L’HÉGÉMONIE DU GOUVERNEMENT COLONIAL FRANÇAIS AU PEUPLE SÉNÉGALAIS DANS UN ROMAN Ô PAYS MON BEAU PEUPLE D’OUSMANE SEMBÈNE (UNE ANALYSE DE LA LITTÉRATURE POSTCOLONIALE)

Main Article Content

Ratri Cahyaningrum

Abstract

Hegemoni di negara bekas kolonisasi negara-negara Eropa merupakan sebuah fenomena kehidupan yang tidak dapat dihilangkan begitu saja dalam kehidupan masyarakat poskolonial. Hal tersebut memungkinkan terefleksi dalam karya sastra negara-negara bekas koloni. Novel O Pays Mon Beau Peuple merupakan sebuah novel yang menggambarkan realitas kehidupan masyarakat Senegal pada masa kolonial Perancis. Novel ini menggambarkan kehidupan masyarakat yang terhegemoni dan mengakibatkan munculnya kaum subaltern, perilaku alienasi serta
mimikri terhadap masyarakat koloni/pendatang.Berdasarkan hal tersebut, permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini, yaitu mengungkapkan hegemoni dan pengaruhnya yang muncul dan juga menganalisis : (1) cara penanaman hegemoni pemerintah kolonial Perancis, (2) munculnya masyarakat subaltern, (3) perilaku masyarakat subaltern, (4) alienasi yang muncul, dan (5) mimikri yang dilakukan oleh masyarakat subaltern. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan proses hegemoni pemerintah kolonial Perancis terhadap masyarakat Senegal, pengaruh serta akibat yang ditimbulkan dari adanya hegemoni tersebut.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik untuk menganalisi hegemoni pemerintah kolonial Perancis. Penelitian ini mengambil data berupa kalimat yang mengandung unsur hegemoni dan pengaruhnya sesuai
dengan permasalahan. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel O Pays Mon Beau Peuple karya Ousmane Sembène.Hasil analisis yang diperoleh, yaitu : (1) hegemoni ditanamkan melalui media pendidikan, pimpinan agama, perdagangan, paksaan, kekerasan fisik dan ancaman, (2) subaltern muncul karena menjadi objek
hegemoni kelas penguasa, (3) perilaku subaltern muncul menjadi dua macam yaitu perilaku tunduk dan perilaku represif yang bertolak belakang dengan perilaku pertama, (4) alienasi muncul karena adanya penolakan dan penindasan dari kelas penguasa, (5) mimikri yang dilakukan masyarakat subaltern merupakan perwujudan dari keinginan untuk diterima dan sejajar dengan masyarakat kelas penguasa.

Article Details

How to Cite
Cahyaningrum, R. (2016). L’HÉGÉMONIE DU GOUVERNEMENT COLONIAL FRANÇAIS AU PEUPLE SÉNÉGALAIS DANS UN ROMAN Ô PAYS MON BEAU PEUPLE D’OUSMANE SEMBÈNE (UNE ANALYSE DE LA LITTÉRATURE POSTCOLONIALE). Lingua Litteria Journal, 3(1). https://doi.org/10.15294/ll.v3i1.10185
Section
Article
Author Biography

Ratri Cahyaningrum, universitas negri semarang

just ordinary girl

References

Ashcroft, Bill, Griffiths, Garreth, and Tiffin, Helen
(ed.) l995. The Postcolonial Studies Reader.
London: Routledge.
Babha. l994. The Location of Culture, London:
Routledge
Bellamy, Richard. 1990. Teori Sosial Modern: Perspektif
Itali. Jakarta: LP3ES
Endraswara. 2008. Metodologi Penelitian Sastra,
Epistemologi, Model, Teori, dan Aplikasi.
Yogyakarta : Medpress
Ensiklopedi Nasional Indonesia. Jakarta: Pt. Delta
Pamungkas.
Faruk. 1998: “Mimikri: Persoalan Post-Kolonial
dalam Sastra Indonesia”. Makalah Seminar
Pada an International Research Workshop
University of Sydney.
------. 2005. Pengantar Sosiologi Sastra. Cetakan ke-4.
Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Ratri Cahyaningrum dkk./ Journal of Lingua Litteratia 1 (1) (2013)
6
Jones, PIP. 2009. Pengantar Teori-Teori Sosial, dari
Teori Fungsional hingga Post-Modernisme.
Jakarta : Yayasan Obor Indonesia.
Magnis-Suseno, Franz.2005. Pemikiran Karl Marx, dari
Sosialisme Utopis ke Perselisihan Revisionisme.
Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama.
Moleong, Lexy J. Prof. DR. M.A. 2008. Metodologi
Penelitian Kualitatif Edisi Revisi. Bandung: PT
Remaja Rosdakarya.
Morton, Stephen. 2008. Gayatri Spivak, Etika,
Subaltern dan Kritik Penalaran POSKOLONIAL.
Yogyakarta: Penerbit Pararaton.
Nurgyantoro, Burhan. 1998. Teori Pengkajian Fiksi.
Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
-----. 2009. Penilaian dalam Pengajaran Bahasa dan
Sastra. Yogyakarta: BPFE.
Patria, Nezar dan Andi Arief. 2003. Antonio Gramsci,
Negara dan Hegemoni. Yogyakarta : Pustaka
Pelajar.
Ratna, Nyoman Kutha. 2008. Postkolonialisme
Indonesia Relevansi Sastra. Yogyakarta: Pustaka
Pelajar
------. 2009. Teori, Metode, dan Teknik Penelitian Sastra.
Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Sembene, Ousmane. 1975. Ô Pays Mon Beau Peuple!
France : Presses Pocket.
Simon,Roger. 2004. Gagasan-gagasan Politik Gramsci.
Diterjemahkan oleh Kamdani dan Imam Baehaqi.
Cetakan ke-4. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Subroto, Edi. 1993. Pengantar Metoda Penelitian
Linguistik Struktural. Surakarta: Sebelas Maret
University Press.
Sudaryanto. 1993. Metode dan Aneka Teknik Analisis
Bahasa Pengantar Wacana Wahana Kebudayaan
Secara Linguistik. Yogyakarta : Duta Wacana
University Press.
http://webdev.ui.ac.id/download/kliping/110306/
Membaca_Gayatri_Chakravorty.pdf?UI=0b25
e5b53c7 3782cf1b105f523edf51f.
http://www.scribd.com/doc/487492/perempuan.