PERBEDAAN LATIHAN DRIVE MENGGUNAKAN ARAH BOLA DEPAN-BELAKANG DAN KANAN-KIRI PADA TENIS

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Ferry Cahyo Setyohardani
Soedjatmiko Soedjatmiko
Kriswantoro Kriswantoro

Abstract

Abstrak

___________________________________________________________________

Banyak aspek yang perlu diperhatikan oleh para pelatih tenis, misalnya aspek teknik dan taktik bermain tenis. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui ada tidaknya perbedaan latihan drive menggunakan arah bola depan belakang dan kanan kiri terhadap kemampuan melakukan drive pada petenis Klub Phapros Semarang tahun 2014. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan macthing by subjek design. Variabel bebas yaitu latihan drive arah bola depan belakang dan latihan drive arah bola kanan kiri, sedangkan variabel terikatnya adalah kemampuan drive. Populasi dalam penelitian ini adalah petenis Klub Phapros Semarang tahun 2014 sebanyak 15 orang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 14 orang yang diambil dengan teknik purposive random sampling. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data adalah hewitt tennis achievement test, selanjutnya untuk keperluan analisis data digunakan uji beda(t-test). Hasil post test untuk kelompok eksperimen dan kontrol diperoleh nilai ttabel sig = 0,862 dengan thitung= 0,178 < 2,31 maka dapat disimpulkan ada perbedaan yang signifikan. Rata-rata hasil post test latihan arah bola depan belakang dari kelompok eksperimen yaitu 24.5714 sedangakan latihan arah bola kanan kiri dari kelompok kontrol yaitu 25.1429 dengan demikian latihan menggunakan arah bola kanan kiri dapat meningkatkan kemampuan lebih baik dibandingkan dengan latihan arah bola depan belakang.

Abstract

_________________________________________________________________

Many aspects need to be considered by the tennis coach, for example, technical and tactical aspects of tennis. The research purpose is to find out if  there is difference in the drive using the exercise ball towards the right front and left rear of the ability to drive to the tennis club Phapros Semarang in 2014. This research used experimental method using macthing by the subject design. The independent variables s of this research are twofold exercise drives the ball towards the front and rear drive exercise ball left-right direction, and the dependent variable is drive ability. The population in this study is a tennis club Phapros Semarang in 2014 as many as 15 people. The sample in this study amounted to 14 people were taken by purposive random sampling technique. The instruments used in data collection are tennis hewitt achievement test, then for the purposes of data analysis used different test (t-test). Posttest results for the experimental group and the control values obtained ttable sig = 0.862 with t = 0.178 <2.31, it can be concluded there is significant difference. The average results of post test exercise ball behind the front of the experimental group is 24.5714 exercise ball while the right and left of the control group 25.1429 thus exercise using the left-right direction of the ball can improve the ability of exercise is better than the next ball back.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

Author Biographies

Ferry Cahyo Setyohardani

SPORT COACHING EDUCATION

SPORT SCIENCE FACULTY

SEMARANG STATE UNIVERSITY

Soedjatmiko Soedjatmiko

SPORT COACHING EDUCATION

SPORT SCIENCE FACULTY

SEMARANG STATE UNIVERSITY

Kriswantoro Kriswantoro

SPORT COACHING EDUCATION

SPORT SCIENCE FACULTY

SEMARANG STATE UNIVERSITY

How to Cite
Setyohardani, F., Soedjatmiko, S., & Kriswantoro, K. (2015). PERBEDAAN LATIHAN DRIVE MENGGUNAKAN ARAH BOLA DEPAN-BELAKANG DAN KANAN-KIRI PADA TENIS. Unnes Journal of Sport Sciences, 4(2). https://doi.org/10.15294/ujoss.v4i2.8645

References

Apriani. 2012. Perbedaan Pengaruh Pegangan Western Dengan Pegangan Eastern Terhadap Hasil Pukulan Backhand Drive Dalam Permainan Tenis Pada Siswa Putra Sekolah Tennis Progress Unimed. Jurnal ilmu keolahragaan. Vol 07. No 04. Hal 1 – 15.

Brewer, Lewis. 1881. Profesional Tennis Drills. United States Tennis Association.

Brown. Jim, 1996. Tenis Tingkat Pemula, Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Continental Grip.jpg.online at http://prasso.wordpress.com/2010/11/12/teknik-dasar-bermain-tennis-grip/ [accessed 12/11/2014]

Eastern Grip.jpg.online at http://prasso.wordpress.com/2010/11/12/teknik-dasar-bermain-tennis-grip/ [accessed 12/11/2014]

Handono Murti, 2002. Tenis Sebagai Prestasi dan Profesi, Jakarta: Tyas Biratno Pallal.

Hariono. 2010. The Influence Of An Exercise And Coordination Toward The Drive Technique For Beginner Tennis Athlete. Jurnal Olahraga Prestasi. Vol 6. No 1. Hal 10-22.

James S.B; William F.G, 1983. Measurement and Physical Education, Fitnesan Sport, USA: Presentice-Hall Inc.

Katilli, A.1948. Olahraga Tenis Lapangan, Bandung: Offset Bumi Restu.

Keputusan Dekan FIK UNNES No. 008/FIK/2013. Pedoman Penyusunan Skripsi Mahasiswa Program Strata 1 FIK UNNES.

Larrdner. Rex, 1996. Teknik Dasar Tenis Strategi dan Teknik yang Akurat, Semarang: Dahara Prize.

Mottram, Tony 1996. Fundamental Tenis Resep Meraih Kemenangan, Semarang: Dahra Prize.

Poerwadarminta, W. J. S. 1984. Kamus Umum Bahasa Indonesia, Jakarta: PT.Balai Pustaka.

Sajoto, M. 1996. Peningkatan dan Pembinaan Kekuatan Kondisi Fisik Dalam Olahraga.

Scharff, Robert. 1981, The Quick and Easy Guide to Tenis, Jakarta: Mutiara

Soediharso, 1991. Teknik, Taktik, Strategi dan Metode Belajar Bermain Tenis, Jakarta: PB. PELTI.

Sudjana. 2002. Metode Statistika. Bandung: Tarsito

Suharsimi Arikunto. 2002. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik, Jakarta: PT. Melton Putra.