KAJIAN PANAS BUMI DAERAH MEDINI – GONOHARJO BERDASARKAN DATA GEOMAGNETIK

  • Endar Widi Sugiyo Jurusan Fisika, FMIPA, Universitas Negeri Semarang, Indonesia
  • - Supriyadi Jurusan Fisika, FMIPA, Universitas Negeri Semarang, Indonesia
  • Agus Yulianto Jurusan Fisika, FMIPA, Universitas Negeri Semarang, Indonesia
Keywords: geomagnetic, geothermal, magnetic anomalous

Abstract

Prospek panas bumi Gunung Ungaran ditunjukkan dengan munculnya manifestasi di permukaan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui intensitas medan total, anomali magnetik, dan distribusi panas bumi di sekitar sumber air panas Medini dan Gonoharjo. Pengambilan data geomagnetik dilakukan pada koordinat bujur 110â°19’47.3â€E sampai 110â°20’12.3â€E dan koordinat lintang 7â°08’56.9â€S sampai 7â°09’42.1â€E menggunakan Proton Precession Magnetometer model GSM-19T dengan sensitivitas 0,05 nT, GPS, dan kompas geologi. Data intensitas medan magnet total hasil pengukuran diolah dengan melakukan koreksi diurnal dan IGRF, kontinuasi ke atas, pemisahan anomali lokal dan regional, dan reduksi ke kutub. Intensitas medan total daerah penelitian berrnilai 43.000 nT sampai 47.650 nT dengan anomali magnetik bernilai -1.800 nT sampai 2.700 nT. Pola anomali magnetik cenderung berarah tenggara yang diduga menuju pusat panas bumi Gunung Ungaran. Distribusi prospek panas bumi daerah Medini – Gonoharjo berhubungan dengan sebaran luas nilai anomali magnetik rendah akibat alterasi hidrotermal sistem panas pumi sehingga mengalami penurunan sifat kemagnetan batuan.

 

The existence of Medini and Gonoharjo hot springs in northern part of Ungaran Volcano indicate geothermal energy potential area. This research conducted to determine total magnetic intensity, magnetic anomalous, and geothermal prospect distribution. Geomagnetic research is applied in coordinate longitude 110â°19’47.3â€E to 110â°20’12.3â€E and coordinate latitude 7â°08’56.9â€S to 7â°09’42.1â€E. Data has been collected by Proton Precession Magnetometer model GSM-19T with sensitivity 0,05 nT, GPS, and geological compass. Total magnetic intensity data is processed by diurnal and main field correction, upward continuation, disperate between local and regional anomalous, and reduction to pole. Total magnetic field intensity is spread out between 43.000 nT to 47.650 nT and magnetic anomalous is spread out between -1.800 nT to 2.700 nT which has south east direction to heat source of Ungaran Volcano. Geothermal prospect distribution is related to widespread and dominated of negative magnetic anomalous that indicated demagnetization zone caused by hydrothermal alteration.

References

Chen, G., Q. Cheng, T. Liu, & Y. Yang. 2013. Mapping local singularities using magnetic data to investigate the volcanic rocks of the Qikou depression, Dagang oilfield, eastern China. Nonlinear Process in Geophysics, 20(1): 501-511.

Cullity, B. D.& C. D. Graham. 2009. Introduction To Magnetic Materials 2nd Edition. Canada : IEEE Press.

Emianto, Y. B. &Y. Ariwibowo. 2011. Studi Geokimia Fluida Panas Bumi Daerah Panas Bumi Nglimut, Gunung Ungaran Kecamtan Limbangan, Kabupaten Kendal Jawa Tengah. TEKNIK, 32(3): 230-233.

Hasan, M. H., T. M. I. Mahlia, & H. Nur. 2012. A review on Energy scenario and sustainable energy in Indonesia. Renewable and Sustainable Energy Review, 16(1): 2316-2328.

Nuha, D. Y. U. & N. Avisena. 2012. Pemodelan Struktur Bawah Permukaan Daerah Sumber Air Panas Songgoriti Kota Batu Berdasarkan Data Geomagnetik. Jurnal Neutrino 4(2): 178-187.

Nurdiyanto, B., Wahyudi,& I. Suyanto. 2004. Analisis Data Magnetik untuk Mengetahui Struktur Bawah Permukaan Daerah Manifestasi Air Panas di Lereng Utara Gunungapi Ungaran. Prosiding 29th HAGI. Yogyakarta.

Prihadi, T., Supriyadi,& Sulhadi. 2013. Aplikasi Metode Geolistrik Dalam Survey Potensi Hidrothermal (Studi Kasus Sumber Air Panas Nglimut Gonoharjo Gunung Ungaran). Seminar Nasional Fisika Universitas Negeri Jakarta, 116-119.

Rusli, M.2009. Penelitian Potensi Bahan Magnet Alam di Desa Uekuli Kecamatan Tojo Kabupaten Tojounauna, Provinsi Sulawesi Tenggara. Jurnal Sains Materi Indonesia ed. Desember: 14-19.

Satiawan, S. Aplikasi Kontinuasi ke Atas dan Filter Panjang Gelombang untuk Memisahkan Anomali Regional – Residual pada Data Geomagnetik. Tugas Akhir. Bandung: ITB.

Setyawan, A., S. Ehara, Y. Fujimitsu, & J. Nishijima. 2010. An Estimate of the Resources Potential of Ungaran Geothermal Prospect for Indonesia Power Generation. Proceedings34th World Geothermal Congress. Indonesia: Bali.

Setyawan, A., Wahyudi,& H. W. Kusumaningsih. 2005. Estimasi Pola Penyebaran Resistivitas Bawah Permukaan dengan Metode CSAMT (Studi Kasus Nglimut-Medini, Gunung Ungaran). Berkala Fisika 8(2): 33-36.

Ulumiyah, I., Supriyadi,& Yulianto, A. 2013. Analisis Kelembaban dan Temperatur Permukaan Dangkal di Daerah Gonoharjo. Unnes Physics Journal 2(1): 7-12.

Published
2015-08-26
Section
Articles