PEMODELAN FISIK UNTUK MONITORING KEBOCORAN PIPA AIR DENGAN METODE GEOLISTRIK

  • Arie Mudiarto Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Semarang, Semarang, Indonesia
  • - Supriyadi Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Semarang, Semarang, Indonesia
  • - Sugiyanto Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Semarang, Semarang, Indonesia
Keywords: Geoelectric, Physical, Modelling,

Abstract

Abstrak

Pipa adalah istilah untuk benda silinder yang berlubang dan digunakan untuk memindahkan zat hasil pemprosesan seperti cairan, gas, uap, zat padat yang dicairkan maupun serbuk halus. Pada PDAM misalnya, seringkali terjadi kebocoran pipa sehingga menghambat proses distribusi air. Dalam pengukuran dan akusisi data geolistrik di lapangan diperlukan pengalaman dan pengetahuan tentang konfigurasi yang tepat dalam menganalisis penampakan kondisi geologi yang ada. Oleh karena itu diperlukan suatu pemodelan untuk mempermudah melakukan pendugaan dan analisis dari permasalahan di lapangan. Pemodelan yang dilakukan berada pada bak kaca berukuran 150 cm X 104 cm X 45 cm. Hasil inversi 2-D menggunakan softwareRes2DInv32 menunjukkan bahwa monitoring kebocoran pipa dalam medium tanah skala model dapat dideteksi dengan menggunakan metode resistivitas konfigurasi Schlumberger. Hasil inversi menggunakan software Res2Dinv32 menunjukkan bahwa nilai terukur pada percobaan pertama berkisar  5295 Ωm dengan kedalaman ±10 cm dan ±15 cm (belum bocor pada keadaan pertama), Nilai  pipa yang terukur sekitar 73283 Ωm dengan kedalaman pipa ±15 cm (sudah bocor di tandai dengan turunnya nilai  tanah). Nilai  yang ditunjukan pada gambar yaitu sekitar 84981 Ωm pada kedalaman  (belum bocor keadaan kedua). Nilai resistivitas pipa yang terukur berkisar 91824 Ωm pada kedalaman  (sudah bocor pada keadaan kedua).

 

Pipe is a term for a hollow cylindrical body and used to remove substance processing such as liquid, gas, vapor, liquid or thawed solid substrance as well as fine powder. On the taps for example, pipe soften leak so that impede the process of water distribution. In measurement and data acquisition of geoelectric required experience and knowledge of the exact configuration in analyzing the appearance of the existing geologic conditions. We need a modeling to easy making estimation and analysis of problem in the field. Modeling was performed in a glass tub in size of 150 cm X 104 cm X 45 cm. The result of 2-D inversion uses software Res2DinV32 indicates that the monitoring of leak pipe in medium-scale soil model can be detected using resistivity configuration of Schlumberger method. The value of the inversion using software Res2DinV32 shows that the first measured  is about 5295 Ωm to a depth of ±10 cm and ±15 cm (not leak in the first state), the measured value of  pipe approximately 73283 Ωm to a depth of ±15 cm (already leaked and is marked by falling of  value of soil). value that shown in picture is about 84981 Ωm in a depth of ±20 cm (not leak in the second state). Resistivity value of measured pipe 91824 Ωm in depth ±20 cm (already leaked in the second state).

 

References

Bellmunt, F. & A. Marcuello. 2011. Method to Obtain Standard Psuedosections From Psuedo Pole Dipole Arrays. Journal of Applied Geophysics, 75:419-430.

Boas, M.L. 1983. Mathematical Methods In The Physical Sciences Second Edition. New York: John Wiley and Sons, Inc.

Broto, S. & Afifah Sera, R. 2008. Pengolahan Data Geolistrik dengan Metode Schlumberger

Geotomo Software. 2004. Manual software Res2DInv ver. 3.54. Geoelectrical Imaging 2D and 3D. Penang: Geotomo Software.

Gnanasundar, D. and L. Elango. 1999. Groundwater Quality Assesment of a Coastal Aquifer Using Geoelectrical Techniques. Journal of Environmental Hydrology Vol 7 Paper 2 January 1999.

Griffiths, D. J. 1995. Introduction to Electrodynamics Second Edition. New Delhi: Prentice-Hall of India Private Limited.

Haryanto, A. 2011. Skripsi (Aplikasi Metode Resistivitas Menggunakan Geolistrik untuk Monitoring Intrusi Air Laut Skala Model). Semarang : Unnes (tidak dipublikasikan).

Kosinky, W.K., & W.E. Kelly. 1981. Geoelectrical Sounding for Predicting Aquifer Properties. Ground Water 19, 163-171.

Law, A.M. & W.D. Kelton. 1991. Simulation Modeling and Analysis(3rd Ed.). USA: Mc Graw Hill Pers.

Santoso, D. 2002. Pengantar Teknik Geofisika. Bandung: Departemen Teknik Geofisika ITB.

Sugiyono. 2007. Statistik Untuk Penelitian. Bandung: CV Alfabeta

Suwarto. 2006. Sistem dan Model.Bogor : Badan Planologi Kehutanan.

Telford, W.M., L.P. Geldart, & R.E. Sheriff. 1982. Applied Geophysics (2nd ed).Cambridge: Cambridge University Press

Yulianto, T. 2004. Praktikum Metode Geolistrik. Semarang: Universitas Diponegoro.

Zubaidah, T. & Kanata, B. 2008. Pemodelan Fisika Aplikasi Metode Geolistrik Konfigurasi Schlumberger Untuk Investigasi Keberadaan Air Tanah. 7/1: 20-24.

Zubaidah, T. & Kanata, B. 2008. Aplikasi Metode Geolistrik Tahanan Jenis Konfugurasi Wenner-Schlumberger Untuk Survey Pipa Bawah Permukaan. 7/2: 84-91

Section
Articles