MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM POSING DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH

Main Article Content

Adi Purnomo
Kartono -
Widowati -

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan perangkat pembelajaran model problem posing pendekatan saintifik yang valid, praktis dan efektif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model Thiagarajan. Pengolahan data penelitian untuk uji kevalidan dan kepraktisan dilakukan dengan menghitung rata-rata skor, sedangkan uji keefektifan dilakukan dengan uji t, uji proporsi, uji regresi, uji t berpasangan, dan uji normalitas gain. Hasil pengembangan diperoleh perangkat pembelajaran dinyatakan valid dengan rata-rata skor validasi silabus 4,3, RPP 4,31, buku peserta didik 4,24, LKPD 4,16, TKPM 4,19, dari skor maksimal 5,00. Perangkat pembelajaran praktis berdasarkan hasil pengamatan kemampuan guru 4,5 (sangat baik) dan respon peserta didik 3,8 (baik). Implementasi perangkat pembelajaran efektif yang ditunjukkan dengan: (1) ketuntasan klasikal TKKM melampaui 75%, rata-rata kelas melampaui KKM; (2) kemampuan pemecahan masalah peserta didik yang pembelajarannya menggunakan model problrm posing pendekatan saintifik lebih baik dari pada peserta didik dengan pembelajaran konvensional; (3) keterampilan proses saintifik dan karakter kemandirian berpengaruh positif terhadap kemampuan pemecahan masalah; dan (4) adanya peningkatan pemecahan masalah dan mendiskripsikan peningkatan kemampuan pemecahan masalah berdasarkan Taksonomi SOLO.

The purpose of this research to development lesson plan through problem posing model with scientific approach which are valid, practical, and effective. The development research using Thiagarajan model. Processing data for validation and practice can be done calculating the score average, while effectivity by use of t-test, proportion test, regression test, paired t-test, n-gain. The lesson plan is valid based on the average of validation scores syllabus 4,3, RPP 4,31, student book 4,24, LKPD 4,16, TKPM 4,19.  The lesson plan is practical based on the result of observation teacher ability 4,53 and student response 4,23. The lesson plan is effective: (1) completeness clasical is over 75%, class average is over KKM; (2) the ability of students’ problem solving that the learning use problem posing with secientific approach better than students in conventional learning; (3) scientific skill hardwork and character independencet positively to the ability of problem solving; (4) there is improvement ability of students’ problem solving and improvement in problem solving skills based on those solo taxonomy.

Article Details

How to Cite
Purnomo, A., -, K., & -, W. (1). MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM POSING DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH. Unnes Journal of Mathematics Education Research, 4(1). Retrieved from https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ujmer/article/view/6907
Section
Articles

References

Akay, H. dan N. Boz. 2010. “The Effect of Problem Posing Oriented Analyses­II Course on the Attitudes toward Mathematics and Mathematics Self­ Efficacy of Elementary Prospective MathematicTeachers”. Australian Journal of Teacher Education, Vol 35, 1, February 2010.
Kemdikbud. 2013. Pengembangan Kurikulum 2013. Paparan Mendikbud dalam Sosialisasi Kurikulum 2013. Jakarta: Kemdikbud.
Kontorovich, I, dkk. 2012. “An exploratory framework for handling the complexity of mathematical problem posing in small groups”. The Journal of Mathematical Behavior. Volume 31Issue 1. Hal 149– 161
NCTM. 2000. Principles and Standards for School Mathematics. Reston, V.A: NCTM.
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 64 Tahun 2013 tentang Standar Isi Kurikulum 2013. Jakarta: Kemdikbud.
Rasmianti, I. 2013. “Pengaruh Metode Pembelajaran Problem Posing Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Kelas IV SD Gugus VI Kecamatan Banjar”. Artikel. Singaraja : Universitas Pendidikan Ganesha.

Swan, M. 2006. “Learning GCSE mathematics through discussion: what are the effects on students?”. Journal of Further and Higher Education. Volume 30, No. 3. Hal. 229-241

Thohari. 2013. Mengukur Kualitas Pembelajaran Matematika Dengan Gabungan Taksonomi Bloom dan SOLO. http:// www.scribd.com/doc/170579832/Solo. (diunduh 7 Oktober 2013).

Trianto. 2013. Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif: Konsep, Landasan, dan Implementasinya pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Jakarta: Kencana

Wang, J. R., et al 2009. “Investigating the Effectiveness of Inquiry-Based Instruction on Students with Different Prior Knowledge and Reading Abilities”. International Journal of Science and Mathematics Education. Volume 8. Hal. 801-820

Xia, X dkk. 2008. “Research on Mathematics Instruction Experiment Based Problem Posing”. Journal of Mathematics Education, Vol. 1, No. 1. Hal 153-163