Abstract

Tujuan penelitian ini untuk: (1) mendiskripsikan karakteristik perangkat pembelajaran matematika dengan strategi TTW berbasis Konstruktivisme (2) apakah perangkat pembelajaran yang dikembangkan valid; (3) apakah pembelajaran matematika dengan strategiTTW berbasis Konstruktivisme efektif. Metode penelitian pengembangan ini menggunakan model 3-D yaitu : (1) define, (2) design, dan (3) develop. Hasil validasi dan uji coba perangkat pada penelitian ini diperoleh hasil (1) perangkat pembelajaran matematika dengan strategi TTW berbasis konstruktivisme valid; (2) pembelajaran matematika dengan strategi TTW berbasis konstruktivisme tuntas;  (3) aktivitas dan kreativitas siswa dalam pembelajaran dengan strategi TTW berbasis konstruktivisme berpengaruh positif terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa sebesar 78,30%; (4) terdapat perbedaan kemampuan komunikasi matematis antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan strategi TTW dengan siswa yang mengikuti pembalajaran konvensional.

 

The purposes of this study are: (1) to describe the characteristic of mathematics learning instrument using TTW strategy based on constructivism (2) to know whether or not the developed learning instrument is valid; (3) to know whether or not mathematics learning using TTW strategy based on constructivism is effective. This research and development method uses 3-D Model, which are: (1) defining, (2) designing, and (3) developing. The validation result on trial and error  testing in this study shown (1) mathematics learning instrument using strategy TTW based constructivism is valid; (2) mathematics learning using TTW strategy based on constructivism is complete; (3) the students activity and creativity in learning using TTW strategy based on constructivism are positively influential on students’ mathematics communications equal to 78,30%; ( 4) there is different ability of mathematical communications skill between students following the teaching and learning process using TTW strategy compared  to the students following conventional learning