Problem Based Learning berbantuan Scratch bernuansa Etnomatematika Cagar Budaya Kota Semarang terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa

Main Article Content

Ghozy Hanafi Agung
Isna Riska Amalia
Nabilla Arisatul Faizah
Adi Satrio Ardiansyah

Abstract

Pengembangan kemampuan berpikir kritis menjadi tujuan dari pembelajaran matematika, namun masih ditemukan kurang berkembangnya kemampuan tersebut bagi siswa. Inovasi model Problem Based Learning berbantuan Scratch bernuansa Etnomatematika Cagar Budaya Kota Semarang menjadi salah satu alternatif yang diduga dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengindentifikasi efektivitas model Problem Based Learning berbantuan Scratch bernuansa Etnomatematika Cagar Budaya Kota Semarang terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian kuantitatif telah terlaksana dengan metode quasi experimental tipe non-equivalent control group design. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan berpikir kreatif dan dianalis secara statistik menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa dilihat dari hasil posttest yang lebih dari hasil pretest siswa. Lebih lanjut, diperoleh hasil bahwa rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa kelas eksperimen lebih dari rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa kelas kontrol. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model Problem Based Learning berbantuan Scratch bernuansa Etnomatematika Cagar Budaya Kota Semarang efektif terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Hasil ini perlu ditindaklanjuti dengan pengembangan bahan ajar atau media pendukung lain serta dapat diperluas dengan jumlah sampel yang lebih besar.

Article Details

How to Cite
Agung, G., Amalia, I., Faizah, N., & Ardiansyah, A. (2023). Problem Based Learning berbantuan Scratch bernuansa Etnomatematika Cagar Budaya Kota Semarang terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa. PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika, 6, 670-675. Retrieved from https://journal.unnes.ac.id/sju/prisma/article/view/67095
Section
Articles

References

As’ari, A.R., Mahmudi, A., & Nuerlaelah, E. (2017). Our Prospective Mathematic Teachers are Not Critical Thinkers Yet. Journal on Mathematics Education, 8(2):145-156
D’Ambrosio, U. (1985). Ethnomathematics and its Place in The History and Pedagogy of Mathematics. For the Learning of Mathematics, 5(1):44-48.
Danoebroto, S.W. (2016). Studi Kualitatif tentang Peran Guru Matematika di SMP Sekitar Candi Borobudur dalam Melaksanakan Pembelajaran yang Responsif Budaya. Indonesian Digital Journal of Mathematics and Education, 3(5):285-295.
Isnaini, M., et.al. (2021). Pemanfaatan Aplikasi Scratch sebagai Alternatif Media Belajar Siswa “Z Generation” untuk Guru-Guru SDN 1 Labuapi. Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 5(1):871-875.
Karim & Normaya. (2015). Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Pembelajaran Matematika dengan Menggunakan Model JUCAMA di Sekolah Menengah Pertama. EDU-MAT Jurnal Pendidikan Matematika, 3(1):92-104.
Monika, M., dan Adman, A. 2017. Peran Efikasi Diri dan Motivasi Belajar dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Sekolah Menengah Kejuruan. Jurnal Pendidikan Manajemen Perkantoran. 1(1):110-117.
OECD. 2019. PISA 2018 Assessment and Analytical Framework. OECD Publishing. Paris.
Rahmah, L.A., Soedjoko, E., dan Suneki. (2019). Model Pembelajaran PBL Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Matematis dan Rasa Ingin Tahu Siswa Kelas X SMAN 7 Semarang. PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika 2. 807-812.
Rizqi, M., Rendani, M., dan Indiani, V. 2014. Borobudur Smarth, Aplikasi Media Pembelajaran Geometri Berbasis Etnomatematika. Jurnal Pendidikan Matematik. 7(2).
Sudihartinih, E., Wilujeng, S., dan Rachmatin, D. 2021. Desain Media Pembelajaran Matematika Topik Faktor Persekutuan Terbesar (FPB) Berbasis Aplikasi Scratch. Jurnal Pendidikan Matematika Universitas Lampung. 9(4):456-466.
Suhartini dan Martyanti, A. 2017. Meningkatkan Kemmapuan Berpikir Kritis Pada Pembelajaran Geometri Berbasis Etnomatematika. Jurnal Gantang. 2(2):105-111