Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan model sinektik terpimpin berwawasan lingkungan pembelajaran menulis puisi dalam pembentukan moral siswa. Penelitian ini menggunakan desain Research and Development (R & D) yang terdiri atas: 1) tahap pendahuluan (studi literatur, analisis kebutuhan, dan deskripsi teori model); dan 2) tahap pengembangan model (penyusunan draf awal desain model, uji ahli, revisi draf awal, evaluasi dan penyempurnaan produk, serta penyusunan draf final). Hasil dari penelitian ini adalah model sinektik terpimpin pada pembelajaran menulis puisi berwawasan lingkungan dalam pembentukan moral siswa sekolah dasar sebagai produk pengembangan terbukti efektif untuk meningkatkan hasil pembelajaran menulis puisi berwawasan lingkungan. Hal tersebut tampak keberhasilan pada tes akhir yang menunjukkan nilai rata-rata siswa yang lebih baik dibandingkan dengan hasil tes awal. Nilai KKM kelas saat uji coba model mencapai ketuntasan 100%, sebelum uji coba ada beberapa siswa yang belum mencapai ketuntasan yaitu 30% pada sekolah model I dan 37% pada sekolah model II.Dalam penggunaan model ini guru diharapkan memahami prinsip-prinsip model sinektik, kreatif dalam membimbing siswa pada saat siswa berada di lingkungan sekitar, dan mampu menumbuhkan sikap moral berbasis lingkungan.

This research is conducted to develop environment-based model of guided synectic to write poetry in students’moral building. This research uses Reserach and Development Design consisting of two stages: 1) prelimenary study (literature study, need analysis, and description of model theory); and 2) development stage (developing preliminary draft of model design, expert validation, revision of preliminary draft, evaluation and revision of product, and final product writing). The result of the research is that the environment-based model of guided synectic to write poetry in students’moral building as a developmental product is proved to be effective in improving the result of the learning of environment-based writing poetry. It is shown that the average score of posttest is better than that of pretest. The scores over minimum passing grade reaches 100%. Meanwhile, before conducting tryout a few students have not yet reach the standard score, those are 30% in the modelling school I and 37% in the modelling school II. In implementing this model, teachers should understand the principles of synectic model, be creative in guiding students when they are in their surrounding environment, and be able to motivate environment-based moral attitudes.