Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan dan keefektifan multimedia interaktif IPA pada materi sumber energi. Penelitian pengembangan (R&D) ini diadaptasi dari model pengembangan Sugiyono. Hasil pengembangn media divalidasi oleh ahli media dan ahli materi. Untuk uji skala kecil dipilih 3 siswa kelas IV dan uji skala besar dipilih 25 siswa SDN Kalisegoro Semarang. Data penelitian ini diperoleh observasi, tes, angket, dan dokumen. Teknis analisis data menggunakan analisis data produk, analisis data awal/uji persyaratan analisis, uji t, dan uji gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa multimedia interaktif layak untuk digunakan. Dari hasil validasi materi diperoleh presentase sebesar 90,38% dengan kriteria sangat layak dan ahli media mendapat presentase 91,25% dengan kriteria sangat layak, dan tanggapan guru mendapar rerata presentase 87,5% dengan kriteria sangat layak. Tanggapan siswa mendapat rerata 89,9% dengan kriteria sangat layak. Hasil belajar pretest dan posttest dihitung menggunakan N-Gain mengalami peningkatan sebesar 0,346154 dengan kategori sedang. Berdasarkan uji hipotesis dengan uji t-test, pada output paired sample test dengan excel  diperoleh t hitung (10.871) > t tabel (2.0639) maka Ho ditolak, maka sesuai dasar pengambilan keputusan dalam uji paired sample test dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima, yang artinya terdapat perbedaan secara signifikan antara hasil belajar IPA materi sumber energi sebelum menggunakan multimedia interaktif berbasis PBL dan sesudah menggunakan multimedia interaktif berbasis PBL. Kesimpulannya multimedia interaktif berbasis PBL yang dikembangkan, layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran IPA kelas IV SDN Kalisegoro.