Abstract

Kota Semarang merupakan salah satu kotabesar di Indonesia yang tidak terlepas dari masalah anak jalanan. Banyaknya anak jalanan hingga saat ini bukan berarti pemerintah tidak melakukan upaya untuk menanganinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku anak-anak jalanan di Kota Semarang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumen. Analisis data meliputianalisis domain, analisis taksonomik, analisis komponensial, dan analis istemakultural. Hasil penelitian menunjukan beragam perilaku sosial anak-anak jalanan di Kota Semarang, yaitu sopan santun, solidaritas, bergaul,  dan interaksi dengan lawan jenis. Perilaku sosial anak jalanan tidak selalu menyimpang seperti pandangan masyarakat umum, mereka masih memegang nilai dan norma dalam masyarakat seperti sopan santun dan solidaritas terlebih sesama anak jalanan.


Semarang city is one of big cities in Indonesia which can not be separated from the street children. Many street children until now does not mean that the goverment does not an effort to handle it. This research aims to analyze social behaviour of Semarang street children. This research uses a qualitative approac. Method of collecting data in this research is deep interview, observation, and documentation. Analyszing data through domain analysis, taxonomic analysis, componential analysis, and discovering cultural themes. The result of the research shows various of  Semarang street children social behaviour, which is manners, solidarity, associate. And interaction with the opposite sex. Social behaviour of street children not always diverge like general public view, they still have long-held values and norm in society like manners and solidarity especially among street children.