PENGARUH EXPERIENTIAL LEARNING KOLB MELALUI KEGIATAN PRAKTIKUM TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA

  • Suryani Suryani Jurusan Biologi Fakultas MIPA Universitas Negeri Semarang Indonesia
  • Ely Rudyatmi Jurusan Biologi Fakultas MIPA Universitas Negeri Semarang Indonesia
  • Tyas Agung Pribadi Jurusan Biologi Fakultas MIPA Universitas Negeri Semarang Indonesia
Keywords: Experiential learning kolb, Studentslearning outcomes, Practical activity,

Abstract

Abstract

_____________________________________________________________

The aim of researchwas determine the application of kolb's experiential learning model through practical activity improve students biology learning outcomes in plant tissue structure and function material in SMAN 1 Ngawen. This research was quasi-experimental which used nonequivalent control group design. The population was all science students grade XI (1, 2, and 3). The samples were taken purposively (students of XI-IPA1 as control and XI-IPA2 as experimental). The datawere increasing student learning outcomes, student opinion, and teacher opinion.Increasing student learning outcomes have been determined by N-gain, whereasdifferent of learning outcomes based on t-test.Teacher andstudentopinion were determined by questionnaire and interview.Increasing student learning outcomes was high in experimental class 57%, whereas 25% in control. Average of student learning outcomes in experimental class 83,92, whereas 75,99 in control. Result t-test average of student learning outcomes between experimental classwith control showed tcount> ttable, it was 4,05 > 1,67. It means there was significant difference. Teacher and student opinionto the learning activity had  good. Conclusion of research was application of kolb's experiential learning model through practical activity improve students biology learning outcomes in plant tissue structure and function material in SMAN 1 Ngawen.


Abstrak

_____________________________________________________________

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah penerapan model experiential learning kolb melalui kegiatan praktikum meningkatkan hasil belajar biologi siswa materi struktur dan fungsi jaringan tumbuhan di SMA Negeri 1 Ngawen. Penelitian ini merupakan penelitian quasi-experimental dengan desain nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI-IPA (1, 2, dan 3). Sampel ditentukan secarapurposive sampling (siswa kelas XI-IPA1 sebagai kontrol danXI-IPA2 sebagai eksperimen). Data penelitian berupa peningkatan hasil belajar siswa, tanggapan siswa, dan tanggapan guru. Peningkatan hasil belajar siswa ditentukan denganN-gain, sedangkan perbedaan hasil belajar berdasarkan uji t. Tanggapan siswa dan guru ditentukan menggunakan angket dan wawancara. Peningkatan hasil belajar siswa yang tinggi pada kelas eksperimen 57%, sedangkan kontrol 25%. Rata-rata hasil belajar siswa kelas eksperimen 83,92, sedangkan kontrol 75,99. Hasil uji t rata-rata hasil belajar siswa antarakelas eksperimen dengan kontrolmenunjukkan nilai thitung> ttabel, yaitu 4,05 > 1,67.Artinya ada perbedaan yang signifikan. Tanggapan siswa dan guru terhadap penerapan pembelajaran baik. Simpulan penelitian ini adalah penerapan model experiential learning kolb melalui kegiatan praktikum meningkatkan hasil belajar biologi siswa materi struktur dan fungsi jaringan tumbuhan di SMA Negeri 1 Ngawen.

 

 

Author Biographies

Suryani Suryani, Jurusan Biologi Fakultas MIPA Universitas Negeri Semarang Indonesia
Gedung D6 Lt. 1 Kampus Sekaran Gunungpati Semarang 50229 Indonesia
Jurusan Biologi Fakultas MIPA Universitas Negeri Semarang Indonesia
Ely Rudyatmi, Jurusan Biologi Fakultas MIPA Universitas Negeri Semarang Indonesia
Gedung D6 Lt. 1 Kampus Sekaran Gunungpati Semarang 50229 Indonesia
Jurusan Biologi Fakultas MIPA Universitas Negeri Semarang Indonesia
Tyas Agung Pribadi, Jurusan Biologi Fakultas MIPA Universitas Negeri Semarang Indonesia
Gedung D6 Lt. 1 Kampus Sekaran Gunungpati Semarang 50229 Indonesia
Jurusan Biologi Fakultas MIPA Universitas Negeri Semarang Indonesia

References

Anni CT & A Rifa’i. 2011. Psikologi Pendidikan. Semarang: UNNES Press.

Byers C. 2007. Playing to learn: game-driven comprehension of complex content. International Journal of Teaching and Learning in Higher Education 19(1):33-42.

Clark RW, MD Threeton, & JC Ewing. 2010. The potential of experiential learning models and practices in career and technical education & career and technical teacher education. Journal of Career and Technical Education 25(2):46-62.

Kamsinah. 2008. Metode dalam proses pembelajaran: studi tentang ragam dan implementasinya. Lentera Pendidikan 11(1):101-114.

Kolb DA. 1984. Experiential Learning: Experience As The Source Of Learning And Development. New Jersey: Prentice Hall.

Mahfudin. 2011. Model Pembelajaran Experiential Learning. On line at http:/www. Alby J MahfudzMODEL PEMBELAJARAN EXPERIENTIAL LEARNING.htm [diakses tanggal 3 Mei 2013].

Mandasari D. 2012. Pengaruh Penggunaan Model Experiential Learning Kolb terhadap Hasil Belajar Siswa pada Materi Sistem Ekskresi Manusia (Skripsi). Bandung: Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Jati.

Munif IRS & Mosik. 2009. Penerapan metode experiential learning pada pembelajaran ipa untuk meningkatkan hasil belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia 5(1):79-82.

Mustafa, Yusnani, & Baharuddin. 2011. Penerapan pembelajaran kooperatif model numbered head together (nht) untuk meningkatkan keaktifan dan penguasaan konsep matematika. Jurnal Penelitian Tindakan Kelas Decentralized Basic Education 3 khusus(1):7-14.

Rohendi D, H Sutarno, & MA Ginanjar. 2010. Efektivitas metode pembelajaran demonstrasi terhadap peningkatan hasil belajar siswa kelas x pada mata pelajaran keterampilan komputer dan pengelolaan informasi di sekolah menengah kejuruan. Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi 3 (1): 16-18.

Rosmawati, P Dewi, & Yulhefi. 2011. Pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar untuk meningkatkan minat belajar siswa. Jurnal Penelitian Tindakan Kelas Decentralized Basic Education 3 khusus(1):49-56.

Sanjaya W. 2011. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Sudjana N. 2005. Metoda Statistika. Bandung: Tarsito.

Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sumintono B, MA Ibrahim, & FA Phang. 2010. Pengajaran sains dengan praktikum laboratorium: perspektif dari guru-guru sains smpn di kota cimahi. Jurnal Pengajaran MIPA 15(2):120-127.

Wiryokusumo I. 2009. Behaviorsme, kognitivisme, dan konstruktivisme: teori belajar dan implikasinya terhadap pembelajaran. Prospektus (7)2:157-170.

Wiyanto. 2008. Menyiapkan Guru Sains Mengembangkan Kompetensi Laboratorium. Semarang: Unnes Press.

Yokhebed, S Sudarisma, & W Sunarno. 2012. Pembelajaran biologi menggunakan model pembelajaran berbasis masalah dengan pendekatan keterampilan proses sains untuk meningkatkan motivasi belajar dan hasil belajar. Jurnal Inkuiri 1(3):183-194.

Published
2014-08-01
Section
Articles