Pengembangan Model Pembelajaran Ketaman (Keterampilan Maca lan Nulis) pada Pelajaran Membaca dan Menulis Aksara Jawa Kelas IV Sekolah Dasar di Pati

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Mina Sari

Abstract

PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN KETAMAN (KETERAMPILAN MACA LAN NULIS) PADA PELAJARAN MEMBACA DAN MENULIS AKSARA JAWA KELAS IV SEKOLAH DASAR DI PATI


Minasari


Dra. Esti Sudi Utami Benedicta A., M.Pd.


Drs. Widodo, M.Pd.


Program Studi  Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa, S1


Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang


Email : [email protected]


 


 


ABSTRAK


Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan kebutuhan guru dan siswa terhadap model pembelajaran Ketaman, (2) menyusun prototipe model pembelajaran Ketaman, dan (3) mendeskripsikan hasil validasi ahli terhadap model pembelajaran Ketaman. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R&D). Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan angket. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data yaitu deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, diketahui bahwa siswa dan guru membutuhkan model pembelajaran yang dapat memudahkan siswa belajar membaca dan menulis aksara Jawa. Sintaks model pembelajaran Ketaman meliputi sepuluh langkah, yaitu (1) tahap membangun apersepsi dan penyampaian tujuan pembelajaran, (2) tahap mereview materi sandhangan swara, (3) tahap menelaah sandhangan panyigeg wanda dan wyanjana, (4) tahap latihan membaca kalimat aksara Jawa, (5) tahap latihan menulis kalimat aksara Jawa, (6) tahap mengevaluasi materi sandhangan panyigeg wanda dan wyanjana,(7) tahap mengulas materi sandhangan panyigeg wanda dan wyanjana, (8) tahap penilaian membaca kalimat aksara Jawa, (9) tahap penilaian menulis kalimat aksara Jawa, dan (10) tahap pemberian penghargaan. Berdasarkan hasil penilaian, validator memberikan saran untuk perbaikan model Ketaman yaitu  menyesuaikan soal evaluasi dengan indikator yang telah dibuat.


Kata kunci : pengembangan model, aksara Jawa, model Ketaman.




 


ABSTRACT


This study aims to (1) describe the needs of teachers and students on the Ketaman learning model, (2) develop a prototype of the Ketaman learning model, and (3) describe the results of expert validation on the Ketaman learning model. The approach used in this study is Research and Development (R & D). Data collection in this study used a questionnaire. The technique used to analyze data is descriptive qualitative. Based on the results of the research conducted, it is known that students and teachers need learning models that can make it easier for students to learn to read and write Javanese characters. The syntax of the Ketaman learning model includes ten steps, namely (1) the stage of building apperception and the delivery of learning objectives, (2) the stage of reviewing the Swara material, (3) the stage of reviewing the pandaigeg wanda and wyanjana, (4) the stage of reading Javanese script (5) the stage of writing the Javanese script sentence, (6) the stage of evaluating the sandhangan panyigeg wanda and wyanjana material, (7) the stage of reviewing the sandhangan panyigeg wanda and wyanjana material, (8) the assessment stage of reading the Javanese script, (9) the writing evaluation stage Javanese script sentence, and (10) awarding stage. Based on the results of the assessment, the validator provides suggestions for improvement of the Ketaman model, namely adjusting the evaluation problem with the indicators that have been made.


Keywords: model development, Javanese script, Ketaman model.


 

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

How to Cite
Sari, M. (2020). Pengembangan Model Pembelajaran Ketaman (Keterampilan Maca lan Nulis) pada Pelajaran Membaca dan Menulis Aksara Jawa Kelas IV Sekolah Dasar di Pati. Piwulang : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa, 7(2), 44-52. https://doi.org/10.15294/piwulang.v7i2.30007