BAHASA JAWA MASYARAKAT DAERAH PERBATASAN JAWA TENGAH JAWA BARAT DI KECAMATAN LOSARI KABUPATEN BREBES : KAJIAN SOSIOLINGUISTIK

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Linda Novita Isfandani

Abstract

Kecamatan Losari terletak di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Barat. Kedua wilayah yang berada di perbatasan tersebut memiliki latar belakang kebahasaan yang berbeda. Kondisi tersebut mengakibatkan masyarakat di kecamatan Losari kabupaten Brebes menggunakan ragam bahasa yang berbeda dengan daerah lain. Ragam bahasa dalam hal ini adalah bahasa Jawa Banyumasandan bahasa Jawa Cirebon. Berdasarkan latar belakang tersebut, tujuan penelitian ini adalah mengkaji dan mendeskripsikan wujud bahasa Jawa masyarakat di kecamatan Losari beserta faktor-faktor yang mempengaruhi bahasa tersebut.


                Penelitian ini menggunakan pendekatan teoretis dan pendekatan metodologis. Pendekatan teoretis yang digunakan adalah pendekatan sosiolinguistik, sedangkan pendekatan metodologis yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian berada di daerah perbatasan antara Jawa Tengah dengan Jawa Barat, tepatnya di kecamatan Losari, kabupaten Brebes. Lokasi penelitian juga diambil dari desa yang berada di kecamatan Losari, kabupaten  Cirebon. Sumber data penelitian ini adalah tuturan lisan penduduk di kecamatan Losari, kabupaten Brebes yang diambil dari empat desa yaitu Kecipir, Karangjunti, Losari Lor dan Karangdempel serta tuturan lisan penduduk di kecamatan Losari, kabupaten Cirebon yang diambil dari empat desa yaitu Losari Kidul, Panggang Sari, Barisan dan Kalisari. Data penelitian berupa tuturan lisan penduduk yang berada di daerah tersebut. Data diperoleh dengan teknik rekam, teknik catat, teknik simak libat bebas cakap, teknik simak libat cakap, dan teknik wawancara. Teknik analisis data dilakukan melalui dua prosedur yaitu analisis selama proses pengumpulan data dan analisis setelah proses pengumpulan data. Hasil analisis data dipaparkan menggunakan metode informal.


                Hasil penelitian yang diperoleh berupa (1)  wujud bahasa masyarakat di kecamatan Losari berupa pemakaian tunggal bahasa Jawa, alih kode, dan campur kode, (2) faktor yang mempengaruhi penggunaan bahasa masyarakat di kecamatan Losari antara lain faktor geografis, ekonomi, pendidikan, sosial budaya, dan perkawinan. Saran yang disampaikan dalam penelitian ini adalah diharapkan kepada para pemerhati bahasa untuk melakukan penelitian lanjutan. Semoga penelitian ini dapat menjadi acuan bagi penelitian lanjutan.


Losari District is located on the border of Central Java and West Java. The two regions on the border have different linguistic backgrounds. This condition resulted in people in the Losari sub-district of Brebes district using a variety of languages ​​that were different from other regions. The variety of languages ​​in this case is Javanese Banyumas and Cirebon Javanese. Based on this background, the purpose of this study is to examine and describe the Javanese language in the Losari sub-district along with the factors that influence the language. This study uses a theoretical approach and methodological approach. The theoretical approach used is a sociolinguistic approach, while the methodological approach used is a qualitative descriptive approach. The research location is in the border area between Central Java and West Java, precisely in Losari sub-district, Brebes district. The location of the study was also taken from villages in the Losari sub-district, Cirebon district. The data source of this research is the oral speech of residents in Losari sub-district, Brebes district taken from four villages namely Kecipir, Karangjunti, Losari Lor and Karangdempel as well as oral speeches of residents in Losari sub-district, Cirebon district taken from four villages namely Losari Kidul, Panggang Sari, Barisan and Kalisari. The research data is in the form of oral speech of residents in the area. Data were obtained by recording techniques, note-taking techniques, proficient free listening techniques, skillful listening techniques, and interview techniques. Data analysis techniques are carried out through two procedures, namely analysis during the process of data collection and analysis after the data collection process. The results of data analysis are presented using informal methods. The results obtained in the form of (1) the form of community language in Losari sub-district in the form of a single use of Javanese language, code switching, and code mixing, (2) factors that influence the use of community language in Losari sub-district include geographical, economic, educational, socio-cultural factors , and marriage. Suggestions conveyed in this study are expected to language observers to conduct further research. Hopefully this research can be a reference for further research.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

How to Cite
Isfandani, L. (2017). BAHASA JAWA MASYARAKAT DAERAH PERBATASAN JAWA TENGAH JAWA BARAT DI KECAMATAN LOSARI KABUPATEN BREBES : KAJIAN SOSIOLINGUISTIK. Sutasoma : Jurnal Sastra Jawa, 5(2). https://doi.org/10.15294/sutasoma.v5i2.29035