Abstract

Tujuan penelitian ini: (1) mengetahui pelaksanaan bimbingan kelompok di MTs Kota Banjarmasin, (2) mengetahui perilaku etik siswa dalam berkomunikasi dengan orang tua di MTs Banjar Selatan 1 Kota Banjarmasin, (3) menghasilkan model layanan bimbingan kelompok berbasis islam untuk meningkatkan perilaku etik siswa dalam berkomunikasi dengan orang tua pada siswa di MTs Banjar Selatan 1 Kota Banjarmasin, (4) mengetahui keefektivan model layanan bimbingan kelompok berbasis islam yang efektif untuk meningkatkan perilaku etik siswa dalam berkomunikasi dengan orang tua  pada siswa MTs Banjar Selatan 1 Kota Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan metode research and development (R&D), dengan langkah-langkah sebagi berikut: (1) studi pendahuluan. (2) pengembangan model hipotetik. (3) validasi ahli. (4) revisi model. (5) uji coba produk. (6) model akhir.


Hasil dari penelitian ini ialah dihasilkannya sebuah model layanan bimbingan kelompok berbasis islam untuk meningkatkan perilaku etik berkomunikasi terhadap orang tua yang terdiri dari (1) rasional, (2) pengertian, (3) visi dan misi, (4) prinsip, (5) tujuan, (6) isi, (7) dukungan system, (8) tahapan, (9) evaluasi dan tindak lanjut, (10) materi layanan, (11) panduan pelaksanaan. Hasil uji keefektifan model dengan uji-t independent berbantuan SPSS 16 diperoleh data T hitung (10,603) > T tabel (2,145) maka Ho ditolak dan Ha diterima. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa layanan bimbingan kelompok berbasis islam efektif untuk meningkatkan etika berkomunikasi siswa terhadap orang tua. Simpulan: (1)  perilaku etik berkomunikasi siswa terhadap orang tua sebelum diberikan layanan bimbingan kelompok berbasis islam adalah berada pada kategori rendah, (2) perilaku etik berkomunikasi siswa terhadap orang tua setelah diberikan layanan adalah berada pada kategori tinggi, (3) telah ditemukan desain model layanan bimbingan kelompok berbasis islam untuk meningkatkan perilaku etik berkomunikasi siswa terhadap orang tua, (4) model ini efektif untuk meningkatkan perilaku etik berkomunikasi siswa terhadap orang tua.


 


The purpose of this study: (1) investigate the implementation of group counseling in MTs of Banjarmasin city, (2) determine ethical behavior of students in communicating with parents in MTs Banjar Selatan 1 Banjarmasin, (3) in a model of counseling services Islamic-based group to improve ethical behavior students in communicating with parents on students at MTs Banjar Selatan 1 Banjarmasin, (4) determine the effectiveness of the model Islamic -based group counseling services are effective to improve ethical behavior of students in communicating with parents on student MTs Banjar Selatan 1 Banjarmasin. This study uses research and development (R & D), with the steps as follows: (1) a preliminary study, (2) development of hypothetical model, (3) expert validation, (4) model revision, (5) product trials, (6) final model. Field test results, communicate ethical behavior of students to parents increased after following Islamic-based groups guidance services, proved to be effective for improving communicate ethical behavior with parents. Shown by the change of student’s ethical behavior communication to parents before treatment is being given and after treatment given. The results of testing the effectiveness of the model with independent t-test data obtained aided by SPSS 16, T count (10,603)> T table (2.145), then Ho is rejected and Ha accepted. Therefore it can be concluded that the Islamic -based group guidance service is effective for improving ethics communicate students with their parents. Conclusions and Recommendations: (1) ethical behavior to communicate students with their parents before being given Islamic-based group guidance is located in the low category, (2) ethical behavior communicate with students to their parents after being given the service is at the high category, (3) has been found the model design Islamic-based group counseling services to improve the ethical behavior of students communicating to their parents, (4) the model is effective for improving the ethical behavior of students communicating to their parent.