisata Papringan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, serta dokumentasi. Keabsahan data dilakukan dengan teknik triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Bentuk partisipasi masyarakat yang dilakukan dalam pengembangan Pasar Wisata Papringan mencakup empat tahap yaitu partisipasi dalam perencanaan, pelaksanaan, pemanfaatan hasil, dan evaluasi. (2) Faktor yang mendorong partisipasi masyarakat dalam pengembangan Pasar Wisata Papringan adalah adanya kepedulian masyarakat untuk membangun desa dan motivasi ekonomi masyarakat. (3) Hambatan dalam partisipasi pengembangan Pasar Wisata Papringan adalah kualitas sumber daya manusia, konflik kepentingan, dan kurangnya dukungan pemerintah.</p> Rima Ayu Dewanti, Fulia Aji Gustaman ##submission.copyrightStatement## https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/solidarity/article/view/48014 Mon, 05 Jul 2021 15:52:06 +0000 Pengetahuan dan Perilaku Kesehatan Penderita Hipertensi Anggota Prolanis Puskesmas Jatinom Kabupaten Klaten https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/solidarity/article/view/48016 <p>Hipertensi merupakan salah satu penyakit yang dapat dikendalikan melalui perubahan gaya hidup yang mengarah pada perilaku sehat yang didasari oleh pengetahuan. Tujuan penelitian ini: 1) mengetahui pengetahuan penderita hipertensi mengenai penyakit hipertensi setelah mengikuti kegiatan Prolanis Puskesmas Jatinom. 2) mengetahui perilaku kesehatan yang dilakukan oleh penderita hipertensi anggota Prolanis Puskesmas Jatinom Kabupaten Klaten. Metode dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Lokasi penelitian di Puskesmas Jatinom, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) pengetahuan mengenai hipertensi yang dimiliki oleh penderita hipertensi anggota Prolanis Puskesmas Jatinom berbeda-beda karena adanya perbedaan sumber pengetahuan. 2)&nbsp; setelah terkena hipertensi sebagian besar penderita hipertensi anggota Prolanis Puskesmas Jatinom&nbsp; menerapkan pola hidup sehat yang secara sadar dilakukan dan bermanfaat bagi kesehatan. Perilaku&nbsp; sadar&nbsp; namun merugikan kesehatan juga masih dilakukan karena adanya keinginan untuk mengonsumsi makanan pemicu hipertensi dan pengaruh faktor usia lanjut. Sementara&nbsp; perilaku tidak sadar namun menguntungkan maupun merugikan kesehatan dilakukan penderita hipertensi karena kurangnya pengetahuan mengenai manfaat dan dampak dari perilaku yang dilakukannya.</p> Wiwin Wahyuningsih, Antari Ayuning Arsi ##submission.copyrightStatement## https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/solidarity/article/view/48016 Mon, 05 Jul 2021 16:09:27 +0000 TRADISI BARITAN: Sebuah Upaya Harmonisasi Dengan Alam Pada Masyarakat Dieng https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/solidarity/article/view/48017 <p>Tradisi Baritan merupakan tradisi perayaan Bulan Muharam atau Bulan <em>Sura</em> bagi masyarakat Dieng, khususnya di Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Tradisi ini dilaksanakan setiap tahunnya pada Jumat terakhir (<em>puputan</em>) pad bulan <em>Sura</em>, dengan persyaratan tumbal berupa kambing. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pelaksanaan Tradisi Baritan dan makna yang diberikan oleh masyarakat Dieng Kulon pada tradisi tersebut dalam relasinya dengan alam. Penelitian ini menggunakan metode etnografi yang menggunakan sudut pandang emik yang berusaha memahami pandangan hidup dari sudut pandang penduduk asli. Teknik pengumpulan data digunakan dalam penulisan ini adalah wawancara dengan para informan yaitu tokoh masyarakat Dieng, observasi lapangan, dan studi literatur. Hasil penelitian menujukkan bahwa masyarakat melihat Tradisi Baritan sebagai upaya untuk berdamai dengan alam. Tradisi Baritan yang mereka lakukan tidak hanya dimaknai untuk menjaga keamanan lingkungan, tetapi juga untuk menolak bencana. Masyarakat Dieng juga merasa bertanggung jawab tidak hanya untuk lingkungan sekitar, tapi dalam cakupan lebih luas yaitu menjaga <em>nuswantoro</em> atau nusantara (Indonesia).</p> Widi Hidayati1, Novi Sulistiyani2, Wahyu Sutrisno3, Atika Wijaya ##submission.copyrightStatement## https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/solidarity/article/view/48017 Mon, 05 Jul 2021 16:16:58 +0000 Eksistensi Pendidikan Pesantrean Di Lingkungan Non Muslim Tionghoa https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/solidarity/article/view/48286 <p>Artikel ini menjelaskan upaya Pondok Pesantren Kauman di Desa Karangturi dalam mempertahankan eksistensi pendidikan pesantren di tengah lingkungan non-muslim Tionghoa. Pondok pesantren biasanya berdiri dan berkembang di lingkungan yang kental dengan budaya keislamannya. Tujuan penelitian untuk mengetahui bentuk pendidikan, strategi, faktor pendorong dan penghambat dalam mempertahankan eksistensi Pondok Pesantren Kauman yang berada di tengah lingkungan non-Muslim Tionghoa. Metode penelitian yaitu penelitian kualitatif. Penulis menggunakan teori struktural fungsional dari Talcott Parsons untuk mempertahankan eksistensi suatu kelompok sosial. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) pendidikan yang terdapat di Pondok Pesantren Kauman yaitu pendidikan formal, non-formal, dan pendidikan karakter. (2) strategi mempertahankan eksistensi diantaranya mempertahankan ciri khas pendidikan salaf, menerapkan akulturasi budaya Jawa-Arab-Tionghoa, dan konsisten&nbsp; menanamkan konsep Islam <em>Rahmatan Lil Alamin.</em> (3) faktor pendorong yaitu kerukunan umat beragama, menjunjung tinggi nilai toleransi, dan adanya ritual pesantren di ruang publik. Sedangkan faktor penghambat berasal dari tokoh agama setempat yang kurang mendukung berdirinya Pondok Pesantren Kauman.&nbsp;</p> Miftachur Rohmah, Moh. Yasir Alimi ##submission.copyrightStatement## https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/solidarity/article/view/48286 Fri, 16 Jul 2021 08:03:47 +0000 Kajian Etnobotani Tanaman Obat yang Dijual Di Toko Bahan Jamu Pak Seng Kawasan Pecinan Semarang https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/solidarity/article/view/48289 <p>Tanaman obat merupakan berbagai jenis tanaman yang memiliki fungsi serta berkhasiat sebagai obat dan dapat dipergunakan untuk penyembuhan suatu penyakit maupun memelihara kesehatan seseorang. Masyarakat lokal Kota Semarang memanfaatkan tanaman obat tidak hanya sebagai obat tradisional saja, tetapi juga menjadikannya barang komersial yang dapat dipasarkan. Penelitian ini berusaha untuk mengidentifikasi mengenai tanaman obat yang dimanfanfaatkan sebagai komoditas oleh masyarakat di Kawasan Pecinan, Kota Semarang Jawa Tengah. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui spesies tanaman obat yang dipasarkan, cara penjual memperoleh pasokan bahan baku dan proses penjualannya. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa teridentifikasi sejumlah 115 tanaman obat dari 49 famili yang dipasarkan di Kawasan Pecinan. Untuk memperoleh pasokan tanaman obat seringkali penjual akan membeli dari para pemasok dan importer. Proses penjualan tanaman obat tersebut yakni secara grosir dan eceran dalam bentuk kering dan serbuk.&nbsp; Kesimpulan, ada berbagai macam jenis tanaman obat yang dipasarkan di Kawasan Pecinan, namun yang paling banyak diminati yakni dari famili zingiberaceae, seringkali penjual membeli tanaman obat dari pemasok di beberapa kota di Jawa Tengah dan luar pulau Jawa, sementara harga jual tanaman obat tersebut ditentukan oleh ketersediaan bahan baku dan kebutuhan pembeli.</p> Yuli Alfiani, Fadly Husain ##submission.copyrightStatement## https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/solidarity/article/view/48289 Fri, 16 Jul 2021 08:22:54 +0000 Relasi Sosial Masyarakat Maya dalam Aplikasi Gojek (Kajian Interaksionisme Simbolik) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/solidarity/article/view/49734 <p>Perkembangan teknologi informasi yang pesat mampu menciptakan dan mampu mengembangkan ruang gerak kehidupan yang baru bagi masyarakat dunia, sehingga memungkinkan manusia hidup dalam dua kehidupan, yaitu kehidupan masyarakat nyata dan kehidupan masyarakat maya (cybercommunity). Gojek juga menyediakan ruang interaksi baru untuk berkomunikasi bagi masyarakatnya. Mereka akan melakukan interaksi dalam ruang aplikasi gojek jika pengemudi dan pengguna terikat oleh jasa. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode netnografi dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Keabsahan data hasil penelitian diuji dengan teknik keabsahan data triangulasi. Metode analisis yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Masyarakat maya dalam aplikasi gojek dapat membangun relasi sosial mereka dengan cara berinteraksi melalui aplikasi gojek dan aplikasi non gojek. (2) Bentuk relasi sosial masyarakat maya dalam aplikasi gojek yaitu kerjasama pemesanan layanan, pemberian penilaian, pertikaian, dan penolakan pesanan atau membatalkan pesanan. (3) Masyarakat maya dalam membangun relasi sosial melalui tindakan. Tindakan mereka di dasari karena dorongan hati, persepsi, manipulasi, dan penyelesaian.</p> Muhammad Ulin Nuha; Asma Luthfi ##submission.copyrightStatement## https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/solidarity/article/view/49734 Tue, 07 Sep 2021 06:18:45 +0000 Modal Sosial untuk Bekerja sebagai Bakul Pari dan Keuntungan Ekonomi dari Jual Beli Pari https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/solidarity/article/view/48015 <p>Transaksi jual beli <em>pari </em>antara petani dengan <em>bakul pari</em> terdapat unsur modal sosial yang dimiliki oleh masing-masing pihak. Jika modal sosial yang dimiliki <em>bakul pari</em> tinggi, maka keuntungan dan manfaat sosial yang diperoleh <em>bakul pari</em> tentunya juga tinggi. Namun modal sosial yang tinggi tidak menjamin <em>bakul pari</em> memperoleh keuntungan. Tujuan penelitian ini adalah (1) Memahami modal sosial yang dimiliki <em>bakul pari</em> dalam proses jual beli<em> pari</em>, (2) Memahami proses terjadinya jual beli <em>pari </em>dengan melibatkan kepemilikan modal sosial, (3)Mengetahui faktor apa saja yang menjadi kendala <em>bakul pari</em> memperoleh keuntungan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Peneliti menggunakan teori modal sosial Robert Putnam sebagai alat untuk menganalisis data yang diperoleh. Lokasi penelitian yaitu di Desa Tanggul Kecamatan Mijen Kabupaten Demak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Modal sosial yang dimiliki <em>bakul pari</em> dalam aktivitas jual beli pari mencakup beberapa aspek yaitu: kepercayaan <em>(trust),</em> jaringan sosial <em>(social networks)</em> yang meliputi jaringan sosial dengan petani <em>pari,</em> jaringan sosial dengan tempat penyewaan mesin pemanen <em>pari</em>, jaringan sosial dengan <em>tukang ojek</em> dan tenaga<em> manol </em>sawah dan jaringan sosial dengan<em> bakul</em> beras atau <em>selep</em>.Norma yang berlaku jika ada yang melanggar aturan pada aktivitas jual beli <em>pari</em> yaitu mengenai pemberian sanksi sosial berupa pelabelan. (2) Proses jual beli <em>pari</em> antara petani dengan <em>bakul pari</em> dilakukan secara <em>tebasan</em>. Pada transaksi tersebut tidak menggunakan nota atau kwitansi sebagai tanda bukti adanya transaksi jual beli. (3) Faktor yang menjadi kendala bagi <em>bakul pari</em> memperoleh keuntungan dalam jual beli pari meliputi: faktor cuaca, hama penyakit penyakit pada tanaman padi, biaya kerja di lapangan, kebijakan harga pemerintah, dan modal kepandaian berbicara <em>bakul pari</em>.</p> Shania Nur Huwaida, Nugroho Trisnu Brata ##submission.copyrightStatement## https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/solidarity/article/view/48015 Mon, 05 Jul 2021 00:00:00 +0000