Sejarah Perkembangan Industri Rokok Sukun Kudus Tahun 1974-2011

  • Roby Indracahya Jurusan Sejarah Universitas Negeri Semarang
  • Hamdan Tri Atmaja
  • Ibnu Sodiq Jurusan Sejarah Universitas Negeri Semarang

Abstract

Pembangunan dan perkembangan Pabrik Rokok Sukun di Kabupaten Kudus menyebabkan perubahan sosial ekonomi pada masyarakat, kecuali itu tentunya banyak memunculkan akibat untuk masyarakat di sekitarnya. Pengaruh berdirinya Pabrik Rokok Sukun bagi pemerintah dan masyarakat diantaranya menambah penghasilan tempat yang bisa dipakai untuk memajukan dan memaksimalkan potensi tempat kudus, dari adanya industri rokok memberikan pajak dan donasi terbesar dalam penghasilan tempat, penghasikan tempat tersebutlah yang dipakai untuk melaksanakan pembangunan dan membetuli infrastruktur serta sarana prasarana di kudus. PR Sukun ialah suatu perusahaan perseorangan yang didirikan Bapak MC Wartono Pada tahun 1949 serta menemukan izin cukai no. SIP 6500/F; no. Pemantauan bandrol K2417; dan ijin HO no. 067/WF/HO. Pada waktu tersebut semua pekerjaan perusahaan terpusat di Kudus, mencakup bidang produksi, keuangan, personalia, dan pemasaran. Daerah pemasarannya masih paling terbatas, eksklusif untuk mengisi permintaan di Jawa Tengah. Pada masa-masa berdiri perusahaan melulu mempunyai lokasi kerja yang paling kecil dan produksinya masih tidak banyak sekali melulu sebesar ratusan ribu batang perharinya, rokok yang diproduksi antara lain: Klobot sukun, kretek dan beda sebagainya (www.sukunmcwartono.com). Pembangunan dan pertumbuhan Pabrik Rokok Sukun di Kudus mengakibatkan perubahan sosial ekonomi pada masyarakat.

Published
2019-07-31