Abstract

Pemahaman konsep IPA siswa SD menjadi tonggak penguasaan konsep IPA pada jenjang pendidikan selanjutnya. Ketercapaian pemahaman konsep siswa dapat dilakukan melalui pembelajaran konflik kognitif dengan alat evaluasi two-tier test. Penelitian ini bertujuan menganalisis keefektifan pembelajaran konflik kognitif dalam meningkatkan pemahaman konsep IPA pada siswa SD. Jenis penelitian menggunakan true experimental dengan pretest-posttest control group design. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD N Srondol Wetan 02, Semarang. Hasil penelitian menunjukkan melalui pembelajaran konflik kognitif mencapai ketuntasan klasikal 90%, rata-rata pemahaman konsep dan peningkatan pemahaman konsep lebih baik daripada pembelajaran ekspositori, dan kualitas pembelajaran dalam kategori sangat baik. Simpulan dari penelitian ini adalah pembelajaran konflik kognitif efektif untuk meningkatkan pemahaman konsep IPA pada siswa SD. Saran penelitian ini yaitu : 1) memperhitungkan alokasi waktu pembelajaran dengan cermat, 2) guru memperhatikan konsepsi awal siswa, dan 3) two-tier test tidak hanya terbatas pada konsep sifat-sifat cahaya.